Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Tentang Belajar Anak. . .

OPINI | 19 November 2010 | 13:41 Dibaca: 60   Komentar: 0   0

Apa itu Belajar ?

Belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia, dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan, daya pikir, dan lain-lain kemampuan.

Adapun Ciri-ciri belajar :

1. Belajar harus memungkinkan terjadinya perubahan perilaku pada diri individu. Perubahan tersebut tidak hanya pada aspek pengethauan atau kognitif saja tetapi juga meliputi aspek sikap dan nilai (afektif) serta keterampilan

2.Adanya perubahan yang merupakan buah dari pengalaman. Perubahan perilaku yang terjadi pada individu karena adanya interaksi antara dirinya dengan lingkungan . interaksi ini dapat berupa interaksi fisik dan psikis

3. Perubahan  perilaku akibat belajar akan bersifat permanen.

Belajar Sebagai Proses Terpadu

Belajar sebagai proses terpadu mengandung arti bahwa belajar tidak hanya mencangkup satu aspek saja akan tetapi meliputi banyak aspek diantaranya, yaitu aspek fisik, sosial, emosinal, intelektual, dan moral. Semua aspek tersebut dapat terlibat secara aktif ketika kegiatan belajar berlangsung. Oleh karenanya akibat dari kegiatan belajar ini tidak hanya terhadap perubahan salah satu aspek saja, melainkan lebih dari itu, dapat berakibat perubahan terhadap dua aspek, tiga aspek, atau seluruh aspek.

Tentang Belajar Anak. . .

Prestasi dalam belajar merupakan dambaan bagi setiap orangtua terhadap anaknya. Prestasi yang baik tentu akan didapat dengan proses belajar yang baik juga. Belajar merupakan proses dari sesuatu yang belum bisa menjadi bisa, dari perilaku lama ke perilaku yang baru, dari pemahaman lama ke pemahaman baru.

Hal yang harus diperhatikan pada belajar anak adalah bagaimana anak dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan rangsangan yang ada, sehingga terdapat reaksi yang muncul dari anak.

Reaksi yang dilakukan merupakan usaha untuk menciptakan kegiatan belajar. Sehingga nantinya akan mendapatkan hasil yang mengakibatkan perubahan pada anak sebagai hal baru serta menambah pengetahuan.

Faktor lingkungan dapat mempengaruhi proses belajar. Suasana yang nyaman dan kondusif mengakibatkan proses belajar akan menjadi lebih baik. Termasuk juga keaktifan proses mental untuk sering dilatih, sehingga nantinya menjadi suatu kegiatan yang terbiasa.

Implikasi Proses Belajar Anak Terhadap Pengembangan KBM

Perbuatan belajar tidak hanya diorientasikan kepada pembentukan dan peningkatan salah saatu aspek tetapi keseluruhan aspek individu. Kebutuhan pengembangan anak tidak hanya pencapaian prestasi akademik saja tetapi aspek sosial dan emosional. Dengan ini mendorong guru untuk menjadikan belajar sebagai proses interaktif. Hal ini dapat dilakukan dengan lingkungan sosial dan fisik secara luas. Pembelajaran tidak dilakukan secara monoton sehingga tidak membosankan, tetapi disajkan secara variatif melalui berbagai aktifitas sperti praktek langsung, observasi, permainan, dan sejenisnya

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: