Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Amk Affandi

awalnya membaca, kemudian menulis, beranjak ke perbuatan. seorang yang ingin berbagi. coretanku di amk-affandi.com

Menjawab Soal (Matematika)

OPINI | 19 March 2010 | 04:19 Dibaca: 2771   Komentar: 5   1

Bila harus diurutkan, pekerjaan yang termasuk tidak diminati oleh siswa adalah ulangan. Karena tidak popular dikalangan pelajar, ulangan atau ujian menjadi musuh. Bagi siswa, ulangan berarti akan menyita waktu, tenaga dan perhatian. Sebelum tragedi ulangan tiba, ia akan mengalami proses yang berliku, memprediksi soal, menghafal, menghitung, sampai pada membuat catatan kecil untuk referensi contekan.

Orang yang siap segala sesuatunya akan lebih ceria dalam menghadapi ulangan. Namun sebaliknya bagi yang belum siap akan menghadapi banyak kendala. Perilaku yang dialami seorang siswa akan membawa dampak pada kondisi psikologis. Mereka akan terkena nerveus dan stress adalah penyakit yang banyak dijumpai. Tidak heran apabila dikalangan pelajar sekarang berkembang, lebih baik sehat daripada terserang stress. sangat disayangkan.

Ketidak berhasilan siswa dalam mencapai nilai yang optimal bisa disebabkan karena kurang atau tidak mempersiapkan sejak dini dalam menghadapi ulangan. Bisa jadi siswa telah cukup belajar namun dalam mengerjakan tidak dengan strategi. Padahal teknik dan cara mengerjakan soal termasuk bagian dari keberhasilan. Berikut adalah cara menjawab soal (khususnya matematika), agar supaya tidak terjadi kesalahan.

1. Baca soal

Salah satu kefatalan dalam menjawab adalah karena hafalan. Soal belum selesai dibaca, langsung dijawab. Padahal bisa jadi pembuat soal memasang lubang pada pertanyaan yang dimaksud. Biasanya terlihat pada soa-soal yang kelihatan mudah. Baca soal hingga titik pada kalimat terakhir harus dilakukan.

2. Pahami

Setelah usai membaca soal secara keseluruhan, pahamilah maksud pertanyaannya. Apakah soal tersebut menyuruh kita untuk menyebutkan secara keseluruhan atau bagian-bagian tertentu saja. Lihat dengan seksama operasi bilangannya.

3. Matematika adalah hitungan

Matematika adalah pelajaran hitungan. Ada beberapa soal yang secara gamblang berisi hitungan berupa angka. Namun tak sedikit beberapa pertanyaan yang berbentuk cerita, atau kalimat untuk memperjelas pertanyaan. Bila menemui hal yang demikian, maka caranya dengan mengerjakan kalimat demi kalimat. Jangan ragu-ragu untuk membuat coretan walaupun hanya sekedar menjumlah ataupun mengurangi. Jangan malas untuk menghitung, karena matematika bukan hafalan ataupun membayangkan.

4. Kerjakan dengan cara membalik

Bila ada sisa waktu, ulangilah sekali lagi jawabannya dengan cara membalik. Yang tadinya jawaban dibalik menjadi soal. Sering kita jumpai proses penemuan jawaban mengalami jalan buntu. Salah satu jalan untuk mencari solusinya adalah memasukkan pilihan jawaban kedalam soal. Ini berlaku untuk soal-soal jenis pilihan ganda.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[PENTING] Panduan ke Kompasianival 2014, …

Kompasiana | | 18 November 2014 | 15:19

Sensasi Menyelam di Tulamben, Bali …

Lisdiana Sari | | 21 November 2014 | 18:00

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40

Jadi Perempuan (Tak Boleh) Rapuh! …

Gaganawati | | 21 November 2014 | 15:41

Kompasiana Akan Luncurkan “Kompasiana …

Kompasiana | | 20 November 2014 | 16:21


TRENDING ARTICLES

Tak Berduit, Pemain Bola Indonesia Didepak …

Arief Firhanusa | 13 jam lalu

Rakyat Berkelahi, Presiden Keluar Negeri …

Rizal Amri | 16 jam lalu

Menteri Hati-hati Kalau Bicara …

Ifani | 16 jam lalu

Pernyataan Ibas Menolong Jokowi dari Kecaman …

Daniel Setiawan | 18 jam lalu

Semoga Ini Tidak Pernah Terjadi di …

Jimmy Haryanto | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Senyum Misteri Mba Mahasiswi …

Yanto Soedharmono | 7 jam lalu

Malaysia Juga Naikan Harga BBM …

Sowi Muhammad | 8 jam lalu

Salam Kompasianival Saudara …

Rahab Ganendra | 9 jam lalu

Menulis bagi Guru, Itu Keniscayaan …

Indria Salim | 9 jam lalu

Gerdema, Mentari Indonesia Dari Ufuk Desa …

Emanuel Dapa Loka | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: