Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Kartika Dwi Permatasari Suardi

seorang yang biasa-biasa saja.. *** masih belajar menulis, jadi mohon maklum ya, kalau tulisan saya gak karuan selengkapnya

Mari Mengenal Bahasa Bugis

OPINI | 06 April 2010 | 15:17 Dibaca: 3934   Komentar: 31   7

Bahasa Bugis, adalah salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia. Bahasa ini, umum digunakan di Provinsi Sulawesi Selatan, terutama di Kabupaten Soppeng. Bahkan digunakan di negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura maupun Brunei. Karena, bahasa Bugis ini dibawa oleh para perantau suku Bugis.

Huruf-huruf dalam bahasa Bugis, disebut lontara‘, terdiri dari 23 aksara dan tidak terdapat aksara atau tanda baca untuk bunyi huruf mati atau konsonan. Sehingga, bisa saja terjadi kesalahan dalammembacanya (penafsiran ganda).

Contohnya, kalimat ebeb bolo n guruku.

Seorang murid kelas satu atau kelas dua SD yang hanya bisa membaca, akan mengucapkannya sebagai “Bebbe bolona gurukku” yang dalam bahasa Indonesia, berarti ingusnya guruku meleleh. Tetapi, bagi murid kelas 3 SD ke atas, yang bisa membaca dan mampu menganalisa, maka akan mengucapkan “bembe bolonna gurukku” yang artinya kambing hitam milik guruku.

Dalam bahasa Bugis juga terdapat pantun, yang disebut dengan istilah elong maliung bettuanna atau elong pugi. Pantun ini, digunakan untuk menyampaikan sesuatu secara halus. Misalnya, ketika seseorang ingin menolak permintaan dari seseorang yang jabatannya lebih tinggi (namun, hal ini jarang terjadi). Atau untuk mengungkapkan perasaan (seperti rasa suka) kepada seseorang.

Selain itu, para gadis menggunakan pantun untuk menyampaikan isi hatinya, atau menerima ungkapan dari seorang pemuda.


Contoh pantun (ealo pugi)

1) gEl riwt mejko Secara bahasa, berarti : Logam yang melengkung

aeR-aeR mERE Makanan orang Mandar

corn auNi ea. Warna kunyit

Logam yang melengkung, diartikan sebagai mata pancing (em). Makanan orang Mandar adalah pisang, (lok). Dan warna kunyit adalah kuning (ridi).

Jadi, makna dari pantun tersebut adalah em lok (ri) aiidi, dalam bahasa Indonesia bermakna “Saya Menyukai Kamu”

2) duami ku al spo (duami ku ala sappo)

Hanya dua benda yang kujadikan pagar.

auGn pnsea (unganna panasaE)

Bunga nangka, dalam bahasa bugis disebut lempu yang artinya jujur.

n belo-eblon knukuea (na belo-belona kanukuE)

Dan penghias kuku, yaitu daun pacar, dalam bahasa bugis disebut pacci , berarti bersih atau suci.

Makna : Hanya ada dua yang kujadikan pegangan dalam mengarungi hidup, yaitu   kejujuran dan kesucian hati.

3) an aulE muait

Bintang yang kau lihat

m cor pupu bEni

Berkilauan sepanjang malam

pdai Nwku

Seperti hatiku

Makna : Bintang yang engkau lihat berkilauan sepanjang malam, seperti cintaku   padamu, yang takkan pernah redup.

Aksara Bugis (Lontara’)

k g G K

ka ga nga ngka

p b m P

pa ba ma mpa

t d n R

ta da na nra

c j N C

ca ja nya nca

y r l w

ya ra la wa

s a h

sa a ha

Huruf vokal cara membaca

ki ki

ku ku

ek ke (spt huruf e pada kata sate)

ko ko

kE ke’ (spt huruf e pada kata pesawat)

selengkapnya, silahkan klik http://www.youtube.com/watch?v=ZZGXnpY7G7U

maaf, kalo tulisannya agak berantakan

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Memotret Kinerja Warga Kubangwungan …

Roselina Tjiptadina... | | 21 December 2014 | 22:08

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Drama Proyek Jembatan Linggamas …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 12:32

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46


TRENDING ARTICLES

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 1 jam lalu

Evan Dimas, Tengoklah Chanathip ‘Messi …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Ibu Melemparku ke Tiga Benua …

Sunaryoadhiatmoko | 13 jam lalu

Hari Ibu Selow Aja …

Ifani | 13 jam lalu

Gol Telat Skrtel, Bawa Liverpool Imbangi …

Achmad Suwefi | 21 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: