Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Keunggulan dan Keterbatasan Penulisan Soal Pilihan Ganda

OPINI | 06 January 2011 | 10:17 Dibaca: 548   Komentar: 2   0

Tulisan ini dibuat untuk memperkaya khasanah kita selaku pemelajar dan yang pasti tengah belajar sampai akhir hayat kita. Juga sebagai bahan referensi atas hal-hal yang berkenaan dengan ujian nasional baru-baru ini.

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL, BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT PENILAIAN PENDIDIKAN telah membuat rancangan sedemikian rupa akan KAIDAH PENULISAN SOAL PILIHAN GANDA dan acuan wajib agar tidak melenceng bagi pihak-pihak yang ditunjuk membuat soal.

Apa keunggulan soal pilihan ganda?

  1. Mengukur berbagai jenjang kognitif.
  2. Penskorannya mudah, cepat, objektif, dan dapat mencakup ruang lingkup bahan/ materi/ pemelajaran yang luas.
  3. Bentuk ini sangat tepat untuk ujian yang pesertanya sangat banyak atau yang sifatnya massal.

Inilah alasan dibuatnya soal pilihan ganda.

Namun disisi lain ada juga keterbatasannya, antara lain:

  1. Memerlukan waktu yang relatif lama untuk menulis soalnya.
  2. Sulit membuat pengecoh yang homogen dan berfungsi.
  3. Terdapat peluang untuk menebak kunci jawaban.

Tetap saja apapun bentuk soal yang akan diujikan kepada peserta didik, jika semua perangkatnya tidak siap, apakah pihak sekolah didalamnya kepala sekolah, guru dan lingkungannya, pun siswa selaku peserta didik dan orang tua siswa, semuanya harus terlibat dalam mensukseskan keberhasilan peserta didik itu sendiri.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berburu Ikan di Pasar Arumbai Ambon …

Suci Handayani | | 27 February 2015 | 10:17

“Job Interview”, Menguji …

Iqbal Tawakal | | 27 February 2015 | 09:23

Menjaga Ahok, Menegur Ahok …

Sumantri Suwarno | | 27 February 2015 | 07:39

Lebih Dekat dengan Industri Hulu Migas …

Afrizal Ramadhan | | 27 February 2015 | 07:55

Daftar dan Tonton KompasianaTV di …

Kompasiana | | 13 February 2015 | 14:17


TRENDING ARTICLES

Ketika Ahok “Diangketin” DPRD …

Jimmy Haryanto | 5 jam lalu

Boikot Bali Blunder Terbesar Australia …

Rizky Febriana | 7 jam lalu

Mafia Ikan dan Beras “Hajar” …

Gunawan | 8 jam lalu

Hatta Gagal Angkat Trophy …

Lisa Monalisa | 10 jam lalu

Pertemuan Misterius Ruki dan Batuk Kecil …

Axtea 99 | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: