Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Titis Prihatiningtyas Ii

saya mahasiswa PGSD UNS KAMPUS VI KEBUMEN

PERKEMBANGAN FISIK DAN PERSEPTUAL ANAK SD

OPINI | 25 October 2010 | 04:22 Dibaca: 218   Komentar: 0   0


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;}

PERKEMBANGAN FISIK DAN PERSEPTUAL ANAK SD

Perkembangan fisik dan perceptual anak SD harus dikuasai oleh para calon guru. Mengapa harus di kuasai??? Jawabannya adalah karena jika calon guru lebih mengerti tentang hal ini maka penyelenggaraan pendidikan akan lebih baik , karena ada implikasinya. Pada umumnya umur dari anak sekolah dasar adalah sekitar 6 – 12 tahun. Berikut ini akan dibahas tentang perkembangan fisik dari anak SD.

a. Tinggi dan berat badan

Pertumbuhan fisik Anak SD cenderung lembat dan relative konsisten bila dibandingkan pada usia dini dan masa remaja. Karena adany pertambahan ukuran dalam kerangka tulang belulang, system otot, dan ukuran organ tubuh lainnya, tinggi dan berat badan anak secara bertahap akan bertambah. Kaki anak lazimnya menjadi lebih panjang dan tubuhnya menjadi lebih kurus. Massa dan kekuatan otot anak secara bertahap terus meningkat dan kekuatan fisik anak SD lazimnya meningkat 2x lipat.

b. Proporsi dan bentuk tubuh

Anak SD pada kelas – kelas awal umumnya memiliki proporsi tubuh yang kurang seimbang , tetapi ketika mencapai kelas 5 dan 6 proporsi tubuh anak sudah mendekati keseimbangan. Kekurangseimbanagan tubuh anak dapat dilihat dan diamati pada bagian kepala,badan , dan kaki. Ada beberapa tipe tubuh anak yang di golongkan berdasarkan tipologi Sheldon (Hurlock,1980) yaitu :

1. Endomorph, yaitu tampak dari luar berbentuk gemuk dan berbadan besar, memiliki lemak yang jauh lebih banyak daripada jaringan ototnya.

2. Mesomorph, yaitu tampak kokoh , kuat, dan lebih kekar , tetapi lemaknya jauh lebuh sedikit daripada jaringan ototnya

3. Ectomorph, yaitu tampak jangkung, dada pipih, lemah dan seperti tak berotot, tidak terlihat adanya jaringan yang melebihi jaringan lainnya sehingga tampak kurus.

Kondisi tubuh anak yang berkelainan dapat mempengaruhi kepribadian dari ank tersebut, yang mana anak tersebut akan mengalami penolakan terhadap dirinya sendiri.

c. Otak

Pada usia dini pertumbuhan otak dan kepala sangat cepat bila di bandingkan dengan pertumbuhan bagian tubuh yang lainnya. Pada usia 3 tahun saja, pertumbuhan otak anak sudah mencapai dua pertiga dari ukuran orang dewasa. Dan menjelang umur 5 tahun, di saat tubuh baru mencapai sepertiga dari tubuh orang dewasa, ukuran otak anak sudah mencapai 90% dari ukuran otak orang dewasa. Kematangan otak yang dikombinasi dengan pengalaman berinteraksi dengan lingkungan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kondisi anak. Tanpa di rangsang atau di gunakan otak manusia tidak akan berkembang , padahal pertumbuhan otak itu memiliki keterbatasan waktu , dan masa yang paling baik adalah masa SD.

d. Keterampilan Motorik

Perkembangan motorik anak pada usia SD menjadi lebih halus dan terkoordinasi bila di bandingkan dengan masa bayi. Beberapa perkembangan motorik anak baik kasar maupun halus selama periode ini adalah :

1. Anak usia 5 tahun

ü Mampu melompat dan menari

ü Menggambar orang (kepala,lengan dan badan)

ü Mendengar dan mengulang hal – hal penting

ü Mampu bercerita

ü Mempunyai minat terhadap kata – kata baru beserta artinya

ü Memprotes jika apa yang di inginkannya dilarang

ü Mampu membedakan besar dan kecil

2. Anak Usia 6 tahun

ü Ketangkasan meningkat

ü Melompat tali

ü Bermain sepeda

ü Mengetahui kanan dan kiri

ü Mampu menguraikan objek – objek dengan gambar

3. Anak Usia 7 tahun

ü Mulai membaca dengan lancer

ü Cemas terhadap kegagalan

ü Peningkatan minat pada bidang spiritual

ü Kadang malu atau sedih

4. Anak Usia 8 – 9 tahun

ü Kecepatan dan kehalusan aktifitas motorik meningkat

ü Mampu menggunakan peralatan rumah tangga

ü Ketrampilan lebih individual

ü Ingin terlibat dalam sesuatu

ü Menyukai kelompok dam mode

ü Mencari teman secara aktif

5. Anak usia 10 – 12 tahun

ü Perubahan postur tubuh yang berkaitan dengan masa pubertas

ü Mampu melakukan aktifitas rumah tangga, seperti mencuci, menjemur pakaian sendiri , dll

ü Ada keinginan untuk menyenangkan & membantu orang lain

ü Mulai tertarik dengan lawan jenis

Kemudian selain perkembangan fisik , ada perkembangan perceptual. Perseptual adalah kemampuan memahami dan menginterpretasikan informasi sensori, atau kemampuan intelek untuk mencarikan makna dari data yang diterima oleh berbagai indra. Aktivitas perceptual pada dasarnya merupakan suatu proses pengenalan individu terhadap lingkungannya. Alat indra berfungsi untuk menerima informasi – informasi tentang lingkungan.. Tanpa alat indra , manusia akan terasing dari dunia yang ada disekitarnya.

Aktifitas perceptual yang perlu di pahami ada 3 proses , yaitu

a. Sensasi

Yakni peristiwa penerimaan informasi oleh indra penerima. Berlangsung disaat terjadi kontak antara informasi dengan indra penerima. Sebagai contohnya adalah sensasi pendengaran berlangsung ketika gelombang udara yang bergetar diterima oleh telinga bagian luar dan diteruskan kebagian saraf pendengaran.

b. Persepsi

Yakni interpretasi yang ditangkap oleh indra penerima. Persepsi adalah tindak lanjut dari sensasi , Contohnya yaitu , orang menjadi tahu kalau yang di dengar adalah suara kucing , mobil,music , dsb.

c. Atensi

Yakni mengacu kepada selektifitas persepsi. Dengan atensi, kesadaran seseorang hanya akan tertuju pada onjek yang di tuju dengan mengabaikan objek – objek lain

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Tifatul Sembiring di Balik Hilangnya …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Skenario Menjatuhkan Jokowi, Rekayasa Merah …

Imam Kodri | 10 jam lalu

SBY Hentikan Koalisi Merah Putih …

Zen Muttaqin | 10 jam lalu

Dari Semua Calon Menteri, Cuma Rizal Ramli …

Abdul Muis Syam | 11 jam lalu

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

(H-8) Jelang Piala Asia U-19 : Skuad …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Saat Impian Negara Menjadi Aksi Keluarga …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 9 jam lalu

Misteri Coban Lawe di Lereng Gunung Wilis …

Nanang Diyanto | 9 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: