Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Mahmudahtul Amani

cerewet,rebyeg,bingungen,selera humor tinggi

Perkembangan Kesadaran Identitas Perkembangan Jenis Kelamin pada Anak

OPINI | 02 January 2011 | 00:48 Dibaca: 785   Komentar: 0   0

Kesadaran identitas jenis kelamin (gender identiy) adalah kesadaran anak tentang konsep peran pria dan wanita dalam kehidupan. Perkembangan peran jenis kelamin pada anak dipengaruhi oleh sejumlah faktor, diantaranya: pertama; faktor biologis. Perbedaan anatomis dan hormon antara pria dan wanita menyebabkan perbedaan psikologis diantara mereka. Kedua; faktor sosial. Anak mempelajari peran jenis kelamin melalui peniruan dan observasi terhadap perilaku orang lain. Ketiga; media massa. Pesan yang disampaikan oleh media massa memiliki pengaruh terhadap perkembangan peran seks. Keempat; pengruh perkembangan kognitif. Seiring dengan perkembangan kognitifnya, anak terus didorong untuk tetap konsisten berperilaku sesuai dengan peran jenis kelamin yang ada di benaknya. . Menurut Piaget pada usia 6-7 tahun peran jenis kelamin anak sudah konstan dan didorong untuk kompeten dan mencari aktivitas yang sesuai dengan peran jenis kelaminnya.

Menurut Hyde (1985), perbedaan antara pria dan wanita terlalu dilebih-lebihkan. Seolah-olah pria dan wanita adalah langit dan bumi. Padahal diantara mereka terdapat kecenderungan. Dalam aspek kognitif dan prestasi misalnya. Ada kecenderungan (meski belum meyakinkan) bahwa kemampuan verbal wanita lebih tinggi dari pria. Dalam segi sosial dan kepribadian, pria cenderung lebih agresif dan aktif, sedangkan wanita kebih mampu membaca emosi orang lain, toleran, dan lebih peduli. Dalam menyelesaikan masalah atau konflik, pria cenderung menggunakan kekuatan fisik, sedangkan wanita lebih menggunakan perasaan dan pendekatan persuasif.

Anggapan yang sering dilontarkan mastarakat adalah bahwa anak laki-laki harus tumbuh menjadi maskulin dan anak perempuan menjadi feminin. Dalam perkembangan selanjutnya, lahirlah konsep androgini sebagai alternatof dari konsep maskulin dan feminin. Androgini adalah suatu type kepribadian yang terdiri dari karakteristik-karakteristik yang diinginkan dari type kepribadian maskulin dan feminin. Orang yang androgini digambarkan lebih fleksibel dan bermental kuat.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 7 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 13 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 14 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 15 jam lalu

Ini Pilihan Jokowi tentang Harga BBM …

Be. Setiawan | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 8 jam lalu

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 8 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 9 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Marah, Makian, Latah. Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: