Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Titi Rofiqoh Pambayun

aku adalah aku. seseorang yang banyak kekurangan. namun aku selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk selengkapnya

Kematangan Vs Pengalaman dalam Perkembangan Anak

OPINI | 24 October 2010 | 01:56 Dibaca: 799   Komentar: 1   0

Apakah kematangan dan pengalaman mempengaruhi perkembangan anak?? Jawabannya adalah ” YA “. Disini kita akan membahas, seberapa pentingkah kematangan dan pengalaman dalam perkembangan anak.

Kematangan merupakan faktor - faktor yang berasal dari dalam diri seseorang (faktor bawaan). Misalnya, seseorang bertumbuh pendek dan gemuk, yang merupakan bawaan dari orang tuanya, ketika bermain lompat talli, ia akan merasa minder karena mungkin tidak dapat melompat selincah teman - teman lainnya yang begitu lincah melompat. Hal tersebut dapat kita lihat, memang kematangan berpengaruh dalam perkembangan anak.

Selain itu misalnya seseorang yang mempunyai watak sombong. Dengan watak sombong ini, seseorang tidak akan mendapatkan teman banyak. Dengan demikian, perkembangan orang tersebut akan terhambat. Meskipun ia mencoba untuk merubah watak tersebut, namun tidak akan berubah. Karena watak itu merupakan sifat dasar seseorang. Orang tersebut tidak akan bisa menghilangkan watak watak dirinya sendiri, namun watak itu bisa ditutupi dengan sifat baik yang semakin ditambah.

Selanjutnya yaitu pengalaman. Pengalaman merupakan faktor yang berasal dari luar diri seseorang. Misalnya seseorang yang mempunyai bakat tapi lingkungannya tidak mendukung, bakat tersebut tidak akan berkembang. Sedangkan seseorang yang tidak mempunyai bakat, dengan berlatih terus - menerus dengan bersungguh - sungguh, lama - kelamaan akan tumbuh ketrampilan yang tidak berbeda dengan seseorang yang mempunyai bakat.

Selain itu contoh yang lain misalnya, seseorang mempunyai bakat musik. Namun di lingkungan orang tersebut kebanyakan orang menyukai dengan seni tari. Dengan tidak sengaja, pasti orang yang mempunyai bakat musik tersebut akan terbawa menyukai seni tari. Dan akhirnya, bakat music yang ia miliki tidak akan berkembang.

Nah, itulah tadi sekilas penjelasan pentingnya faktor kematangan dan pengalaman. Tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah dalam pengaruhnya terhadap perkembangan, karena kematangan dan pengalaman sama pentingnya dalam perkembangan anak.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 3 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 4 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 4 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 8 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips COD (Cash on Delivery) an untuk Penjual …

Zanno | 9 jam lalu

DICKY, Si Chef Keren dan Belagu IV: Kenapa …

Daniel Hok Lay | 9 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

Dosen Muda, Mana Semangatmu? …

Budi Arifvianto | 10 jam lalu

Aku Berteduh di Damai Kasih-Mu …

Puri Areta | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: