Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Tri Kuwati

Rumahnya digunung, suka makan bakso and sering banget flu

Hubungan Irama dan Melodi

OPINI | 28 November 2010 | 02:36 Dibaca: 62   Komentar: 0   0

Mungkin kita sering mendengar ungkapan irama musik itu indah sekali yaa? ada juga yang menyatakan bahwa irama musik itu jelek sekali yaa? Nah itulah beberapa pendapat beberapa orang tentang irama.  Namun sebelumnya irama itu sebenarnya apa sich? Irama merupakan suatu gerakan nada yang teratur. Nah dari keteraturan itulah irama itu bisa terdengar indah.

Irama itu memang sangat berkaitan dengan melodi.  Irama merupakan satu kesatuan dengan melodi. dari penyatuan itu akan menghasilkan  musik yang indah . Biasanya musik yang indah itu akn mampu mengungkapkan suatu gagasan atau ide bagi pendengar/penikmatnya. Irama dapat berjalan dengan baik  bila diiringi dengan melodi.

Irama berkaitan erat dengan panjang pendek not dan berat ringannya aksen atau tekanan. Apabila tekanannya ringan biasanya irama lambat, sebaliknya bila tekanannya berat iramanya akan cepat. Irama itu memiliki suatu pola, yang biasa di sebut dengan  pola irama. Pola irama yaitu sekelompok bunyi dengan susunan irama tertentu dalam satu atau beberapa birama yang muncul secara berulang-ulang. Pola irama ada yang rata, tidak rata, pola sincope dan sebagainya.

Kalau tadi kita berbicara tentang irama, coba kita tengok sebentar apa itu melodi  ya?

Melodi merupakan unsur pokok yang senantiasa menjadi pusat perhatian  dan pemerhati penikmat musik. Melodi dapat diartikan  sebagai susunan rangkaian nada atau bunyi  dengan gerakan teratur.  Jadi kalau misalnya bunyi gaduh bukan merupakan suatu melodi karena bunyinya itu tidak teratur. Akan tetapi kalau nada apakah bisa disebut sebagai melodi?  nah, kalau nada itu menurut saya merupakan suatu melodi sebab, nada itu merupakan bunyi yang teratur, baik getaran maupun lama kecepatan  getaranya.  Nada inilah yang yang diperdengarkan dan digemakan untuk menyusun suatulagu atau melodi.

Jadi irama dan melodi  sangatlah berkaitan untuk itu dalam membuat suatu lagu atau musik janagan lupakan kedua unsur ini yaaa!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

BBM Naik Kenapa Takut? …

Mike Reyssent | | 30 August 2014 | 00:43

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | | 30 August 2014 | 04:53

Jokowi-JK Berhentilah Berharap Tambahan …

Win Winarto | | 29 August 2014 | 22:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 9 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 9 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 14 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 16 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

London in a Day on Foot …

Fillia Damai R | 8 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 8 jam lalu

Mengintip Sekelumit Catatan Umar Kayam …

G | 9 jam lalu

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | 10 jam lalu

Tentang Mengusahakan Jodoh …

Adin_noel | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: