Edukasi
Lihat Profil    Jadikan teman    Kirim Pesan
Lahir di Kemetiran Kidul Yogyakarta Ikut komunitas TDA [Tangan Di Atas] dan UB CiMarT Alumni Sipil UGM. Aktif di Plurk Blog pribadinya ada di Kehangatan Blog EsHaPe dan di Kehangatan Senyuman Blogger EsHaPe
Mie Perto TDA terus merangsek
REP
Eshape
|  15 November 2009  |  06:08
1130
10
Nihil.

“Ayo pak kita mbolos sebentar”, kataku pada salah satu panitia BeBlog Kompasiana.

“Nggak ah, aku disini saja, biar disyut sama kameraman TPI”, kata Pak Rawi, aktifis TDA yang ikut jadi panitia di Blogshop ini.

Aku diem sebentar, sambil mikir, ” racunku nggak mempan nich…”

Tiba-tiba pak Rawi mendekatiku,”enak juga makan mie perto ya…”

“Hore…racunku berhasil”, begitu yang ada dalam hatiku. “Kita sebentar saja pak kesana, ngasih semangat kawan-kawan TDA dan habis makan balik lagi ke sini”

“Aku gak apal Bekasi nih, jadi perlu pemandu”, tambahan racunku langsung kusuntikkan dan pak Rawi dengan enteng akhirnya melangkah mengikutiku.

Sampailah akhirnya di Distro Enable Store. Ups….jualan mie kok di distro ya?

Pak Irvan sang penyelenggara demo mie Perto TDA ini langsung keluar menyambutku.

“Ini kolaborasi Distro pakaian dan Mie Ayam Perto TDA Grup pak…”, kata pak Ivan menyambut kedatanganku dan pak Rawi.

Di ruang masak terlihat sekumpulan orang yang tidak satupun kukenal [kalau mereka sih kenal aku, hehehehe...mulai narsis] sedang merubung pak Syam Master Mie Perto.

“]Sama-sama asyik [ditonton dan menonton]

Sama-sama asyik [ditonton dan menonton

Luar biasa memang pak Syam Master Mie Perto ini. Beliau tidak pernah kenal lelah menularkan ilmu membuat mienya. Hampir setiap hari Sabtu dan Minggu tidak ada yang lowong, semua penuh dengan acara demo mie.

Diawali dengan masuknya beliau dalam komunitas Mastermind Cikarang2, maka tawaran demo terus mengalir ke beliau.

Dari model rumahan sampai model memakai Gedung megah di resto samikuring, semua kujalani untuk ikut meningkatkan jadwal demo mie perto ini. Ternyata sekarang tanpa campur tanganku, demo masak mie ini terus berjalan bahkan sang Master Mie sudah geleng-geleng kepala.

"Jadwal sudah sampai tahun depan pak, sekarang harus pesan waktu dulu kalau mau ngadain acara seperti ini", demikian sambil tersenyum sang master ini ber"curhat" padaku.

Yang lebih menggembirakan lagi, para peserta demo mie ini langsung membuka gerai mie ayam perto, baik perseorangan maupun beregu [patungan maksudnya]. Ada yang diberi nama Mie KCB [Kelompok Cikarang Bekasi] ada juga yang dinamai Mie Pelangi.

Demikian menariknya bisnis mie perto ini, sehingga seorang manager dan seorang anak buahnya sama-sama sepakat untuk keluar dari pekerjaannya yang sudah mapan dan membuka gerai mie perto.

Target setahun harus buka 20 gerai pak“, begitu ucap sang manager Mie KCB dengan optimis.

Bulan depan bahkan sudah ada jadwal untuk demo mie di kota sejuk Malang, yang sebenarnya merupakan penjadwalan ulang, karena sibuknya sang master mengatur permintaan demo pembuatan mie ini.

Pertanyaanpun muncul. Apa sih yang membuat orang keranjingan melihat demo mie ini dan kemudian tertarik untuk mendirikan gerai mie ayam perto?

Beberapa hal di bawah ini mungkin menjawab penasaran teman-teman yang sering bertanya hal ini kepadaku.

1. Cara memberi pelajaran yang selalu penuh dengan canda dan tawa tetapi semua punya makna yang dalam.

2. Rasa Mie ayamnya yang memang di atas rata-rata [ada tiga rasa yang diperkenalkan oleh sang Master Mie, yaitu rasa enak, enak banget dan enak sekali]

3. Biaya franchise yang amat sangat murah, yaitu hanya dua persyaratan. Pertama harus beli bumbu mie [yang sangat murah] pada sang master dan kedua harus mau membayar zakat sebesar 2,5% [sesuai hukum zakat].

4. Kompor dari teman-teman TDA yang selalu menebarkan rahmah ke sekelilingnya.

Begitulah kira-kira jawaban kenapa kok demo mie perto ini selalu ramai dikunjungi dan kenapa setelah melaksanakan demo langsung tertarik untuk buka usaha mie ayam.

Dalam benakku, aku berpikir, “Berapa ya amal yang sudah dikumpulkan oleh sang Master ini. Begitu ikhlas dia menebarkan ilmunya dan begitu sedikit yang dia terima dari semua yang telah diberikan ini….”

“Rejeki datang dari mana saja pak. Kita tinggal terima, mensyukurinya dan tidak usah kita selidiki kenapa kok tahu-tahu rejekiku datang bak air bah”, begitu kira-kira yang ada dalam benak sang Master Mie dan sang Masterpun terus merangsek ke depan menciptakan lapangan kerja baru buat semua teman-teman TDA maupun non TDA.

+++

Distro Pakaian kok jualan mie ya?

Distro Pakaian kok jualan mie ya?

Nggak kepikiran juga jualan baju digabung dengan jualan mie. Kolaborasi yang masih asing.

Giling terus pak Rawi

Giling terus pak Rawi

Jangan hanya melihat sang master membuat Mie, praktek langsung akan sangat menyenangkan. Sungguh pelatihan yang penuh dengan nuansa “FUN”.

+++

artikel tidak penting lainnya

MMC2 Go Go Go


Tags: demo, mie, ayam, perto, tda, cikarang

Sebarkan Tulisan:
Tanggapan Tulisan
15 November 2009 20:06
1

Bussines mix yang menarik.
Di TDA banyak yang kayak gini, Pak. Ada konter voucher jualan coklat. Pembeli voucher akhirnya membeli coklat dengn uang kembalian voucher. Ada jualan brownis di apotik. Sambil nunggu obat, brownisnya laku. Ada jualan baji di pom bensin…. itu di rest area di tol.

Menarik juga syarat frnchisenya Mie Perto ini…. jadi pengen nyobain.

16 November 2009 | 03:16
0

Terima kasih komentarnya pak Choirul,

Kapan-kapan kita cobainsama-sama ya. Hehehehe….kapan ya?

Salam

16 November 2009 13:59
1

Hebat, boleh juga mie Pertonya, harus nyoba nih, tapi ke jakarta dulu yah? salam sukses dan kreatif pak

16 November 2009 | 15:46
0

yuk…
kapan nyobanya?
nanti kita sama-sama nyoba deh…

salam

24 November 2009 22:11
0

Buat Teman Teman Terbaik,

saya minta maaf karena baru sekarang bisa menyampaikan laporan langsung dari Demo mie perto di Distro Enable.

Pertama, ko didistro yah,?

Setelah saya mengikuti demo mie perto di samikuring, saya terprovokasi untuk secepatnya membuat kedai mie di bekasi. bersama Fero Ari, akhirnya kami sepakat untuk menyewa toko di sekitar perumahan irigasi danita dan berencana untuk lounching scepatnya ( mudah mudahan pak ato ga baca, nanti diminta lounching besok lagi……. )
untuk pemantapan, kami benchmark ( wah , keren amat bahasanya… ) ke Mie KCB di cibitung dan serius mengikuti lounching mie pelangi. Di dua tempat itu kami mabuk mie, karena boleh makan sekenyangnya, gratis….

Action berikutnya adalah meminta waktu sang “master ” mie perto. pak syam untuk memberikan training advance . Alhamdulillah , disela jadwal training pak syam yang sudah penuh sampe desember, kami dapet di Tgl 14. Akhirnya kami mengundang beberapa teman dan alhamdulillah lagi ,banyak yang antusias. Demi kenyamanan pada saat training, kami sepakat memindahkan demo mienya di disalah satu distro Ari di Rawa lumbu, jadi kalo yang ikut latihan bawa keluarga ,bisa liat liat baju sambil nunggu ….tujuan lain adalah meminta masukan senior senior TDA bagi bisnis distro yang sedang dikembangkan Ari.

Hasil Akhir ?

Hari itu tercatat kira kira 30 teman yang hadir, mulai dari ” senior TDA bekasi ‘ ,anggota baru TDA bekasi, calon anggota TDA bekasi, komunitas distro dan komunitas pengusaha muslim. Bahkan sore hari dateng juga anggota TDA Jakarta barat ( ternyata pak syam sudah benar benar selebritis …. )
Tidak lupa pak eko cireng bandung, hadir dari pagi tapi tidak bisa lama karena ada acara di TDA pusat.
Selain kehadiran para pak Eko eshape dan pak Rawi, serta pak Anas yang membuat suasana lebih hangat, setelah dzuhur acara diperhangat lagi dengan diskusi hangat bersama pak Ato ( sudah tau khan kira kira isinya…. . )
Setelah “terkompor ” Beberapa langsung bersemangat untuk membuka kedai mie di tempat tempat masing masing, dan ikut kegiatan TDA Bekasi secara reguler.
Terima kasih buat pak Eko eshape yang sudah meliput acara ini di kompasiana.

Miyabi ?

jadi, rencananya kami akan membuka mie dengan nama MIe yang BergizI, disingkat dengan Mie-Yabi, secepatnya.Untuk kedai pertama, kami akan buka di sekitar rumah sakit mekarsari ( klarifikasi untuk pak Dudi ). Visi kami secara bertahap dan terencana membuat banyak warung mie lainnya sehingga dapat membantu menciptakan lapangan pekerjaan baru

Terimakasih buat support dah kehadiran teman teman yang saya tidak bisa sebutkan satu persatu, sampai bertemu di acara lounching Mie-Yabi secepatnya

Salam hangat penuh semangat
Ivan Sarifudin
Fero Ari

25 November 2009 | 23:39
0

komentar diatas adalah komentar mas Ivan yang kuambil dari imilnya dia

16 Desember 2009 16:10
1

Sukses buat Mie-Yabi, sudah buka belum pak?
kapan-kapan mo mampir ah..mo buktiken kehebatan 3 rasanya: enak, enak banget, enak sekalee…

16 Desember 2009 | 18:15
0

Nanti kit atanyakan sama Ivan Sarifudin dan mas Fero Ari ya pak

Salam

16 Juli 2010 17:17
1

wah…muridnya Pak Syam ini ada yang buka daerah Ciputat nggak Pak? Ane penggemar mie, udah bosen sama mie instan…

19 Juli 2010 | 18:53
0

Daerah Ciputat?
Kayaknya belum ada nih.

Buka saja pak, kalau belum bisa silahkan ikuti pelatihan rutin di Mie Sehati.

Hubungi Ibu Yeni 0888 308 7532

Salam Sehati

Tulis Tanggapan Anda
Guest User
Copyright 2008 - 2010