Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Robbi Cahya Kusuma

jangan menyerah!!!!!

Irama dan Melodi dalam Seni Musik

OPINI | 03 January 2011 | 07:10 Dibaca: 3067   Komentar: 0   0

Dalam kehidupan, kita telah mengenal dunia musik, karena music hidup kita akan terasa lebih indah dan berwarna. Nah, apa kalian tahu bagaimana musik itu bisa berdiri atau ada? Didalam musik kita mengenal yang namanya irama dan melodi yang merupakan kumpulan dan tatanan didalam musik. Disni kita akan membahas apa itu irama dan melodi.

Irama itu tak pernah dapat dilepaskan dari dalam diri musik. Oleh karena itu irama menjadi unsur dasar dalam sebuah musik, yang merupakan unsur  yang penting dalam suatu lagu. Irama itu sendiri mempunyai arti sebuah gerak musik yang berjalan teratur yang tidak tampak dalam lagu tetapi dapat dirasakan setelah lagu itu dialunkan. Irama juga mempunyai istilah lain yaitu ritme. Irama atau ritme adalah pengaturan bunyi dalam waktu.  Ritme itu sendiri merupakan suatu bagian dari melodi atau lagu. Didalam suatu irama terdapat notasi irama berbentuk not dan tanda diam, tempo yang merupakan pernyataan cepat lambat dalam lagu atau kecepatan gerak pulsa, pulsa yang merupakan rangkaian denyutan yang datangnya berulang-ulang, birama yangmerupakan  ketukan-ketukan yang datang berulang-ulang dengan teratur, serta tak pola irama yang didefinisikan sebagai sekelompok bunyi dengan susunan irama tertentu dalam satu atau beberapa birama.

Selain irama kita juga mengenal melodi dalam sebuah musik. Lalu apa sebenarnya melodi dalam sebuah lagu itu? Melodi dalam sebuah lagu selalu menjadi hal yang diperhatikan, karena orang yang bernyanyi atau bersenandung senantiasa menghasilkan melodi. Melodi mempunyai arti susunan rangkaian nada (bunyi dengan getaran teratur) yang terdengar berurutan serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan. Adapula yang mengartikan melodi sebagai rangkaian nada secara tunggal yang terdengar satu-satu. Dari pengertian tersebut dapat diketahui bahwa melodi terdiri dari nada-nada yang terangkai secara teratur. Nada-nada tersebut terangkai secara teratur dengan tinggi nada tertentu dalam sebuah sistem nada yang membentuk tangga nada tertantu. Selain itu kita juga dapat mengartikan melodi sebagai rangkaian tiga nada atau lebih dalam musik yang terdengar berurutan secara logis serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan. Melodi merupakan unsur kedua setelah irama. Namun melodi menjadi yang pertama jika dalam menyajikan musik berawal dari senandung. Irama dan melodi dalam sebuah lagu keduanya saling berpadu membentuk lagu. Keduanya merupakan unsur pokok atau yang dasar.

Melodi dan irama berpadu dan saling melengakapi. Namun dalam pemaduannya dalam musik dapat dibolak- balik dapat irama dahulu baru melodi atau dapat melodi dulu baru irama. Seperti irama, melodi juga mempunyai unsur yang membangun yaitu bunyi, notasi melodi, tangga nada, serta interval. Akan tetapi ada juga yang mengkombinasikan seluruh unsur musik secara bersama. Hal tersebut tergantung tingkat pengetahuan, apresiasi, keterampilan dan kreativitas.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hari Pusaka Dunia, Menghargai Warisan …

Puri Areta | | 19 April 2014 | 13:14

Pengakuan Mantan Murid JIS: Beberapa Guru …

Ilyani Sudardjat | | 19 April 2014 | 20:37

Kompas adalah Penunjuk Arah, Bukan Komando …

Dita Widodo | | 19 April 2014 | 21:41

Sepotong Senja di Masjid Suleeyman yang …

Rumahkayu | | 19 April 2014 | 10:05

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: