Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Red Rose

just an ordinary girl interest in sunset...

Menjadi Diri Sendiri Itu Penting!!!

OPINI | 17 October 2010 | 17:24 Dibaca: 116   Komentar: 12   1

Sebegitu banyaknya selebritis ternama yang ada di dunia, baik lokal dan internasional. Ada dari kalangan pemerintahan, kalangan infotainment, jurnalis,, pelawak, ampe selebritis di kompasioner (khusus yang ini silahkan memperkenalkan diri ya…hahaha ). Mereka adalah sumber inspirasi kita.

Menjadi diri sendiri bukanlah harus menjadi orang yang special atau pun berbeda dari yang lainnya. Karena ada beberapa orang yang mengambil langkah ekstrem dengan mengubah penampilan menjadi unik, aneh, pokoke apa aja deh biar bisa di kenal. Alasannya sih biar bisa eksis dengan punya ciri khas yang beda dari orang lain. Padahal terkadang dia lebih nyaman tanpa embel-embel uniknya. Namun ada juga yang tetep nyaman dengan penampilan beda. Itu ga dipaksakan koq.

Memang benar hidup itu adalah pilihan. Pilihan agar kita terus menerus menjadi orang lain, tetap berada pada bayangan orang lain atau kita memilih menjadi diri kita sendiri. Dalam hal ini, saya bukan menutup kemungkinan untuk meniru orang-orang yang telah menginspirasi kita. Justru bila kita belum menemukan gambaran diri kita, merekalah yang paling berjasa membentuk karakter dan mewarnai kita. Tapi apakah kita bisa menjalani kehidupan orang lain dalam kehidupan kita? Yang menurut saya itu tidak akan bertahan lama.

Bisa saja kita seperti kebanyakan orang lain, namun tetap punya khaidah-khaidah yang mencirikan nilai diri kita. Seperti kata pepatah, rambut sama hitam, tapi hati siapa yang tahu. Saya sering mengubahnya dengan istilah Rambut sama hitam tapi ide siapa yang tahu.

Boleh jadi saat ini, kamu bukan tipe orang yang menarik dalam segi penampilan. Tapi kamu mungkin punya potensi yang tersembunyi dalam dirimu untuk di kembangkan, karena masing-masing orang di ciptakan Tuhan punya kelebihan dan kekurangannya. Don’t Give up!! Talenta ada padamu, maka kembangkanlah itu.

So be your self. Jangan memaksakan diri bila kita bukan mereka. Salam kompasiana

Tags: rist

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Merawat Identitas Melalui Karya Seni …

Khus Indra | | 23 September 2014 | 11:34

Menemukan Pembelajaran dari kasus Habibi dan …

Maria Margaretha | | 23 September 2014 | 03:26

Ke Mana dan di Mana Mantan Penghuni …

Opa Jappy | | 23 September 2014 | 08:58

Pak Jokowi, Jangan Ambil Kepala Daerah Kami …

Felix | | 23 September 2014 | 10:00

[Studio Attack] Mau Lihat Geisha Latihan …

Kompas Video | | 23 September 2014 | 11:00


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Anak Saya Soal 4 x 6 dan 6 x 4 …

Jonatan Sara | 3 jam lalu

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 5 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Ramping Itu Artinya Wamen dan Staff Ahli …

Den Bhaghoese | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Pak Menteri, Tolong Hentikan Nyiksa Anak SD …

Prabu Bolodowo | 8 jam lalu

Dari Pelukis Jalanan, Becak Indonesia dan …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Memecah Kontroversi RUU Pilkada …

Daryani El-tersanae... | 8 jam lalu

Kodam Jaya Terlibat Serbuan Teritorial ke …

Simon | 8 jam lalu

“Quantum Leap eSeMKa” …

Tjhen Tha | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: