Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Indah Amalia

seorang guru SD dan penjual jamu. kunjungi indahjpt (dot) blogspot (dot) com

Anak = Unik

OPINI | 19 October 2010 | 07:59 Dibaca: 123   Komentar: 2   0

Anak itu unik. Sebagai pebelajar, mereka mempunyai kekhasan, keunikan, gaya yang berbeda-beda dalam belajar. Anak sebagai individu yang unik dapat dibedakan dari orang dewasa dalam segala aspek, tak hanya aspek fisik, melainkan keseluruhan aspek dalam dirinya. Sehingga anak tidak dapat dikatakan miniatur orang dewasa.

Perbedaan anak dengan orang dewasa dari beberapa segi:

Segi fisik: anak adalah pribadi yang masih berkembang pesat, sedangkan orang dewasa, relatif tak berkembang lagi.

Segi kognitif: pola berpikir anak masih terbatas hal-hal konkret, tak seperti orang dewasa yang mampu berpikir abstrak.

Segi emosional: anak masih berpikir egosentris, orang dewasa lebih mampu berpikir sosial dan empatik.

Sesuai dengan konsep anak sebagai individu, perkembangan merupakan suatu proses yang menyeluruh (holistik). Tidak hanya terjadi pada aspek tertentu saja, perkembangan melibatkan keseluruhan aspek yang terjalin, yaitu proses biologis (perkembangan fisik anak), kognitif (perkembangan cara berfikir, bernalar, berbahasa dll), dan psikososial (aspek perasaan, emosi, dan kepribadian individu).

Sebagai orang yang mendampingi siswa dalam belajar, guru dituntut melakukan berbagai macam kreasi, variasi, dan inovasi dalam pembelajaran. Karena gaya belajar setiap individu adalah berbeda. Pembelajaran yang variatif akan menimbulkan pembelajaran yang asyik (fun), tidak membosankan dan lebih melekat dalam long term memory mereka. Sehingga memungkinkan anak untuk fleksibel dalam belajar dengan gayanya sendiri. Karena belajar adalah memebebaskan pikiran dan imajinasi untuk maju dan berkembang =)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Merawat Identitas Melalui Karya Seni …

Khus Indra | | 23 September 2014 | 11:34

Menemukan Pembelajaran dari kasus Habibi dan …

Maria Margaretha | | 23 September 2014 | 03:26

Ke Mana dan di Mana Mantan Penghuni …

Opa Jappy | | 23 September 2014 | 08:58

Pak Jokowi, Jangan Ambil Kepala Daerah Kami …

Felix | | 23 September 2014 | 10:00

[Studio Attack] Mau Lihat Geisha Latihan …

Kompas Video | | 23 September 2014 | 11:00


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Anak Saya Soal 4 x 6 dan 6 x 4 …

Jonatan Sara | 3 jam lalu

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 5 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Ramping Itu Artinya Wamen dan Staff Ahli …

Den Bhaghoese | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Pak Menteri, Tolong Hentikan Nyiksa Anak SD …

Prabu Bolodowo | 8 jam lalu

Dari Pelukis Jalanan, Becak Indonesia dan …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Memecah Kontroversi RUU Pilkada …

Daryani El-tersanae... | 8 jam lalu

Kodam Jaya Terlibat Serbuan Teritorial ke …

Simon | 8 jam lalu

“Quantum Leap eSeMKa” …

Tjhen Tha | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: