Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Kusmirahayu Ira

keep spirit !!! :D

Ternyata Lingkungan Mempengaruhi Perkembangan Anak

OPINI | 04 January 2011 | 04:58 Dibaca: 912   Komentar: 0   0

Lingkungan
merupakan faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan anak. Terutama yaitu
lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.

Lingkungan
keluarga merupakan aspek yang pertama dan utama dalam mempengaruhi perkembangan
anak. Anak lebih banyak menghabiskan waktunya di lingkungan keluarga, sehingga
keluarga mempunyai peran yang banyak dalam membentuk perilaku dan kepribadian
anak serta memberi contoh nyata kepada anak. Cara orang tua dalam mendidik anak
juga mempengaruhi perkembangan perilaku dan kepribadian anak. Dalam hal ini keluarga berperan untuk memberikan
dukungan baik dalam hal penyediaan fasilitas maupun penciptaan suasana belajar
yang kondusif. Dalam hal pembentukan perilaku, sikap dan kebiasaan, penanaman
nilai, dan perilaku-perilaku sejenisnya, lingkungan keluarga member pengaruh
yang sangat dominan. Keluarga dapat berfungsi sebagai lingkungan kehidupan
nyata untuk mempraktekan aspek-aspek perilaku tersebut.

Adapun
hal-hal yang harus dilakukan orang tua dalam mendidik anaknya antara lain
yaitu:

1.      Pengarahan

Pengarahan berupa tuntutan tentang
pemahaman mana yang benar, mana yang salah, mana yang boleh dilakukan, dan mana
yang tidak boleh dilakukan.

2.      Contoh
Langsung

Baik disengaja atau tidak, orang tua
dengan sendirinya akan menjadi control bagi anaknya. Cara dan gaya orangtua
berperilaku akan menjadi sumber objek imitasi bagi anak.

3.    Sikap
yang Konsisten

Sikap yang konsisten berarti sikap dan
pandangan yang tetap dalam menilai suatu perbuatan, termasuk pada anak sendiri.

4.      Memberi
ganjaran dan hukuman.

Anak akan mendapat pujian ketika ia
memperoleh suatu prestasi yang membanggakan, atau sesuatu hal yang membuat
dirinya dan orang lain merasa senang. Selain itu anak juga akan mendapat
teguran atau hukuman apabila anak melakukan hal-hal yang dianggap salah atau
kurang baik.

Selain
faktor keluarga di atas, Sekolah
juga memiliki peranan penting dalam proses perkembangan anak. Dalam hal ini
sekolah memberikan fasilitas terhadap perkembangan anak karena salah satu
fungsi sekolah adalah sebagai tempat belajar dan bersosialisasi dengan
sebayanya.

Perkembangan kognisi anak yang
bersekolah dengan yang tidak bersekolah tentu saja jauh berbeda. Interaksi
pendidikan di sekolah tidak hanya berkenaan dengan perkembangan aspek kognisi
anak melainkan berkenaan juga dengan perkembangan aspek-aspek pribadi anak yang
lain. Secara lebih jelas bahwa sekolah berfungsi sebagai fasilitator proses
perkembangan anak secara menyeluruh sehingga dapat berkembang secara optimal
sesuai harapan-harapan dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Selain itu Sekolah
mempunyai peranan dalam mengembangkan potensi pengetahuan dan keterampilan yang
dimiliki anak, menciptakan budi pekerti yang luhur, membangun solidaritas
terhadap sesama yang tinggi, serta mengembangkan keimanan dan ketakwaan anak
agar menjadi manusia yang beragama dan beramal kebajikan.

Lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap
perkembangan anak karena disanalah tempat mereka bergaul, melihat orang-orang
berperilaku, menyaksikan berbagai peristiwa, dan juga tempat mereka untuk
menemukan sejumlah aturan dan tuntunan yang seyogyanya dipenuhi oleh yang
bersangkutan. Lingkungan masyarakat itu bisa mendukung apa yang dikembangkan di
rumah dan di sekolah, tetapi bisa pula sebaliknya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Learning by Doing, Efektifitas Mendidik ala …

Muhammad | | 16 September 2014 | 10:24

Autoethnografi: Dari Pengalaman ke Teks …

Sehat Ihsan Shadiqi... | | 16 September 2014 | 11:06

Asuransi Kesehatan Komersial Berbeda dengan …

Ariyani Na | | 15 September 2014 | 22:51

Awas Pake Sepatu/Tas Import kena …

Ifani | | 16 September 2014 | 06:55

Nangkring Bareng Paula Meliana: Beauty Class …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 10:14


TRENDING ARTICLES

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 4 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 4 jam lalu

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 4 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 6 jam lalu

RUU Pilkada: Jebakan Betmen SBY buat Jokowi, …

Giri Lumakto | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 7 jam lalu

Ijasah Bon A dan B Suatu Kenyataan di Era …

Abebah Adi | 7 jam lalu

Hati-Hati, Ini 3 Modus Penipuan Gaya Baru …

Dian Halle Wallahe | 7 jam lalu

Peduli Pelanggan? Mutlak Penting Bagi Pelaku …

Uli Arta Simanjunta... | 7 jam lalu

Lamaran Pekerjaan Ditolak? Apa yang Salah? …

Marlistya Citraning... | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: