Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Kinanthi Ayuningtyas

Kinanthi ayuningtyas NIM X7210070 UNS GURU IMOET LHOOOO...

Seni Kreativitas dan Estetika

OPINI | 21 December 2010 | 09:48 Dibaca: 155   Komentar: 0   0

SENI KREATIFITAS ESTETIKA

A. SENI

Sering kita mendengar kata seni.Apakah seni itu? adapun pengertian seni adalah proses fundamental kemanusiaan.Setiap masyarakat dari yang paling primitif sampai masyarakat yang paling modern (Lowenfled, 1982:3).Secara umum pengertian yang di kandung dalam kata seni atau kesenian berasal dari art yang mempunyai arti yang luas.diantaranya adalah suatu hasil kegiatan manusia yang indah secara individual atau kelompok,berkualitas tinggi dalam konsep dan perbuatannya menghasilkan sesuatu yang indah, sesuatu yang bernilai estetis, suatu ketrampilan khusus dalam penampilan .Seni adalah keahlian, ketangkasan, kemahiran, sei juga hal yang indah, elok, bagus, benar, penting, bernilai, berharga.

Seni sebagai kesatuan integral terdiri dari 4 komponen esensial yaitu :

(1). Karya seni (wujud, benda, visualisasi)

(2). Kerja cipta seni (proses penciptaan, teknis)

(3). Cipta seni (pandangan, konsep, gagasan, wawasan)

(4). Dasar dan tujuan seni (estetis, logis, etis, manfaat ibadah)

Dalam wikipedia

Seni pada mulanya adalah proses manusia,dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu dewasaini seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dan kreatifitas manusia.

B.KREATIFITAS

Orang kreatif pada hakikatnya unggul dalam pekerjaan, memiliki pendirian ,mampu memberikan ide yang cemerlang dan conseptual.

Kreatifitas secara etimologi berasal dari bahasa latin yakni creare yang berarti mencipta.

Kreatifitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru,serta dapat dirasakan oleh orang lain.

Kreatifitas adalah suatu proses penemuan jati diri,penegasan eksistensi manusia selama manusia itu hidup.

Kreatifitas dalam berbagai aspek sebaiknya harus diberdayakan agar tercipta ide-ide cemerlang,sehingga menghasilkan kreatifitas yang baik dan bernilai tinggi.

C. ESTETIKA

Estetika merupakan salah satu cabang filsafat secara sederhana estetika adalah ilmu yang membahas tentang bagaimana keindahan ia bisa terbentuk.dan bagaimana sesorang bisa merasakannya. Estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa.

Estetika berkenaan pada satu apresiasi bentuk keindahan dan perasaan haru atau kekaguman.(Mayesky 1990).

Estetika umumnya dikaitkan dengan pengetahuan keindahan, sedang batasan singkat adalah filsafat dan pengkajian ilmiah dari komponen estetika dan pengalaman manusia.Pengalaman estetika menekankan pada melakukan hal-hal untuk sesuatu yang orisinil, artinya keindahan akan menjadi sempurna jika keindahan

Dari uraian diatas mengenai Seni, kreativitas dan Estetika sebenarnya ada hal positif yang untuk di kembangkan terutama jika di bidang pendidikan, namun sebelumnya perlu kita ingat tentang pengartian Seni, kreatifitas dan Estetika tersebut

  1. Seni adalah suatu hal yang dikembangkan untuk dinikmati keindahannya sehingga dapat membberikan kesegaran dan keindahan.
  2. Kreatifitas yaitu tindakan membuat sesuatu yang baru.
  3. Estetika yaitu membahas keindahan itu bisa terbentuk dan bagaimana orang dapat merasakanya sebagai penilaian sentimen dan rasa.

D.PERAN SENI DALAM PENDIDIKAN

Dari semua yang telah di uraikan diatas menurut saya seni hendaknya dapat menciptakan suasana gembira atau memberikan kepuasan batin. Sehingga kejenuhan dan kepenatan terusir. Dalam pendidikan seni dimaksudkan agar anak bisa berkreasi dalam seni yang mempunyai ide, gagasan yang kreatif sehingga menghasilkan suatu ujud visual yang menimbulakan keindahan(estetika) dan menimbulkan perasaan senang dan puas.

Kinanthi Ayuningtyas

VB/ X7210070

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 6 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 8 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar dari Sebatang Pensil …

Abukhalid Andayonk | 8 jam lalu

Separo Hatimu Milikku …

Wahyu Saptorini Ber... | 8 jam lalu

Ketika Daycare Menjadi Sebuah Pilihan …

Ulihape | 8 jam lalu

Academy Award dan Pelantikan Anggota DPR …

Rafa Mufida | 8 jam lalu

Strees, Menyebabkan Atau Disebabkan? …

Ahmad Fiqhi Fadli | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: