Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Rin_female

Masih belajar menjadi manusia yang baik hati, tidak sombong, jujur, ramah tamah,penyayang & penuh kasih,taat selengkapnya

Ternyata.. Oh Ternyata..

OPINI | 02 June 2010 | 12:16 Dibaca: 293   Komentar: 41   3

Ola..la…ternyata kuliah dimana saja sama…..Dulu waktu kuliah di Indonesia (di sebuah University Top di Yogyakarta), …saya memiliki masalah dengan supervisor. Sang Prof  selalu bersikap otoriter dan tidak jelas maunya apa…kerjanya selalu menyalahkan tanpa ada solusi yang jelas, jika kita bertanya tentang solusi terbaiknya apa..beliau akan berkata” , Mbak…yang mahasiswa itu kan si mbak, jadi tugasnya mbak untuk mikir..jangan disuruh saya yang mikir “,  Lha…jadi fungsinya dia sebagai supervisor apa?? Finally.. proposal saya selesai, dengan sebagian besar isinya hasil revisi versi sang Prof. Pada awalnya, proposal saya adalah versi saya sendiri, namun sang Prof yang sangat pintar tersebut memaksa saya untuk mengubah sebagian besar isinya berdasarkan versi beliau. Meskipun awalnya saya sudah memberikan argument yang jelas, jika versi saya tersebut sudah benar,  berdasarkan referensi dll… tapi sang prof tetap menyalahkan, dan menyuruh saya merevisi kembali berdasarkan versinya si Prof…karena saya berpikir, sang  prof jauh..jauh..lebih pinter dari saya…ya saya ikuti saja  kemauananya…revisi and revisi..

So…ketika sidang proposal berlangsung…saya benar2 mati kutu…karna semua penguji menyalahkan metode penelitian saya…menurut para penguji, yang benar adalah…bla..bla…(sesuai dengan versi awal saya). Nah, tanggapan sang Prof? dia hanya diam and sibuk dengan telepon genggamnya….malah… memberikan pertanyaan lagi (pertanyaan yang pernah saya ajukan padanya, dan dia menyuruh saya mencari tahu sendiri jawabannya), weleh..weleh………..

Kini sejarah terulang kembali….meskipun sekarang saya kuliah di luar Indonesia..tapi nasibnya tetap sama..xixixi…meskipun secara personal, supervisor yang sekarang  jauh lebih friendly, namun pada hasil akhirnya, tetap sama. Supervisor saya yang satu  ini, memiliki hobby yang unik…yaitu hobby merevisi segala hal pada detik2 terakhir…padahal dari jauh2 hari kita telah sering mendiskusikan progress dari proposal yang saya kerjakan..step by step..selalu kita diskusikan…pada setiap progress, dia selalu mengatakan..ok…nice..good job ..dll..hanya sedikit masukan yang diberikan.. namun menjelang hari presentasi, beliau  meminta  untuk merevisi bagian2 yang krusial..hingga saya  tidak bisa tidur selama berhari2 untuk mengejar deadline…

So….akhirnya nasib tetap sama juga…. ..ketika presentasi berlangsung..proposal saya disalahkan oleh para Profesor2  penguji, terutama pada bagian2 yang direvisi tersebut .. (berdasarkan  tanggapan para penguji, saya dapat mengambil kesimpulan bahwa yang benar adalah proposal versi I saya), supervisor saya hanya diam seribu bahasa, tanpa ada usaha untuk membela atau mempertahankan argument saya…so sad…hingga akhirnya saya harus menjadi single fighter yang terkalahkan  pada saat itu….rasanya…sakit…kesal….marah…dll…

Jika dulu saya berpikir…bahwa sistem yang berhubungan dengan bimbingan tugas akhir mahasiswa di kampus saya yang dulu sangat buruk…..ternyata…oh..ternyata…saya hanya bisa mengurut dada..he.he…….semoga para kompasioner yang lain, khususnya yang masih berstatus mahasiswa…..nasibnya jauh lebih baik dari saya…Amin!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berburu Oleh-oleh Khas Tanah Dayak di Pasar …

Detha Arya Tifada | | 26 November 2014 | 04:19

Menuju Jakarta, Merayakan Pestanya …

Hendra Wardhana | | 26 November 2014 | 07:59

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Minum Air Lemon di Pagi Hari dan Manfaatnya …

Gitanyali Ratitia | | 26 November 2014 | 01:38

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Teror Putih Pemecah Partai Politik …

Andi Taufan Tiro | 3 jam lalu

Pak JK Kerja Saja, Jangan Ikutan Main di …

Hanny Setiawan | 4 jam lalu

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 9 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 10 jam lalu

5 Kenampakan Aneh Saat Jokowi Sudah …

Zai Lendra | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Jokowi Membutuhkan Algojo Daripada Jaksa …

Mohamadfi Khusaeni | 8 jam lalu

Ciremei 3078mdpl bersama Aprak Jaya …

Padlun Fauzi | 8 jam lalu

Bahasa Tarzan Di Pasar Perbatasan …

Firdaus Umar | 8 jam lalu

Keroyokan Bangun Pasar Rakyat …

Ahmad Syam | 8 jam lalu

Berhentilah Bermimpi untuk Merdeka …

Eka Putra | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: