Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

KKPK: Fairy School

OPINI | 03 February 2010 | 02:47 Dibaca: 925   Komentar: 0   0

Hari ini anakku, Medina Savira, roadshow lagi, diajak Mizan untuk mencari bakat ke sekolah-sekolah.  Sebagai orang tua tentu senang dan bangga.  Ini adalah roadshow nya yang ketiga, pertama ke Cimindi, kemudian ke Leuwi Gajah dan sekarang ke Ranca Ekek.  Kasihan juga sebenarnya, sudah 3x dia harus izin dari sekolahnya.  Belum lagi sudah 2x ikut siaran di DFM 103.4 di Jakarta, untung jatuhnya hari minggu.

Bukunya yang pertama sudah diterbitkan, sudah bisa diperoleh di Gramedia, Gunung Agung, di Mizan sendiri, dan tentu saja juga di toko buku online, antara lain di pinkpankponk http://www.pinkpankponk.com/?vwdtl=ya&pid=410

di toko online lainnya, “buku kita” yang membernya sudah 50 ribu lebih, malah sudah tercatat sebagai best seller walau bukunya baru akan dilaunching secara resmi pada tanggal 13 Februari 2010 di SD BPI Bandung.

http://www.bukukita.com/Anak-Anak/Cerita-Anak/76788-KKPK-:-Fairy-School.html

Aku ingin bercerita sedikit mengenai Mizan yang telah menyediakan wadah bagi anak-anak untuk berkreasi.  Salut buat Mizan yang telah mau berkorban dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menulis dan mempublikasikannya.  Selama ini, buku anak-anak biasanya ditulis oleh orang dewasa, Mizan melakukan terobosan baru, dengan seri Kecil-Kecil Punya Karya(KKPK), Mizan telah menyediakan wadah bagi anak-anak untuk berkarya.  Yang tentu saja pembinanya seperti kak Benny, Kak Ramadhan, Kak Ridwan, Kak Aga, dan lain-lainnya di Mizan, telah banyak berkorban, bukan saja materi, tetapi waktu, tenaga, fikiran, semuanya demi kemajuan anak-anak Indonesia.

Bagi anak-anak yang karyanya belum bisa diterbitkan dalam bentuk buku, kami mendapat informasi bahwan akan disediakan satu wadah lagi dalam bentuk tabloid sehingga karya anak-anak tersebut mempunyai kesempatan lagi diterbitkan dalam bentuk tablodid.  Hal lain yang juga sudah dilakukan Mizan adalah mengajak anak-anak siaran di DFM,  terima kasih kepada Kak Lia, dan Om yang membantu anak-anak sehingga bisa merasakan pengalaman siaran di DFM.

Jadi kalau kita mempunyai anak, keponakan, saudara, atau siapa saja, yang hobbynya menulis, jangan ragu mengirimkan naskahnya ke Mizan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Susahnya Mencari Sehat …

M.dahlan Abubakar | | 30 August 2014 | 16:43

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | | 30 August 2014 | 18:30

Negatif-Positif Perekrutan CPNS Satu Pintu …

Cucum Suminar | | 30 August 2014 | 17:13

Rakyat Bayar Pemerintah untuk Sejahterakan …

Ashwin Pulungan | | 30 August 2014 | 15:24

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Florence Penghina Jogja Akhirnya Ditahan …

Ifani | 5 jam lalu

Ternyata Inilah Sebabnya Pendeta Paling …

Tjiptadinata Effend... | 14 jam lalu

Kesaksian Relawan Kerusuhan Mei …

Edo Panjaitan | 15 jam lalu

Masalah Sepele Tidak Sampai 2 Menit, Jogja …

Rudy Rdian | 16 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: