Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Istadi

Penulis/Pengupload adalah Staf Ahli PR4 Undip dan Ketua Bidang Pengembangan dan Pengelolaan Website Undip. Website: selengkapnya

Fakultas Teknik Undip Bangun Gedung Kuliah Utama

REP | 22 June 2010 | 08:26 Dibaca: 565   Komentar: 0   0

ft undipSemarang, undip.ac.id - Fakultas Teknik Undip (http://ft.undip.ac.id) pada 21 Juni 2010 melakuka acara peletakan batu pertama yang menandai pembangunan gedung kuliah utama fakultas teknik dan Gedung kuliah Teknik Geologi. Gedung tersebut akan dipergunakan sebagai ruang kuliah mahasiswa Fakultas Teknik Undip dan sebagian digunakan sebagai ruang Dekanat Fakultas Teknik Undip.

Menurut Dekan Fakultas Teknik UNDIP Ir. Sri Eko Wahyuni, MS mengatakan bahwa “gedung tersebut akan dipergunakan sebagai ruang kuliah, café, bisnis center, selain itu juga akan dipakai Sebagai gedung dekanat yang baru pengganti gedung Dekanat lama dimana gedung Dekanat posisi memang kurang menarik karena letak dari gedung tersebut dibangun pada elevasi yang rendah”.

“Pembangunan tersebut tujuannya adalah untuk lebih meningkatkan kualitas belajar mengajar di Undip sehingga akan semakin banyak lagi mahasiswa Fakultas Teknik yang berprestasi” jelasnya.

“Gedung Kuliah Utama teknik dibangun dengan luas 3500m2, terdiri dari 5 lantai. Dana pembangunan untuk Gedung ini dibiayai dari Daftar Isian Proyek Anggaran (DIPA) Undip dengan perencanaan biaya sekitar 13.85 Milyar. Gedung ini akan dilengkapi dengan Conference Room seluas 24X20m2 digunakan sebagai teleconference perkuliahan dengan beberapa universitas di luar negeri serta panorama room yang bisa dimanfaatkan jika ada acara-acara besar juga ada ruang proyektor untuk pengamatan panorama sekitar Kampus Undip Tembalang” paparnya “Proyek pembagunan gedung ini di targetkan selesai pada bulan November 2010” ungkapnya

Selesai peletakan batu pertama untuk gedung kuliah utama Fakultas Teknik dilanjutkan dengan peletakan batu pertama untuk gedung kuliah Teknik Geologi “Sukowati” yang akan digunakan sebagai ruang kuliah Jurusan Teknk Geologi Fakultas teknik Undip. Gedung tersebut dibangun untuk sarana perkuliahan jurusan teknik Geologi dengan dukungan PT Pertamina (Persero). Gedung Bantuan dari PT. Pertamina ini adalah sebagai wujud kepedulian PT. Pertamina terhadap dunia pendidikan. Dukungan dari pertamina ini adalah bukan pertama kalinya pada tahun 2008 PT. Pertamina juga memberikan dukungan berupa pembangunan gedung Dekanat Fakultas Ekonomi Undip. “Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat melengkapi sarana pendidikan UNDIP serta menghasilkan mahasiswa yang dapat menyumbangakan ilmunya terutama pada bidang geologi mengingat Pertamina dan geologi behubungan dekat” Ungkap Yoke Syamsidar, manajer Partnership&community Development Program PT. Pertamina (persero).

Sementara Rektor Undip, Prof. Dr. dr. Susilo Wibowo, Sp. And menyampaikan bahwa Pembangunan gedung yang terdiri dari 3 lantai ini akan dibangun di atas lahan seluas 2.240m2. Rektor UNDIP Prof. Dr. dr. Susilo Wibowo, MS, Med, Sp.And menghimbau khususnya mahasiswa untuk dapat memanfaatkan sebaik-baiknya sebagai sarana kuliah dan berkarya. Gedung ini selain megah juga harus kuat, untuk itu beliau mengingatkan kepada kontraktor untuk dapat mengerjakan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan speksifikasi serta waktu yang diharapkan”,tambahnya. “Selain itu setiap mahasiswa juga harus berperan serta aktid dalam pengawasan kualitas dan mutu bangunan, ketika di lihat ada bangunan yang mutu dan kualitasnya tidak baik segera laporkan dan pelaksana proyek bangunan akan diaudit dan dievaluasi untuk menentukan kelanjutan pengerjaan proyeknya” tekannya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Pengalaman Jadi Pengamen Pada 1968 – 2013 …

Mas Ukik | | 23 April 2014 | 21:14

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 13 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 15 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 15 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 16 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: