Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Jannatun Indriyani

Seorang yang menginginkan suatu perubahan menuju kebaikan... Be Better with Better

Artikel Inovasi Pembelajaran

OPINI | 03 October 2010 | 13:08 Dibaca: 959   Komentar: 0   0

Inovasi pembelajaran berasa dari kata inovasi dan pembelajaran. Inovasi berasal dari kata latin, innovation yang artinyaperubahan dan pembaruan. Inovasi iaah suatu perubahan yang baru yang menuju kea rah perbaikan atau ke arah yang berbeda dari yang sebelumnya, dan dilakukan dengan sengaja dan berencana.

Istilah perubahan dan pembaruan memiliki perbedaan dan persamaan. Perbedaan diantara keduanya adalah jika pembaruan terdapat unsure kesengajaan, sedangkan perubahan lebih cenderung pada unsur ketidaksengajaan. Persamaan dari pembaruan dan perubahan adalah sama-sama akan menimbulkan suatu unsur yang berbeda dari sebelumnya.

Selain pengertian inovasi di atas, inovasi juga dapat diartikan sebagai suatu cara penggunaan potensi yang lama di dalam rangka meningkatkan efesiensi suatu usaha. Sebagai contoh jika kekurarang gedung atau guru, pemecahannya tidak selalu dengan cara menambahnya, akan tetapi cara penggunaannya yang diperbaharui. Menurut Ansyar, Nurtain (1991),inovasi adalah gagasan, perbuatan, atau sesuatu yang baru dalam konteks sosial tertentu untuk menjawab masalah yang dihadapi. Dari beberapa pengertian tersebut di atas, maka disimpulkan bahwa inovasi adalah perubahan, namun tidak semua perubaan itu adalah inovasi.

Pembelajaran menurut Kartadinata.S & Permana.J.1997; Raka Joni, 1983; Hasibuan dan Mudjiono,1995, pembelajaran dapat diartikan dari beberapa sudut pandang. Pertama, pembelajaran diartikan sebagai kegiatan menyampaikan pesan berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap dari guru kepada peserta didik. Kedua, pembelajaran dipandang sebagai suatu proses penggunaan seperangkat keterampilan (teaching as a skill) secara terpadu. Ketiga, pembelajaran dipandang sebagai suatu seni, yang mengutamakan penampilan (kinerja) guru secara unik yang berasal dari sifat-sifat khas, dan perasaan serta naluri guru. Keempat, pembelajaran dipandang sebagai penipta suatu system lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses pembelajaran. Dari keempat pengertian di atas maka pembelajaran pada hakikatnya adalah proses penciptaan stimulasi kepada kelopok peserta didik, baik secara individu atau kelompok sehingga terjadi proses belajar dalam diri siswa.

Dengan demikian inovasi pembelajaran dapat kita artikan sebagai suatu wujud pembaruan dan perubahan dalam penciptaan stimulasi kepada peserta didik, baik secara individu atau kelompok sehingga terjadi proses belajar dalam diri peserta didik.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Airin Menjawab Kritik Kinerja [HUT ke-6 Kota …

Gapey Sandy | | 26 November 2014 | 07:09

Situ Bungur dalam “CMORE” (HUT …

Agung Han | | 26 November 2014 | 07:13

Waduh! Denda 5000€ Untuk Rumah Bercat …

Gaganawati | | 26 November 2014 | 19:06

The Hunger Games-Reality Show? …

Iwan Permadi | | 26 November 2014 | 17:39

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24



HIGHLIGHT

Pemuda Sebagai Ide …

Muhammad Handar | 8 jam lalu

Saatnya Import Substitution Strategy untuk …

Ahmad Mikail | 8 jam lalu

Jangan Bakar Jembatan …

Bonekpalsu | 8 jam lalu

Kios Pasar Pon Diperjual Belikan Oknum …

Fajar Agustyono | 9 jam lalu

Kuda-kuda yang Terluka …

Feri Sapran | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: