Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Winarsih Pgsd

Mahasiswa UNS PGSD Kampus VI Kebumen

Pembelajaran Berbasis Otak

OPINI | 21 October 2010 | 02:52 Dibaca: 196   Komentar: 0   0

Pembelajaran merupakan bagian yang sangat dominan dalam mewujudkan kualitas proses dan lulusan pendidikan. Pembelajaran sangat tergantung dari kemampuan guru dalam mengemas dan melaksanakan proses pembelajaran. Pembelajaran yang dilaksanakan dengan baik dan tepat akan memberikan kontribusi sangat dominant bagi siswa, sebaliknya pembelajaran yang dilaksanakan degan cara yang tidak baik akan menyebabkan potensi siswa sulit dikembangkan. Oleh karena itu, guru harus tahu dan mengerti mengapa inovasi pembelajaran dilakukan, apa pengertian inovasi inovasi pembelajaran, dan bagaimana konsep belajar dan pembelajaran.

Mengapa inovasi pembelajaran dilakukan???

Setiap otak manusia itu unik. Keunikan itu dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor genetika dan lingkungan. Otak memiliki ukuran dan berat yang bervariasi di antara semua manusia. Otak juga berkembang dengan caranya sendiri. Setiap hari otak mengalami perkembangan. Perkembangan ini dipengaruhi oleh stimulus yang diberikan pada otak. Stimulus dalam bentuk apapun akan diproses oleh otak. Proses ini dilakukan oleh sel-sel otak yang aktif melakaukan komunikasi. Semakin baru dan menantang stimulus yang biberikan maka semakin otok dalam mengaktivasi jalan barunya. Namun, jika stimulus itu dianggap sebagai sesuatu yang tidak berarti bagi otak maka informasi itu akan menjadi prioritas rendah dan akan mudah hilang. Jika otak merasakan sesuatu yang penting maka otak akan menyimpan informasi iti dalam memori jangka panjang (long term memory) dan memori itu semakin berpotensi.

Pada setiap tahap perkembangan, beberapa gen mengalami perkembangan yang dipengaruhi oleh lingkungan. Gen itu tidak membentuk pola pembelajaran, namun merepresentasikan kesempatan yang diperkaya. Seseorang yag dilhirkan dari gen seorang yang jenius tidak menjamin orang itu menjadi jenius. Jika lingkungan sekitara diperkaya maka orang itu akan jenius, tetapi jika lingkungan tidak diperkaya maka akan iti akan menjadi yang biasa saja. Jika seorang anak yang dilahirkan dari gen seorang yang biasa tetapi lingkungan sekitar diperkaya maka anak itu bisa menjadi anak yang jenius.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka pembelajaran ikut serta mempengaruhi perkembangan otak anak. Pembelajaran yang diselaraskan dengan cara otak yang didesain secara alami untuk belajar merupakan salah satu cara agar otak anak dapat berkembang dengan baik. Pembelajaran ini disebut juga Pembelajaran Berbasis Otak. Pembelajaran ini didesain agar otak selalu bisa membuat keputusan secara alamiah. Pembelajaran berbasis otak mempertimbangkan bagaimana anak bisa selalu menggunakan otaknya dalam pembelajaran.

Setiap anak itu unik, baik perkembangan maupun pemikirannya. Anak itu memiliki cara sendiri dalam belajar. Anak itu bukan mesin yang dapat bekerja sesuai dengan program yang disetel. Anak itu memiliki potensi yang sangat besar. Potensi itu harus selalu digali agar tidak mati. Oleh karena itu pembelajaran harus didesain sedemikian rupa sehingga dapat menjangkau seluruh pembelajar.

Apa itu inovasi pembelajaran???

Kata “innovation” diartikan sebagai pembaharuan maupun penemuan. Namun, kata penemuan juga digunakan untuk menterjemahkan kata Invention dan Discovery. Ketiga kata ini sebenarnya memiliki arti yang berbeda. Diskoveri adalah penemuan sesuatu yang sebenarnya benda atau hal yang ditemukan sudah ada, tetapi belum diketahui orang. Invensi adalah penemuan sesuatu yang benar-benar baru yang berupa hasil kreasi manusia. Benda atau hal yang ditmukan benar-benar belum ada sebelumnya. Sedangkan inovasi diartikan sebagai suatu ide, barang, kejadian, metode yang dirasakan atau diamati oleh seseorang atau sekelompok orang dan sesuatu itu merupakan hal yang baru, baik hasil invensi maupun diskoveri.

Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa inovasi pembelajaran adalah suatu hal yang baru dan dengan sengaja diadakan untuk meningkatkan kemampuan demi tercapai suatu tujuan pembelajaran. Inovasi pembelajaran diadakan untuk membantu guru dan siswa dalam menata dan mengorganisasi pembelajaran menuju tercapainya tujuan belajar.

Bagaimana konsep belajar dan pembelajaran???

Belajar merupakan aktivitas yag membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Manusia melakukan aktivitas belajar sepanjang hidupnya. Rangkaian proses belajar dilakukan dengan mengikuti pendidikan formal, informal, maupun nonformal. Proses belajar dilakukan agar mendapatkan perubahan dalam diri pelakunya, baik pengetahuan, sikap, maupun ketrampilan. Perubahan itu sebagai akibat dari proses pengalaman yang alami maupun yang sengaja dirancang. Belajar itu tidak hanya dilakukan oleh pelajar, tapi dilakukan oleh setiap manusia agar dapat memecahkan masalah yang dialaimi dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Ciri-ciri belajar adalah perubahan perilaku yang merupakan hasil interaksi individu dengan lingkungan, serta perilaku tersebut bersifat permanen.

Proses pembelajaran tidak dapat dipisahkan dari proses dan hasil belajar. Pembelajaran mengacu pada segala kegiatan yang dirancang untuk mendukun proses belajar yang ditandai dengan adanya perubahan perilaku individu yang sesuai tujuan pembelajaran. Proses pembelajaran ini harus dengan sengaja diorganisasikan dengan baik agar dapat menumbuhkan proses belajar yang baik dan mencapai hasil belajar yang optimal. Oleh karena itu, jenis-jenis proses belajar dan hasil belajar menjadi pusat perhatian dari metode pembelajaran.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melukis Malam di Bawah Lansekap Cakrawala …

Dhanang Dhave | | 21 October 2014 | 13:50

Kisah Setahun Jadi Kompasianer of the Year …

Yusran Darmawan | | 21 October 2014 | 11:59

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46

Merencanakan Anggaran untuk Pesta Pernikahan …

Cahyadi Takariawan | | 21 October 2014 | 10:02

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 5 jam lalu

Film Lucy Sebaiknya Dilarang! …

Ahmad Imam Satriya | 8 jam lalu

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 9 jam lalu

Tangisan Salim Said & Jokowi’s …

Iwan Permadi | 11 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Saat Angin Kencang, Ini Teknik Menyetir …

Sultan As-sidiq | 7 jam lalu

Golkar Jeli Memilih Komisi di DPR …

Hendra Budiman | 8 jam lalu

Rekor MURI Jokowi …

Agus Oloan | 8 jam lalu

Cerpenku: Perempuan Berkerudung Jingga …

Dewi Sumardi | 8 jam lalu

Kecurangan Pihak Bank dan Airline Dalam …

Octavia Eka | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: