Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Indah Amalia

seorang guru SD dan penjual jamu. kunjungi indahjpt (dot) blogspot (dot) com

Anak = Unik

OPINI | 19 October 2010 | 07:59    Dibaca: 156   Komentar: 2   0

Anak itu unik. Sebagai pebelajar, mereka mempunyai kekhasan, keunikan, gaya yang berbeda-beda dalam belajar. Anak sebagai individu yang unik dapat dibedakan dari orang dewasa dalam segala aspek, tak hanya aspek fisik, melainkan keseluruhan aspek dalam dirinya. Sehingga anak tidak dapat dikatakan miniatur orang dewasa.

Perbedaan anak dengan orang dewasa dari beberapa segi:

Segi fisik: anak adalah pribadi yang masih berkembang pesat, sedangkan orang dewasa, relatif tak berkembang lagi.

Segi kognitif: pola berpikir anak masih terbatas hal-hal konkret, tak seperti orang dewasa yang mampu berpikir abstrak.

Segi emosional: anak masih berpikir egosentris, orang dewasa lebih mampu berpikir sosial dan empatik.

Sesuai dengan konsep anak sebagai individu, perkembangan merupakan suatu proses yang menyeluruh (holistik). Tidak hanya terjadi pada aspek tertentu saja, perkembangan melibatkan keseluruhan aspek yang terjalin, yaitu proses biologis (perkembangan fisik anak), kognitif (perkembangan cara berfikir, bernalar, berbahasa dll), dan psikososial (aspek perasaan, emosi, dan kepribadian individu).

Sebagai orang yang mendampingi siswa dalam belajar, guru dituntut melakukan berbagai macam kreasi, variasi, dan inovasi dalam pembelajaran. Karena gaya belajar setiap individu adalah berbeda. Pembelajaran yang variatif akan menimbulkan pembelajaran yang asyik (fun), tidak membosankan dan lebih melekat dalam long term memory mereka. Sehingga memungkinkan anak untuk fleksibel dalam belajar dengan gayanya sendiri. Karena belajar adalah memebebaskan pikiran dan imajinasi untuk maju dan berkembang =)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Syifa Annisa, Mahasiswi Penderita Glukoma …

Pepih Nugraha | | 29 May 2015 | 18:48

Noken yang Mendunia …

Ignas Ona | | 29 May 2015 | 14:30

Warga Tanakeke Mencoba Berdaya di Tangan …

Mustam Arif | | 29 May 2015 | 16:01

Padang Mangateh, New Zealand-nya Ranah …

Akbarmuhibar | | 30 May 2015 | 02:17

“Jempolan!” Siswa SMK Yayasan …

Asep Rizal | | 29 May 2015 | 22:25


TRENDING ARTICLES

Gagal Jadi Mualaf …

Yo | 15 jam lalu

Managerial Meeting Berlangsung Alot, Timnas …

Af Yanda | 17 jam lalu

Nasib Pelapor Beras Plastik …

Pical Gadi | 17 jam lalu

Petral Ternyata Tidak Berdosa, Bukan Sarang …

Asaaro Lahagu | 18 jam lalu

Gambar Cibiran terhadap FIFA Meramaikan …

Ardiansyah | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: