Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Model Pendidikan Alternatif di Jepang

OPINI | 28 May 2010 | 01:05 Dibaca: 394   Komentar: 6   3

Seorang kawan yang sedang tugas belajar di Jepang  menginformasikan lewat surat elektronik (email) bahwa Pemerintah Jepang telah mengujicobakan model pendidikan bagi anak-anak ABG (Anak Baru Gede). Mengapa ditujukan pada ABG? Karena masa inilah seseorang akan mencari identitas diri baik secara fisik maupun materi.

Pada masa ABG timbul friksi antara ABG dengan  orang dewasa yang lama kelamaan menajauhkan mereka dari orang dewasa. Bagi ABG yang tinggal di desa sepertinya masih belum berakibat luas, karena sistem kekerabatan yang kuat.

Pemerintah Jepang mendesain pendidikannya dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak ABG tentang pengalaman hidup mereka di “dunia sebenarnya”. Siswa yang diikutkan program ini adalah siswa kelas II SLTP, yang dalam satu minggu hari kerja (dari Senin sampai Jum’at) dikirim ke tempat komunitas lokal untuk mendapatkan pengalaman kerja (magang) dari tempat business seperti mini market, pabrik pembuatan kerajinan tangan setempat Atau aktivitas sosial seperti magang di sekolah keperawatan, TK, rumah yatim piatu hingga rumah jompo.

Mereka full bekerja dari pukul 8 pagi hingga 4 sore. Program ini mendapat sambutan yang baik dari orang tua murid, siswa dan guru. Melalui program ini mereka dapat berinteraksi langsung dengan berbagai karakter dan usia.

Mereka juga diajarkan untuk bertanggung jawab dan mandiri. Selain itu mereka mendapat pengetahuan bagaimana cara memelihara ternak yang baik, membuat tas anyaman, menghibur orang-orang lanjut usia.

Akhirnya tumbuh pengertian dalam diri siswa dan orang-orang dewasa di tempat mereka bekerja, bahwa mereka saling membutuhkan dan saling membantu, plusnya lagi kepekaan mereka akan lingkungan sekitarnya semakin terasah.
Kapan Indonesia bisa meniru Model Seperti ini?

Salam Kompasiana

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Heni Sri Sundani: Mantan Buruh Penggerak …

Okti Li | | 04 May 2015 | 00:36

Arti ‘Pakasaan’ Dalam Bahasa …

Hentje Pongoh | | 03 May 2015 | 23:14

Perpanjang Paspor Indonesia Lebih Mudah di …

Mariam Umm | | 04 May 2015 | 02:27

Lindungi Keluarga Dari Konten Negatif, …

Windy Anastasya | | 04 May 2015 | 00:53

Kurasi Artikel Naiknya Harga BBM …

Kompasiana | | 03 May 2015 | 19:33


TRENDING ARTICLES

“Saya Dukung Buwas, Asal Tidak …

Gatot Swandito | 6 jam lalu

Bangga Menjadi Orang Indonesia …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Mendambakan Kartun Jokowi yang …

Gustaaf Kusno | 11 jam lalu

Hukuman Apakah yang Pantas Buat Jenderal …

Avatar Aang | 15 jam lalu

Prestasi Terbesar Budi Waseso …

Ricky Vinando | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: