Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Pengertian Perkembangan dan pertumbuhan serta faktor yang mempengaruhi

OPINI | 16 November 2010 | 08:59 Dibaca: 3791   Komentar: 0   0

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan suatu proses yang selamanya akan selalu dialami oleh manusia. Proses ini dialami dari sejak kecil hingga dewasa, perkembangan sifatnya berkesinambungan  ,apa yang terjadi pada satu tahap mempengaruhi tahap berikutnya. Sikap tidak sehat mengenai diri sendiri atau hubungan dengan orang lain selama tahun - tahun awal jarang hilang secara keseluruhan. Sikap ini direfleksikan dalam penampilan kehidupan individu bahkan pada usia menengah dan tua. Seperti yang ditemukan Erikson, “kepercayaan dasar “  atau “ketidakpercayaan dasar” berkembang selama masa bayi, dan bertahan sepanjang hidup dan mewarnai reaksi seseorang terhadap orang lain dan suasana kehidupannya.

Pertumbuhan merupakan proses perubahan yang berhubungan dengan kehidupan jasmani individu, sedangkan perkembangan yaitu proses perubahan yang berhubungan dengan kejiwaan individu dan biasanya melahirkan tingkah laku yang dapat diamati walaupun tidak dapat diukur seperti  yang  terjadi pada perubahan jasmani. Perkembangan manusia ada dua macam yaitu perkembangan biologis daan perkembangan motorik.  Perkembangan biologis / fisik manusia berkaitan erat dengan terjadinya proses evolusi manusia seperti sikap tubuh, cara bergerak, dan perubahan fungsi bagian tertentu tubuh manusia. Perkembangan fisik, kecerdasan, dan kepribadian awal  memberi petunjuk tentang apa saja yang dapat dikerjakan anak ketika ia dewasa. Petunjuk ini dapat digunakan orang tua dan guru untuk merencanakan pendidikan bagi pekerjaan anak kelak. Sedangkan perkembangan motorik, anak - anak terus melakukan aktivitas fisik yang bersifat informal dalam bentuk permainan. Para ilmuwan menekankan pentingnya bermain bagi penyesuaian pribadi dan sosial anak. Banyak orangtua , dalam upaya mempertahankan keyakinannya bahwa anak harus bahagia dan bebas bila mereka diinginkan dapat tumbuh menjadi orang dewasa yang menyesuaikan diri dengan baik.

Oleh karena itu, berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan akan berlanjut terus hingga manusia mengakhiri hayatnya, sedangkan pertumbuhan hanya terjadi sampai manusia mencapai kematangan fisik. Meskipun demikian, setiap anak dalam berkembang melalui setiap tahapan perkembangan dan setiap anak memiliki perbedaan ada anak yang lebih cepat dalam berkembang ada juga anak yang membutuhkan waktu yang lebih lama.

Dalam perkembangan manusia dari anak - anak menjadi dewasa banyak faktor - faktor yang mempengaruhi yaitu faktor heriditas (keturunan / pembawaan) dan faktor lingkungan. Faktor heriditas merupakan factor yang pertama, karena dalam faktor ini karakteristik  yang diwariskan oleh orang tua pada anak atau segala potensi, baik fisik maupun psikis yang dimiliki anak sejak masa konsepsi sebagai pewarisan dari pihak orang tua melalui gen - gen. Tidak hanya faktor  heriditas namun faktor lingkunganpun sangat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Besar kecilnya pengaruh lingkungan terhadap pertumbuhan dan perkembangannya bergantung pada keadaan lingkungan anak itu sendiri serta jasmani dan rohaninya. Antara heriditas dan lingkungan memiliki hubungan atau interaksi. Setiap faktor heriditas beroperasi dengan cara yang berbeda - beda pula. Kedua factor ini sama - sama menyumbang bagi pertumbuhan dan perkembangan fisiologi dan bahkan tingkah laku individu secara bersama - sama.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: