Kompasiana
Selasa, 07 Pebruari 2012

Edukasi

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Ryan Metrico

ask me............

Menuju World Class University Melalui Program Double Degree

OPINI | 24 August 2010 | 14:58 156 0 Nihil

Pendidikan adalah pilar utama bagi kemajuan bangsa. Suatu negara tidak akan maju dan berkembang jika tingkat pendidikan rakyatnya masih rendah. Pendidikan juga merupakan suatu harapan bagi generasi penerus bangsa untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
Daya saing bangsa tidak dapat dipungkiri lagi sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan. Kualitas pendidikan menjadi salah satu tolak ukur untuk menilai kemajuan suatu bangsa. Negara dengan kualitas pendidikan yang baik identik dengan negara yang unggul dan maju.

Dalam era globalisasi seperti saat ini, sumberdaya manusia yang kompeten dan berkualitaslah yang akan mampu bersaing menghadapi tantangan di era yang makin kompetitif. Oleh karena itu, Perguruan Tinggi (universitas) sebagai salah satu tempat menuntut ilmu harus mampu merespon kondisi ini dengan mencetak lulusan berkualitas yang dapat bersaing pada level internasional. Strategi dan terobosan – terobosan program pendidikan unggulan dan inovatif sangat diperlukan untuk mencapai pendidikan bertaraf internasional. Disamping itu, sinergisitas antara pemerintah dan universitas harus seiring sejalan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) melalui Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) telah mengeluarkan suatu program pendidikan unggulan yang bernama program Beasiswa Unggulan (BU). BU merupakan salah satu program beasiswa yang diberikan pemerintah atau pihak lain kepada putra-putri Indonesia untuk berupa bantuan dana pendidikan. Melalui program BU ini diharapkan tercipta kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Indonesia yang handal dalam mengahadapi era globalisasi.
Salah satu implementasi dari program BU adalah double degree. Double degree adalah suatu program penyelenggaraan pendidikan antar perguruan tinggi, dimana masing masing saling mengakui lulusannya. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan studi di dua universitas yang berbeda yakni universitas di dalam negeri dan di luar negeri. Dengan demikian, baik perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri akan memberikan gelar kepada lulusannya, sehingga akan diperoleh dua gelar (double degree).
Program double degree yang digulirkan oleh pemerintah ini sangat menarik untuk diamati. Tak hanya gelarnya saja yang double, manfaat dan keunggulan dari program inipun juga double. Program yang telah berjalan di tahun ke-4 ini, banyak memberikan manfaat baik kepada mahasiswanya, universitas dan tentunya pemerintah Indonesia. Berbagai keunggulan dari program ini telah mampu menciptakan lulusan yang double performa dan double karya dalam berbagai bidang.

Salah satu keunggulan dari program double degree yang paling menonjol adalah kesempatan untuk menempuh studi di luar negeri. Banyak keuntungan yang didapatkan ketika mahasiswa studi di luar negeri. Keuntungan yang diperoleh diantaranya adalah meningkatkan kemampuan daya saing dan kualitas baik dari segi bahasa maupun intelektualitas. Disamping itu, ketersediaan sarana dan prasarana penelitian yang lebih lengkap dan teknologi yang lebih canggih sehingga diharapkan terjadi transfer teknologi yang dapat diterapkan di Indonesia. Selain itu, fasilitas akses jurnal internasional yang hampir tak terbatas juga merupakan keuntungan studi di luar negeri. Hal diatas mungkin akan sulit didapatkan jika hanya berkutat dengan belajar di dalam negeri.

Keuntungan lain yang diperoleh bagi yang menempuh program double degree adalah kesempatan untuk membentuk jaringan (networking) lintas negara dan juga sarana promosi kebudayaan bangsa. Networking sangatlah penting di era pasar bebas seperti saat ini. Networking ini membuka lebar-lebar pintu informasi seperti bidang pendidikan (program beasiswa, joint research dll), bidang bisnis, ekonomi, dan pariwisata serta berbagai bidang lainnya. Melalui program ini, kita juga bisa mempromosikan kebudayaan Indonesia. Pada acara “International food and culture fair 2010” yang diselenggarakan King Mongkut’s University of Technology Thonburi (KMUTT) di Thailand, penulis pernah menampilkan tarian sajojo dan tarian saman.

Tak hanya itu, program ini pun memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melanjutkan studi ke tingkat selanjutnya. Banyak juga diantara para mahasiswa double degree setelah menyelesaikan S-2 akhirnya didanai oleh universitas mitra di luar negeri untuk melanjutkan kejenjang S-3. Bahkan, tak jarang pula lulusan double degree yang diminta bekerja di universitas mitra luar negeri.

Disamping memberikan keuntungan bagi para mahasiswanya, program double degree juga memberikan keuntungan bagi universitas tersebut. Program ini memberikan akses bagi universitas tersebut untuk masuk dalam jajaran World Class University. Program ini mampu meningkatkan mutu pendidikan universitas di Indonesia sehingga menjadi universitas bertaraf internasional.
Universitas Brawijaya (UB) Malang merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang menjalankan program double degree. UB telah menjalin kerja sama dengan beberapa universitas mitra di luar negeri seperti Jepang, Taiwan, dan Thailand. Pada tahun ajaran 2008/2009 sebanyak 69 mahasiswa lulusan S-1 telah mengikuti program ini dan melanjutkan studi ke luar negeri sesuai dengan minat dan bidang yang dituju.
KMUTT, adalah salah satu universitas di Thailand yang menjadi patner UB dalam melaksanakan program double degree. KMUTT merupakan salah satu universitas unggulan di Thailand yang berbasis research. Sistem pembelajaran yang terpadu dengan lembaga penelitian pemerintah dan industri – industry di Thailand sangat menunjang pengetahuan mahasiswa baik secara teoritis maupun praktis.

Kami yang saat ini sedang menyelesaikan studi di KMUTT melalui program Beasiswa Unggulan, benar-benar merasakan manfaat program double degree. Program ini mampu memunculkan bibit-bibit peneliti, praktisi, dan teknokrat yang berwawasan luas dan bertaraf internasional. Sistem pendidikan dengan menggabungkan gelar dari dua universitas ini akan mampu mendongkrak kualitas pendidikan dan mengantarkan universitas di Indonesia masuk jajaran World Class University.


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User



SUBSCRIBE AND FOLLOW KOMPASIANA:

About Kompasiana | Terms & Conditions | Tutorial | FAQ | Contact Us | Kompasiana Toolbar RSS
KOMPAS.com
© 2008 – 2012