Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Eko Israhayu

Eko Sri Israhayu, tinggal di Purwokerto. Suka mendengarkan musik. Melalui kompasiana ingin menimba ilmu, dan selengkapnya

Hari Pertama Masuk Sekolah

OPINI | 13 July 2010 | 06:14 Dibaca: 267   Komentar: 7   1

Senin kemarin, adalah hari permata masuk sekolah. Ada hal menarik dari kegiatan hari pertama masuk sekolah. Melalui berita di salah satu stasiun TV tadi pagi, diberitakan adanya anak-anak yang berangkat sekolah pada pukul 03.00 pagi. Mereka adalah anak-anak kelas 1 di suatu SD kabupaten Brebes, yang baru pertama kali masuk sekolah. Karena mereka berangkat terlalu pagi, tentu saja pintu gerbang sekolah belum dibuka. Beberapa anak duduk terkantuk-kantuk, menunggu pintu gerbang dibuka.

Saat ditanya mengapa mereka berangkat sekolah demikian pagi? Anak-anak itu dengan pengakuan polosnya menjawab: ”Biar dapat tempat duduk di depan. Kalau duduk di depan dapat menerima pelajaran dengan jelas.”

Ufh! Jawaban polos anak-anak itu menerbitkan aura semangat. Jelas efeknya lebih positif daripada menyaksikan tayangan aneka gosip yang lagi ramai dengan pengakuan Cut Tari dengan tangis kepura-puraannya.

Anak-anak SD kelas 1 itu berebut berangkat demikian pagi, karena ingin mendapat tempat duduk di depan. Sungguh, sesuatu hal yang menarik.

Kita??

Orang dewasa?! Acapkali kalah dengan anak-anak itu. Pada kegiatan perkuliahan, para mahasiswa lebih senang duduk di belakang, meski datangnya lebih awal. Pada kegiatan seminar, kursi belakang lebih cepat terisi daripada kursi depan. Pada pertemuan-pertemuan penting, kursi di baris belakang menjadi tempat favorit dibandingkan dengan kursi di deretan depan.

Kita agaknya perlu belajar pada anak-anak itu. Untuk bisa lebih percaya diri dan siap tampil di depan, melakukan hal-hal yang baik.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pembully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 7 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 7 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Senandung Rindu …

Ariesa Putris | 8 jam lalu

Perlukah Bbm Naik Karena Subsidi Jebol? …

Shohibul Hadi | 8 jam lalu

Serba Salah: Jokowi dan AM Tukang Tusuk Sate …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Hati Beling …

Binoto Hutabalian | 8 jam lalu

Berkaca Pada Dekrit Presiden …

Haries Sutanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: