Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Awaluddin Madjid

yang mencoba terus untuk menulis ..

Konfigurasi Hati

OPINI | 20 August 2010 | 21:31 Dibaca: 60   Komentar: 4   1

INVESTASI HATI

Ketika seseorang ditanya tentang kemauannya, maka hampir sebagian manusia akan mengatakan bahwa saya mau memiliki uang yang banyak, rumah yang bagus, mobil yang mahal dan hal - hal yang berhubungan dengan dunia dan itu adalah bahasa dunia yang dimiliki oleh manusia dan wajar - wajar saja,  sementara keberadaan kekayaan hati sering dilupakan, pada kenyataannya kekayaan hati adalah sesuatu yang abadi yang akan mengantarkan hidup manusia pada ketenangan dan kesejehteraan akhirat dan dunia.
Keberadaan investasi hati merupakan aktualisasi dari kehidupan manusia menuju keabadian karena hanya dengan investasi hati , manusia akan mendapatkan ketenangan akhirat dan dunia yang hampir dikatakan kemauan semua orang namun untuk menginvestasikan nilai - nilai yang ada dan berhubungan dengan hati manusia enggan untuk melaksanakannnya, karena investasi hati sering menjadi hambatan bagi kenikmatan duniawi yang yang secara bersamaan juga menjadi harapan manusia. Pada dasarnya manusia mempunyai sifat ambuguitas atau mendua, manusia mempunyai kemauan untuk memperoleh kenikmatan dunia, namun manusia juga mempunyai kemauan untuk kenikmatan akhirat. Maka kedua sifat tersebut kadang saling bertentangan, namun pada sisi lainnya hal itu bisa berdampingan, untuk mengimplementasikan keduanya yang harus didahulukan adalah kemapanan hati, dengan adanya kemapanan hati,  manusia akan mempunyai kemampuan untuk mengarahkan nilai - nilai kehidupannya baik didunia maupun diakhirat.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Anak-anak Penyandang Tiga Huruf …

Rinta Wulandari | | 28 February 2015 | 18:09

Reformasi Sepak Bola Tiongkok Menuju Pentas …

Aris Heru Utomo | | 28 February 2015 | 12:05

Kenapa Harus Makan Nasi? …

Mira Marsellia | | 28 February 2015 | 14:41

Bermain Senapan, Tertembak; American Sniper …

Gaganawati | | 28 February 2015 | 17:25

Kompasiana - SKK Migas-Kontraktor KKS Blog …

Kompasiana | | 14 February 2015 | 13:45


TRENDING ARTICLES

Pemrop DKI Jakarta Membeli UPS Sebelum …

Eusebius Purwadi | 15 jam lalu

Ahok dan Anggota DPRD Bersalah …

Hendra Budiman | 15 jam lalu

#SaveAhok “You Never Walk Alone” …

Dheandra Kusumah | 15 jam lalu

Strategi Ahok Masih Ampuh …

Blind Side | 17 jam lalu

Kisah Sukses Shahrini, Sheikh Siti Jenar, …

Ninoy N Karundeng | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: