Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Indah Amalia

seorang guru SD dan penjual jamu. kunjungi indahjpt (dot) blogspot (dot) com

Anak = Unik

OPINI | 19 October 2010 | 07:59 Dibaca: 121   Komentar: 2   0

Anak itu unik. Sebagai pebelajar, mereka mempunyai kekhasan, keunikan, gaya yang berbeda-beda dalam belajar. Anak sebagai individu yang unik dapat dibedakan dari orang dewasa dalam segala aspek, tak hanya aspek fisik, melainkan keseluruhan aspek dalam dirinya. Sehingga anak tidak dapat dikatakan miniatur orang dewasa.

Perbedaan anak dengan orang dewasa dari beberapa segi:

Segi fisik: anak adalah pribadi yang masih berkembang pesat, sedangkan orang dewasa, relatif tak berkembang lagi.

Segi kognitif: pola berpikir anak masih terbatas hal-hal konkret, tak seperti orang dewasa yang mampu berpikir abstrak.

Segi emosional: anak masih berpikir egosentris, orang dewasa lebih mampu berpikir sosial dan empatik.

Sesuai dengan konsep anak sebagai individu, perkembangan merupakan suatu proses yang menyeluruh (holistik). Tidak hanya terjadi pada aspek tertentu saja, perkembangan melibatkan keseluruhan aspek yang terjalin, yaitu proses biologis (perkembangan fisik anak), kognitif (perkembangan cara berfikir, bernalar, berbahasa dll), dan psikososial (aspek perasaan, emosi, dan kepribadian individu).

Sebagai orang yang mendampingi siswa dalam belajar, guru dituntut melakukan berbagai macam kreasi, variasi, dan inovasi dalam pembelajaran. Karena gaya belajar setiap individu adalah berbeda. Pembelajaran yang variatif akan menimbulkan pembelajaran yang asyik (fun), tidak membosankan dan lebih melekat dalam long term memory mereka. Sehingga memungkinkan anak untuk fleksibel dalam belajar dengan gayanya sendiri. Karena belajar adalah memebebaskan pikiran dan imajinasi untuk maju dan berkembang =)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Heritage Kereta Api, Memadukan Bisnis …

Akhmad Sujadi | | 20 August 2014 | 08:31

Kabar Gembira, Kini KPK Ada TVnya! …

Asri Alfa | | 20 August 2014 | 11:16

Kesadaran Berdaulat Berbuah Ketahanan dan …

Kusuma Wicitra | | 20 August 2014 | 12:38

Saonek Mondi Sebuah Sudut Taman Laut Raja …

Dhanang Dhave | | 20 August 2014 | 12:13

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Nikita Willy Memukul KO Julia Perez …

Arief Firhanusa | 6 jam lalu

Kalau Tidak Bisa Legowo, Setidaknya Jangan …

Giri Lumakto | 7 jam lalu

Di Balik Beningnya Kolang-kaling …

Hastira | 8 jam lalu

Menebak Putusan Akhir MK di Judgment Day …

Jusman Dalle | 9 jam lalu

Massa ke MK, Dukungan atau Tekanan Politis? …

Herulono Murtopo | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: