Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Badrudin Al-jauhari

Orang yang sedang belajar menulis http://www.islam651.wordpress.com

Narkoba

OPINI | 10 March 2011 | 14:23 Dibaca: 176   Komentar: 0   1

Minggu-minggu ini kembali kita mendengar banyak artis yang tertangkap menjadi pengguna narkoba, bahkan salah satu kalapas di indikasikan menjadi pembantu tersedianya kemudahan dalam transaksi narkoba. Pertanyaannya adalah mengapa manusia begitu tertarik akan narkoba ini, alasannya sangat beragam diantaranya adalah :

1. Memakai karena ingin merasa ada. Biasanya dikalangan orang tertentu kalau tidak berani untuk mengkonsumsi narkoba keberadaannya tidak diakui. Dengan mengkonsumsi narkoba, mereka merasa di akui keberadaannya, padahal ini salah. Kalau kita ingin di akui berprestasilah, maka orang akan hormat kepada kita.

2. Memakai untuk melarikan diri dari masalah atau ingin relaks. Semua manusia pasti punya masalah, akan tetapi lari kepada narkoba bukan solusi yang tepat malah akan menjadi masalah yang lain. Oleh sebab itu hadapilah masalah dengan kepala dingin dan dengan lapang dada. Silahkan hubungi teman atau siapapun yang bias membserikan solusi kepada masalah kita. Stres tidak selamanya buruk, bahkan kalau kita bisa memenage stress, stress akan menjadi kekuatan kita untuk maju.

3. Memakai karena lagi bosen. Untuk menghilangkan rasa bosa, milikilah hobi yang sesuai dengan bakat dan minat kita. Olahraga adalah solusi untuk menghilangkan kebosanan, membaca juga salah satu cara untuk menghilangkan rasa bosan, atau yang bermanfaat lainnya.

4. Memakai karena media (secara nggak langsung) masih menganggap narkoba itu keren. Tidak sedikit peran media mempengaruhi orang baik dalam hal positif atau dalam negative. Banyak artis yang sudah tidak terkenal, kemudian dia sengaja menkonsumsi ini supaya ketika dia tangkap yang berwenang memberitakanya. Dan ia menjadi naik daun lagi dengan diberitakan artis yang sukses menjauhi narkoba.

5. Memakai karena ingin mencoba. Banyak remaja sekarang mengkonsumsi narkoba karena coba-coba. Ini yang harus di beritahukan oleh kita, sekali mencoba maka akan ketagihan.

Oleh karena itu kita harus mengetahui bahaya narkoba ini :

1. Depresan. Pemakai akan tidur atau tidak sadarkan diri

2. Halusonogen. Pemakai akan banyak menghayal/berhalusinasi yang sebenarnya tidak ada

3. Stimulan. Mempercepat kerja organ tubuh sehingga pemakai merasa lebih fit, padahal kerja organ yang dipaksakan bisa menyebabkan kematian

4. Adiktif. Akan merasa ketagihan, sehingga susah menghinadrinya. Karena setiap perlu harus ada.

Lalu bagaimana kita harus mengingatkan putra-putri kita supaya tidak kena masalah narkoba :

Penelitian menyebutkan bahwa , anak laki-laki yang kena narkoba dikarenakan tidak efektifnya peran seorang ayah, sedangkan anak perempuan yang kena narkoba dikarenakan tidak efektifnya peran seorang ibu. Kalau seperti ini maka solusinya yang pertama adalah memberikan perhatianya yang wajar kepada putra dan puri kita. Uang memang perlu akan tetapi uang itu menjadi tidak berharga ketika anak kita terkena narkoba.

Tanamkan nilai-nilai agama dari sejak dini kepada putra dan putri kita. Yakinlah agama akan menjadi solusi dari setiap persoalan hidup. Ketika anak kita bosan, stress, dan lain sebagainya, kalau kita paham agama, tidak akan mencoba agama tapi mencari alternative yang diridhoi oleh agama.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Inilah 3 Pemenang Blog Movement “Aksi …

Kompasiana | | 22 November 2014 | 10:12


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 11 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 19 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 21 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


Subscribe and Follow Kompasiana: