Artikel

Edukasi

Aha

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Penikmat kuliner, buku, problem catur, dan simulator. Sehari-hari berkutat pada kode dan kode. Tetap berseri bagai sinar matahari dan bercahaya bagai sinar bulan purnama.

Notasi Catur


OPINI | 09 November 2009 | 08:50 Dibaca: 1290   Komentar: 5   Nihil

Beberapa pembaca Kompasiana yang gemar catur belum memahami notasi atau pencatatan langkah-langkah catur. Seperti pada tulisan saya sebelumnya :

  • http://hiburan.kompasiana.com/2009/11/06/problem-catur-huruf-s/
  • http://hiburan.kompasiana.com/2009/10/30/problem-catur-besi-berani/
  • http://hiburan.kompasiana.com/2009/10/19/problem-k-di-kompasiana-baru/

Berikut ini saya berikan penjelasan singkat tentang notasi catur.

Gambar atau diagram awal posisi catur adalah sebagai berikut:

Diagram posisi awal biji-biji catur. Putih di bawah. Hitam di atas.

Diagram posisi awal biji-biji catur. Putih di bawah. Hitam di atas.

Arah jalannya pion putih adalah ke atas. Sedangkan pion hitam ke bawah.

Nah setelah mengetahui posisi awal biji-biji catur. Coba perhatikan diagram di bawah ini. Setiap kotak atau petak catur mempunyai nama sebagai berikut:

Notasi Catur Aljabar

Notasi Catur Aljabar

Perhatikan bahwa Raja Hitam pada posisi awal berada di petak e8. Menteri Hitam di d8.

R = Raja

M = Menteri / Ster

B = Benteng

G = Gajah / Peluncur / Kuncung

K = Kuda

Sedangkan pion atau bidak tidak mempunyai kode.

Misalnya Kuda jalan dari b1 ke c3 maka notasinya adalah Kb1-c3. Kalau pion cukup nama petaknya saja, misalnya, d2-d4.

Misalnya ada notasi catur berikut:

1. e2-e4 e7-e5 , berarti langkah pertama putih adalah pion dari e2 ke e4 dibalas hitam dengan e7-e5.

2. Kg1-f3, kuda putih dari g1 ke f3

2. … Kb8-c6, kuda hitam dari b8 ke c6 (perhatikan tanda … di depan berarti hitam yang jalan)

tanda x berarti memukul/makan, misalnya Kf3xd4

tanda + berarti skak

tanda ++ atau # berarti skak mat

Demikian penjelasan singkat tentang notasi catur. Semoga bermanfaat.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: