Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Khomsin Achmad Ar-rasyd

SAYA ADALAH MAHASISWA PALING BODOH DI KELAS…. SAYA SEDANG MENCARI ISTRI… DAN SAYA WARGA KEBUMEN ASLI selengkapnya

Lagu Anak-anak yang Menyesatkan!

REP | 12 December 2010 | 13:37 Dibaca: 194   Komentar: 18   0

Tanpa kita sadari ada banyak lagu anak-anak yang menurut saya sangat menyesatkan dan sangat mempengaruhi pertumbuhan+perkembangan anak. Sehingga tidak heran bila Bangsa kita menjadi bangsa yang terpuruk tertinggal jauh dari Negara lain.
Adapun lagu-lagu tersebut berdasarkan pengamatan saya adalah sebagai berikut;
1. “balonku ada 5 rupa-rupa warnanya, merah, kuning, kelabu, merah muda dan biru, meletus balon hijau, door”

Perhatikan ! Setelah balon biru, tiba-tiba muncul balon HIJAU, berarti jumlah balon tersebut ada 6 bukan 5.
2. “bangun tidur kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi, habis mandi kutolong ibu membersihkan tempat tidurku”

Ada yang janggal dari lagu ini, perhatikan ” … Habis mandi kutolong ibu membersihkan tempat tidurku” masa, setelah mandi langsung membersihkan tempat tidur dengan telanjang bulat. Seharusnya pakai baju dulu baru membantu ibu. Lagu ini juga mengajarkan anak selalu tergesa-gesa dalam menyelesaikan perkerjaan. Dan yang paling berbahaya, dapat melatih otak anak menjadi tidak terprogram dengan baik.
3. “pok ame-ame belalang kupu-kupu, siang makan nasi kalau malam minum susu”

Hahaha, seharusnya lagu ini di tujukan untuk orang dewasa. Masalahnya, kalau aktifitas minum susu di malam hari adalah pekerjaan rutin lelaki dewasa. Bukan anak-anak !
4. “cangkul-cangkul, cangkul yang dalam. . . . Menanam jagung dikebun kita”

Emang mau bikin sumur???? Kalau hanya mau menanam jagung sih tak perlu dalam-dalam.
5. “nina bobo oh nina bobo, kalau tidak bobo di GIGIT NYAMUK”

Tidak heran bila Indonesia selalu jadi pecundang, ternyata selama berpuluh puluh tahun anak Indonesia telah hidup dalam bayang2 ancaman.
6. “bintang kecil dilangit yang biru. . . “

Setahu saya, kalau bintang keluarnya di malam hari. Pertanyaannya apakah malam hari langit berwarna biru?
7. “ibu kita Kartini . . . Harum namanya”

Lagu ini mengajarkan anak menjadi plin plan. Namanya ibu kartini apa ibu Harum??
8. “naik kereta api, tut tut, siapa hendak turun, kebandung-sura baya. . . Bolehkah naik dengan percuma”

Ini, salah satu penyebab mengapa PJ.KA selalu rugi setiap tahun terutama jalur SURABAYA-BANDUNG.
9. “di pucuk pohon cemara, burung kutilang berbunyi, bersiul-siul sepanjang hari….trilili li li li li. “

Salah satu penyebab kenapa di Indonesia banyak orang yang tidak jujur. Lha, wong sejak kecil sudah di ajari bohong !!! Apa ada burung yang bersiul trilililili, setahu saya tidak ada !
10. “aku seorang kapiten, punya pedang panjang….kalo berjalan prok2″

Lagu ini benar-benar sangat tidak logis. Pada bait pertama menerangkan kapiten dengan pedang panjang, lalu tiba2 di bait ke2 menerangkan bunyi sepatu prok-prok. Kalau memang mau menerangkan kapten dengan pedang panjang seharusnya di bait ke2 tidak menerangkan bunyi sepatu. Begitu pula sebaliknya.
Itulah beberapa lagu anak yang menurut saya kurang baik bila di ajarkan pada anak2. Anehnya, sekarang anak2 lebih suka dengan lagu2 dewasa tanpa mengetahui maksud dari lagu tersebut. Oleh sebab itu,apa bila kita memiliki anak atau adik kita harus jeli memilihkan lagu anak2 agar perkembangan mereka bisa optimal.

SEM0GA BERMANFAAT !

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ada Apa di Papua? …

Petrus Pit Supardi ... | | 20 August 2014 | 06:12

Heritage Kereta Api, Memadukan Bisnis …

Akhmad Sujadi | | 20 August 2014 | 08:31

Berbagi Tanaman, Bisa Dijadikan Budaya …

Majawati Oen | | 20 August 2014 | 09:14

Jangan Kau Kira Menulis Itu Gampang, Kawan …

Pebriano Bagindo | | 20 August 2014 | 08:34

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Di Balik Beningnya Kolang-kaling …

Hastira | 4 jam lalu

Menebak Putusan Akhir MK di Judgment Day …

Jusman Dalle | 5 jam lalu

Massa ke MK, Dukungan atau Tekanan Politis? …

Herulono Murtopo | 6 jam lalu

Sadarkah Anda Telah Mem-bully Anak Anda …

Seneng Utami | 6 jam lalu

Memprediksi Kepemimpinan Berdasarkan …

Rahman T. Hakim | 7 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: