Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Apriliani Wardani

Dimana dunia memberikan kesulitan disitu kita belajar

Irama & Melodi

OPINI | 23 December 2010 | 09:59 Dibaca: 1137   Komentar: 3   0

* Irama

Irama adalah urutan rangkaian gerak yang menjadi unsur dasar musik dan tari

( Jamalus, 1989). Irama dalam music terbentuk dari sekelompok bunyi dan diam dengan bermacam-macam lama waktu atau panjang pendeknya,membentuk pola irama,bergerak menurut pulsa dalam ayunan birama ( Jamalus,1989).

Irama dapat pula diartikan gerak yang teratur ( M.Soeharto,1986), dimana selalu mengikuti jalan melodi. Akan tetapi irama akan tetap berjalan walaupun melodi

berhenti ,sampai lagu itu berhenti. Karena irama merupakan gerak musik yang berjalan teratur,irama tidak tampak dalam penulisan lagu,tetapi dapat dirasakan sesudah lagu itu dialunkan.Irama berhubungan erat dengan panjang pendek not dan berat ringannya aksen pada not.

Bahasa irama meliputi :

1. Pulsa

Notasi irama, satuan pulsa, metronome maezel.

2. Birama

Birama sederhana ,birama susun,birama campuran.

3. Notasi Birama

Tanda birama,ruas birama,garis birama,garis penutup.

4. Pola irama

Rata, tak rata,sinkop,ostinano,suku bangsa,poliritmik, polimerik.

5. Membirama

Pola gerak, tangan

Demi tercapainya harmoni lagu notasi harus berharga sesuai tuntutan harmonisasi lagu. Not tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Duol

Duol berbentuk garis lengkung dan angka 2 di atas atau dibawah dua nada untuk mengubah nada dibawahnya menjadi satu setengah kali nilai ketukannya dari dua nada tersebut.

2. Triool dan triool ganda ( sextool )

Triool berbentuk garis lengkung dan angka 3 di atas atau di bawah tiga buah not yang berfungsi mengubah not tersebut menjadi dua pertiga dari nilai ketiga not tersebut.

3. Kwartool

Berbentuk garis lengkung dan angka 4 pada empat buah not yang mengubah keempat not dibawah atau diatsnya menjadi tinggal bernilai ¾ dari nilai not sebelumnya.

4. Kwintool

Berbentuk garis lengkung dan angka 5 diatas atau di bawah lima not yang berfungsi mengubah nilai not tersebut menjadi bernilai 4/5 dari nilai keseluruhan sebelumnya Pat not di bawah atau di atasnya menjadi tinggal bernilai ¾ dari not sebelumnya.

5. Legato dan legatura

Yaitu menghubungkan dua buah not atau lebih, memperpanjang nilai not yang pertama menjadi sejumlah not yang dihubungkan.

Pulsa adalah rangkaian denyutan yang dating secara berulang dan teratur yang dapat dirasakan dan dihayati dalam music.pulsa dapat pula terdengar ( berat ) atau kelihatan. Kemampuan merasakan pulsa digunakan sebagai dasar untuk dapat memahami dan merasakan bagian-bagian irama. Kecepatan jarak waktu bergeraknya pulsa ditentukan oleh satuan-satuan pulsa dan tempo yang digunakan . Latihan membaca pulsa dapat dilakukan dengan memberi tekanan yang berbeda pada pulsa-pulsa tertentu. Latihan dapat pula disatukan dengan latihan baris berbaris sambil bernyanyi dengan tempo tertentu.yang terpenting adalah keajegan gerak.

Tempo adalah pernyataan cepat lambatnya lagu, instrumen atau vocal ( Atan Hamdjo, 1986). Tempo juga dapat dikatakan kecepatan gerak pulsa dalam lagu, seperti ayunan bandulan yang panjang dalam jam dinding. Kecepatan ini dinyatakan komponis dengan menggunakan tanda-tanda tempo atau dengan menggunakan alat yang diciptakan Johan Maesel yang dinamakan Metronome maelzel, disingkat M.M Metronom Maelzel adalah alat pengukur tempo suatu lagu yang berbentuk piramida dengan petunjuk jarum yang dapat bergerak bolak-balik di muka sebuah skala. Metronom ditemukan oleh orang Belanda yang bernama De Wickel ( 1815).

Dalam bentuk yang sederhana sekali dan disempurnakan oleh Johan Nepomuk Maelzel ( Swiss 1770-1838).

Beberapa tanda tempo untuk menyatakan cepat lambatnya lagu antara lain :

a. Tempo pernyataan lagu lambat

(1) Larggissimo,lentissimo : sangat lambat.

(2) Adagit , lento, largo : lambat.

(3) Largietto, adagietto : kurang lambat.

b. Tempo sedang

(1) Adantino : sedang lambat

(2) Moderato : sedang

(3) Anandante : sedang

c. Tempo cepat

(1.) Allegro : kurang cepat

(2.) Presto : cepat

(3.) Allegro vivace : cepat sekali

d. Perubahan

(1.) Accelerando atau accel : makin cepat

(2.) Rillentando atau cell : bertambah lambat

(3.) Ritardando atau rit : berkurang cepatnya

(4.) Tempo : kembali ke tanda tempo asal

(5.) Fermata : diperpanjang.

Birama atau metrum ialah ketukan –ketukan / ayunan yang dating berulang-ulang dengan teratur dalam waktu yang sama.Penulisan birama perulangan yang satu dengan yang berikutnya dibatasi oleh garis tegak lurus yang disebut satu birama.

Birama dapat dibedakan menjadi :

· Birama Bainar ( genap)

Yaitu birama bertekanan kelipatan dua.

a. Tunggal : 2/1, 2/2 , 2/4 , 2/8 , 2/16.

b. Majemuk : 4/1, 4/2 , 4/4 ,4/8.

· Biram Ternair ( ganjil )

a. Tunggal ( bersahaja ) : 3/1, 3/2 , ¾ , 3/8, 3/16.

b. Majemuk (campuran ) : 6/2 , 6/4 , 6/8 , 6/16 .

· Biram Menyimpang dari binair dan tenair

Misalnya : 5/4 = ( ¾ + 2/4 ) atau 2/4 + ¾

7/4 = ( ¾ + 4/4 ) atau 4/4 + ¾

· Birama Gantung

Apabila suatu lagu pada birama pertama terdapat kekurangan nilai ketukannya maka jumlah tersebut dilengkapi pada birama penutup.

Notasi birama terdiri dari :

· Tanda Birama

Yaitu : Tanda yang menunjukkan birama man ayang digunakan pada sebuah lagu. Tanda ini berupa angka pecahan , angka pembilang menunjukkan jumlah ketuk pada setiap satu birama ( hitungan birama),penyebut menunjukkan nilai setiap ketuk.

· Ruas Birama

Yaitu : tempat untuk menuliskan not dalam satu ayunan birama.

· Garis Birama

Yaitu : garis-garis dalam notasi music yang membatasi ruas birama.

· Garis Penutup

ialah : Garis pertama tipis kedua tebal yang tedapat pada sebuah lagu.

Pola irama ialah sekelompok bunyi dengan susunan irama tertentu dalam satu atau beberapa birama yang muncul secara berulang-ulang dan teratur dalam sebuah lagu. Beberapa jenis pola birama :

(1.) Pola Irama Rata

Merupakan pola irama dengan pembagian yang rata ( sama atau pulsa)

(2.) Pola Irama Tak Rata

Merupakan pola irama yang pembagian antara pola dengan pulsa tidak sama.

(3.) Pola Sincope

Terjadi apabila aksen kuat dipindahkan dari pulsa yang seharusnya mendapat tekanan ke pulsa yang seharusnya tidak mendapat tekanan.

(4.) Pola Suku Bangsa

Merupakan cirri khas yang dikaitkan dengan irama music yang digunakan oleh suatu suku,daerah atau bangsa. Misalnya : iram melayu, india, latin, arab, tango.

(5.) Ostinato

Pola irama yang dinyanyikan berulang-ulang , jika diulang lebih dari satu macam disebut ostinani.

(6.) Poliritmik

Penggunaan bermacam pola irama secara serentak.

(7.) Polimerit

Penggunaan pola irama yang berbeda antara satu instrument dengan instrument lainnya.

Membirama adalah Teknik dan seni mempimpin/memberi aba-aba permainan music, bersama. Membirama merupakan keterampilan – keterampilan yang berujud pola-pola isyarat dengan menggunakan gerakan tangan dalam memimpin sajian music secara bersama-sama misalnya: paduan suara atau sajian instrument, gerakan membirama berupa gerak ke atas,ke bawah dan ke samping ( Vertical Horizontal)

* Melodi

Melodi adalah paduan susunan deret suara yang teratur dan berirama dalam tiap-tiap birama (Atan Hamdjo, 1989).

Melodi adalah susunan rangkaian nada ( bunyi dengan getaran teratur) yang terdengar berurutan serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan.Penggarapan melodi yaitu : perangkaian bunyi nada menjadi suatu rangkaian yang mewakili ide musik,selanjutnya akan menjadi sajian yang mantap dan teratur jika di lengkapi unsur irama. Pendapat lain mengatakan melodi adalah susunan rangkaian nada ( bunyi dengan getaran teratur) yang terdengar berurutan dan berirama,serta mengungkapkan suatu gagasan ( Jamalus 1988 ).

Bunyi ditimbulkan oleh suatu benda yang bergetar, kemudian melalui udara bunyi tersebut sampai ke telinga manusia.

Bunyi merupakan peristiwa getaran, peristiwa getaran dapat cepat dapat pula lambat.Bunyi dibedakan menjadi 2 yaitu

1. Gaduh

Adalah bunyi yang tidak teratur getaranya,yaitu bunyi yang selalu berubah baik lama maupun kecepatan getaran.

2. Nada /laras/not

Adalah bunyi teratur getaran,baik lama maupun kecepatannya.

Tinggi nada dapat diukur dengan garpu tala ( steamvork) dan stemfluit (pite pipe). Perbandingan –perbandingan yang tetap dinamakan interval ( jarak dari satu nada ke nada lain lebih tinggi atau lebih rendah).

Perbandingan frekuensi suara dari satu suara ke suara berikutnya , yaitu:

c-d-e-f-g-a-b-c

do-re-mi-fa-so-la-si-do

24 : 27 : 30 : 32 : 36 : 40 : 45 : 48

Notasi melodi dapat diajarkan dengan :

1. Notasi huruf John Curwen

Contoh notasi sebagai berikut { I : d : m I r : r I d : - II. Notasi tersebut kita hitung satu ketuk atau seperempat sesuai dengan notasi irama.Not rendah,sedang dan tinggi diberi tanda : d,r,m,f,s,I,t,d,r,m,f,s,I,t,d,r,m,f,s,I,t.

2. Notasi huruf / musik merupakan notasi yang ditulis dengan huruf terdiri dari tujuh huruf dengan urutan c d e f g a b ditambah o ( nol) untuk tanda diam. Urutan c sampai b dinamakan tangga nada yang terdiri dari tujuh nada ang disebut Oktaf.

3. Notasi angka/ cheve merupakan metode pertolongan untuk mempermudah mempelajari notasi musik.

4. Notasi music terdiri dari notasi interval dan jarak nada. Notasi music diletakkan pada garis dan spasi yang disebut dengan garis balok not ( not balok atau paranada).

Tangga nada adalah susunan ( deretan ) nada-nada yang memiliki jarak-jatak tertentu di antara satu nada dengan nada lain.Secara teori tangga nada disusun atas 7 nada tetapi dalam praktiknya tangga nada disusun dari 8 nada, yaitu 7 nada ditambah 1 nada asal ( oktaf berikutnya ). Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang mempunyai jarak satu dan satu setengah. Tangga nada diatonis di bedakan menjadi :

· Tangga nada mayor

· Tangga nada minor

· Tangga nada kromatis

· Tangga nada Debussy

· Tangga nada pentatonis

· Tangga nada pelog

· Tangga nada slendro

Kunci pada garis paranada berfungsi untuk menunjukan tempat not pada tiap garis dan spasi yang dipakai suatu tanda,tanda tersebut dinamakan tanda kunci.

Fungsi tanda kunci dalam not balok adalah untuk menentukan letak salah satu nada, sehingga dengan diketahuinya salah satu nada, maka nada lainnya dengan mudah ditemukan dengan menghitung urutan nada c – d – d-e – f- g-a-b-c.

Dalam kunci teori music, dipakai tigamacam tanda kunci yaitu:

1. Kunci G atau kunci biola

2. Kunci F atau kunci bas

3. Kunci C atau kunci alto

Tanda kromatik ( kroma = warna ) adalah tanda yang dipakai untuk mengubah suatu nada lebih tinggi ½ nada, lebih rendah ½, atau mengembalikan nada ke nada asal.sebagaimana diuraikan diatas, tangga nada mayor : c-d-e-f-g-a-b-c memiliki interval 1-1-1/2-1-1-1/2. Teknik menyisipi, menikkan atau menurunkan ½ nada disebut teknik kromatik yaitu menaikkan , menurunkan, atau mengembalikan ke nada asal.

Kres adalah tanda kromatik yang digunakan untuk menaikkan ½ nada lebih tinggi dari nada asal. Tanda mol adalah tanda kromatik yang dipakai untuk menurunkan ( merendahkan ) ½ . Interval adalah jarak antar suatu ke nada lain., ke atas ( naik), ke bawah ( turun ) menurut tingkat derajatnya.

Ciri-ciri bunyi interval nada tertentu antara lain :

a. Prim : hanya terdengar satu nada ( konsonan, sempurna ).

b. Sekond : besar dan kecil selalu.

c. Terts : besar maupun kecil selalu baik ( konsonan sempurna).

d. Kwart : yang berlebih masih terdengar baik, murni selalu baik dan berkurang seperti tert besar

e. Kwint : murni erdengar baik, berlebih bagus , kurang disonan.

f. Sekst : pada paduan suara sekst sering digunakan.

g. Septim : baik besar maupun kecil terdengar kurang baik ( disonan ). Dalam akor lengkap, septim menjelang penutup lagu disebut dominan lagu.

h. Oktaf

* Antara Irama dan Melodi

Irama adalah jenis tempo musik yang berada di dalam lagu. Fungsi dari irama itu membuat karakter lagu menjadi cepat atau lambat. Kecepatan ini disebut tempo.

Melodi adalah susunan nada yang terdengar berurutan serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan.Dalam melodi terdapat bunyi dan getaran.Jika suatu sumber bunyi bergetar dengan cepat, maka bunyi yang dihasilkan tinggi, jika sumber bunyi itu lambat , maka bunyi kedengaran rendah..Dua unsure tersebut yang menjadi pendukung sebuah lagu itu enak atau tidak untuk di dengar.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Airin Menjawab Kritik Kinerja [HUT ke-6 Kota …

Gapey Sandy | | 26 November 2014 | 07:09

Rembug Provinsi, Ajang Dialog Menata Jakarta …

Nur Terbit | | 26 November 2014 | 15:41

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Minta Maaf Saja Tidak Cukup, PSSI! …

Achmad Suwefi | | 26 November 2014 | 11:53

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Menpora Terkait Gagalnya Timnas …

Djarwopapua | 7 jam lalu

Teror Putih Pemecah Partai Politik …

Andi Taufan Tiro | 8 jam lalu

Pak JK Kerja Saja, Jangan Ikutan Main di …

Hanny Setiawan | 9 jam lalu

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 14 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Car Free Day Bintaro: Cara Tangerang Selatan …

Kevinalegion | 8 jam lalu

Swiss, Aku Datang! …

Imam Hariyanto | 8 jam lalu

PSSI dan “Anjing Jalanan” …

Rizal Marajo | 9 jam lalu

Salah Satu Pahlawan Penyelamat Generasi …

Megantari Putri Gun... | 9 jam lalu

Berawal dar Tantangan Petani …

Anugrah Fitradi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: