Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Arisdyati Soenartono

membaca, menulis, olahraga, musik dan photosession, pengalaman 8 tahun menjadi guru program studi kesekretarisan saat selengkapnya

Perkembangan Anak dalam Perilaku Orang Tua

OPINI | 06 April 2010 | 03:32 Dibaca: 824   Komentar: 11   1

Sampai sejauh manakah pengaruh perkembangan anak di bidang pendidikan dalam sebuah keluarga dapat diatasi..dan adakah batasannya…..

Manusia dilahirkan kedunia ini dengan segala macam rupa, begitu juga dengan sifat dari masing-masing manusia itu sendiri.

Dalam hubungan suami dan istri…sifat penyabar sangat diperlukan sekali, apalagi dalam menghadapi tingkah laku anak-anak dirumah yang semakin lama semakin berkembang sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.

Perkembangan usia balita sampai dengan masa pubertas sangat memerlukan perhatian khusus dari kedua orang tua, dalam hal ini orang tua harus dapat memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya baik dari segi perbuatan tingkah laku maupun ucapan-ucapan yang sering didengar oleh sang anak.

Terkadang kita sebagai orang tua tidak menyadari apa yang telah diucapkannya, jika ucapan yang terlontar tersebut merupakan motivasi yang baik buat anak-anak memang sangat diperlukan sekali, namun jika yang terlontar ucapan yang bukan memotivasi sang anak sebaiknya jangan diucapkan, salah satu contoh, : “dahulu ayah/ibu sewaktu sekolah pernah dhukum oleh Guru lantaran tidak mengerjakan tugas sekolah”, maka kata-kata tersebut akan selalu terekam dalam ingatan sang anak, apalagi jika sang anak memiliki daya pikir yang cerdik maka ia akan melihat contoh selanjutnya yang terjadi terhadap orang tua mereka. Jika orang tua mereka secara kebetulan bisa hidup dengan sukses dan bahagia, maka yang ada dipikiran sang anak akan melakukan hal yang pernah dilakukan oleh orang tua mereka. Jadi jangan pernah lakukan hal yang salah didepan anak baik berupa tingkah laku perbuatan maupun ucapan.

Saat ini persaingan semakin hebat baik didunia pendidikan, lapangan pekerjaan maupun yang lainnya.

Kesabaran dalam pembinaan mental anak-anak disekolah maupun dirumah sangat diperlukan sekali terlebih lagi hubungan antara suami dan istri yang tejalin dengan baik dapat mendukung pembentukan moral dan kecerdasan yang baik bagi setiap anak.

Lalu….bagaimana jika hubungan suami dan istri jika selama ini tidak terjalin dengan baik, apa yang akan terjadi atas perkembangan sang anak….ternyata hubungan yang kurang baik antara suami dan istri memberikan pengaruh yang sangat buruk terhadap sang anak. Anak terbentuk menjadi pribadi yang temperamental, kurang percaya diri, sulit diatur ( tidak penurut) atau menjadi anak yang penakut, sehingga perkembangan prestasi belajarnyapun dapat menurun drastis.

Untuk mengatasi masalah tersebut diatas dibutuhkan bimbingan konseling pada sang anak dan orang tua. Mengapa dikatakan pada anak dan orang tua…karena anak terbentuk menjadi pribadi yang buruk akibat dari hubungan orang tua yang kurang terjalin dengan baik. Bimbingan yang diberikan pada sang anak dan orang tua akan memberikan dampak perubahan dalam perkembangan mental sang anak dan selanjutnya akan membentuk pribadi yang lebih baik pula dan dapat meningkatkan prestasi belajar di sekolah.

Jangan jadikan beban bagi sang anak atas segala perbuatan dan tingkah laku yang sudah dilakukan oleh orang tua. Binalah hubungan yang baik antara suami dan istri jika ingin yang terbaik buat sang anak. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca terutama bagi pasangan suami istri.

Salam Hangat,

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Bajaj” Kini Tak Hanya Bajaj, …

Hazmi Srondol | | 19 September 2014 | 20:47

Ekonomi Kemaritiman Jokowi-JK, Peluang bagi …

Munir A.s | | 19 September 2014 | 20:48

Bedah Buku “38 Wanita Indonesia Bisa“ di …

Gaganawati | | 19 September 2014 | 20:22

Kiat Manjakan Istri agar Bangga pada …

Mas Ukik | | 19 September 2014 | 20:36

Rekomendasikan Nominasi “Kompasiana …

Kompasiana | | 10 September 2014 | 07:02


TRENDING ARTICLES

Tidak Rasional Mengakui Jokowi-Jk Menang …

Muhibbuddin Abdulmu... | 5 jam lalu

Malaysian Airlines Berang dan Ancam Tuntut …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Awal Manis Piala AFF 2014: Timnas Gasak …

Achmad Suwefi | 10 jam lalu

Jangan Bikin Stress Suami, Apalagi Suami …

Ifani | 10 jam lalu

Ahok, Sang Problem Solving …

Win Winarto | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Tokoh ISIS Perintahkan: “Eksekusi …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

Pesawat Terbesar Dunia Airbus A380 Hadir …

Muhamad Kamaluddin | 7 jam lalu

Aceh dan Mimpi yang Belum Berhenti …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Untuk Pengarang Pemula yang Mabuk Gaya …

Revo Samantha | 8 jam lalu

Forever Love …

Bapake Azka | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: