Selain materi penyuluhan narkoba dan HIV AIDS, ada lagi sebuah acara yang sangat menarik dalam SAKSI (Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia) yaitu parade busana daerah. Setiap kelompok peserta SAKSI diminta mengirimkan seorang utusannya untuk mengenakan busana daerah sesuai dengan nama kelompoknya yang merupakan nama-nama daerah yang ada di Indonesia.
Lucu dan seru sekali menyaksikan acara ini. Anak-anak itu didandani oleh kelompoknya masing-masing untuk memperkenalkan daerahnya masing-masing sambil mengenakan busana daerahnya. Bagi anda yang menyaksikan acara ini, anda pasti akan dibuat terkagum-kagum melihat aneka busana daerah yang beraneka ragam. Menunjukkan indahnya ke-Bhinneka Tunggal Ika-an. Di sanalah tergambarkan, walaupun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terdiri dari berbagai suku bangsa dan bahasa, mereka tetap satu dalam bingkai kebersamaan menjadi bangsa Indonesia dan berbahasa satu bahasa Indonesia.
Pada saat kegiatan parade busana daerah ini, anak-anak diminta menyanyikan lagu daerahnya masing-masing. Berjalan seperti lagaknya seorang pragawan dan pragawati yang menarik hati. Membuat siapa saja tersenyum memandang mereka yang terlihat lucu dan serasi. Ada yang bermuka arab memakai pakaian batak, dan ada peserta bermuka Aceh memakai pakaian Papua. Pokoknya kocak habis melihat acara ini. Sayapun tersenyum-senyum sendiri melihat tingkah polah mereka.
Sebagai orang yang suka mencari wajah alias tukang foto, saya mendokumentasikan acara parade busana daerah ini dan saya sharingkan untuk anda para pembaca kompasiana.
Masih banyak acara dan meteri kegiatan SAKSI yang ingin saya tuliskan di kompasiana ini, terutama bagaimana para tentara itu mengenalkan berbagai senjata api dan bagaimana cara menggunakannya agar bisa menumpas teroris. Seru dan makin membuat anak-anak itu betah berada di atas gunung SanggaBuana yang merupakan pusat latihan tempur Kostrad TNI-AD. (Bersambung)
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Bulan Februari adalah bulan cinta dan kasih sayang. Begitu kurang lebih yang dirayakan banyak orang,
