Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Andrianus Pandu Setiyanto

Kreativitas itu suatu kebanggaan

Fasilitas Harus Tepat Guna

OPINI | 01 June 2010 | 03:09 via Mobile Web Dibaca: 152   Komentar: 0   0

Artikel ini menyikapi adanya peraturan penggunaan fasilitas internet gratis yang diberikan bagi siswa. Peraturan tersebut membatasi siswa supaya hanya menggunakannya untuk keperluan yang berhubungan dengan proses pembelajaran. Intinya gak boleh digunakan buat yang nyleneh-nyleneh, hehe.
Supaya lebih jelas, inilah pengumuman yang berlaku belum lama ini yang mengatur penggunaan fasilitas internet gratis di sekolah saya:

PENGUMUMAN
Bagi siswa pengguna internet hanya boleh mengakses untuk keperluan pembelajaran/tugas-tugas yang diberikan oleh/ibu guru.
Tidak diperbolehkan untuk pemakaian facebook, game, dan sejenisnya yang tidak ada kaitannya dengan proses pembelajaran.

Aduh Nyebelin!
Sudah lama sekolah memberikan fasilitas internet gratis bagi siswa. Namun fasilitas tersebut memang sangat terbatas jika dibandingkan dengan jumlah siswa yang ada. Nah inilah pengalaman saya dan saya rasa banyak juga siswa yang mengalami kejadian seperti yang saya alami ini. Ketika suatu hari dituntut untuk menyelesaikan tugas sekolah dan saat itu juga saya memerlukan komputer untuk mengolah data, saya pikir inilah saat yang tepat untuk memanfaatkan fasilitas internet gratis di perpustakaan karena saya membutuhkan perangkat komputernya untuk mengolah data dan sekalian untuk nge-print juga. Rencana saya begitu sempurna untuk menyelesaikan tugas saya itu saat jam istirahat dan saya sangat percaya diri dapat menyelesaikannya pada hari itu. Namun ketika bel istirahat berbunyi dan saya bergegas menuju ruang perpustakaan, pertama saya mendapati seluruh komputer yang ada sedang dipakai. Kedua, saya mendapati para pengguna hanya berkutat pada akun jejaring sosial mereka. Ada yang update status lah, ganti foto lah, haduh! Yang pasti gak lebih penting dari tugas saya lah! Dan karena itu pula saya harus izin keluar sekolah untuk mencari rental komputer untuk menyelesaikan tugas saya itu. Nyebelin!

Harus Didukung
Dengan adanya peraturan seperti ini sangat melegakan saya dan saya berharap seluruh siswa pun juga seperti itu. Walaupun saya tidak tahu peraturan tersebut adalah suatu tindak lanjut dari keluhan pelanggan atau inisiatif dari piha sekolah, namun saya sangat mendukung. Karena memang yang terjadi di lapangan jika penggunaan internet gratis tersebut tidak dibatasi maka siswa akan cenderung menggunakan fasilitas itu untuk tujuan hiburan dengan membuka website jejaring sosial yang kini sedang digandrungi banyak remaja, mendownload lagu atau video, bermain game, dll. Hal itu sangat bertolak belakang dengan tujuan pihak sekolah memberikan fasilitas internet gratis. Maka dapat disimpulkan bahwa fasilitas internet gratis sudah salah guna.

Harga Mati untuk Tepat Guna
Jangan sampai fasilitas internet gratis ini menjadi salah guna di tangan siswa, yang seharusnya sangat bermanfaat, namun menjadi hilang manfaatnya karena tidak tepat penggunaannya. Begitu juga dengan fasilitas-fasilitas yang lain yang diberikan. Karena jika ini terus terjadi, banyak siswa akan selalu duduk manis di depan internet gratis mereka sebatas untuk mencari hiburan di dunia maya. Hasilnya, akan terjadi banyak dampak buruk yang terjadi, seperti:
Motivasi untuk menggunakan internet gratis hanya untuk tujuan hiburan saja.
Nilai manfaat dari suatu fasilitas akan berkurang.
Dan juga akan terjadi penurunan produktivitas siswa.

Menyikapi hal itu juga perlu langkah tegas supaya fasilitas internet gratis ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. Contohnya dengan memblokir situs-situs yang tidak ada hubungannya dengan pembelajaran siswa sehingga siswa hanya dapat memanfaatkan fasilitas internet untuk kepentingan pembelajaran saja. Selain itu juga perlu memperketat penggunaan internet dengan memberikan akun untuk mengakses internet bagi setiap siswa.

Diharapkan dengan memberlakukan peraturan itu dapat tercipta suatu kesehatan dalam penggunaan fasilitas sekolah, melatih siswa untuk selalu menghargai fasilitas yang ada dan belajar menggunakannya dengan bertanggung jawab, sehingga setiap fasilitas yang diberikan pada siswa dapat tepat guna.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

“Blocking Time” dalam Kampanye …

Ombrill | | 24 April 2014 | 07:48

Kota: Kelola Gedung Parkir atau Hunian …

Ratih Purnamasari | | 24 April 2014 | 13:59

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 7 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 8 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 9 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 10 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: