Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Hesti Edityo

seorang anak dr seorang lelaki, seorang istri dr seorang lelaki, seorang ibu dari 4 lelaki selengkapnya

Ibu, Awan Isinya Apa?

OPINI | 10 March 2011 | 22:54 Dibaca: 152   Komentar: 8   0

Anak keduaku baru berumur 4 tahun. Tapi cerewetnya…..persis ibunya! Hehehe…. Apa saja bisa jadi bahan pertanyaan, dan harus dijawab dengan jawaban yang memuaskan. Kalau belum puas, dia terus bertanya. Pertanyaannya kadang susah juga untuk dijawab, bukan karena aku tak bisa menjawab, tapi memilih jawaban yang pas itu susah.

Suatu pagi aku mengajaknya jalan-jalan, ketika melihat gumpalan awan di langit, spontan dia bertanya, “Ibu, awan isinya apa?”

Aku jawab,”uap air..”.

Dia masih tanya lagi, “uap air itu isinya apa?”.

Aku jawab lagi, “ya air..” (aku bingung bagaimana menjelaskan kalau uap air adalah air dalam wujud gas).

“Kok bisa naik ke atas, dibawain siapa?” Aduhh….masih belum puas juga dia!

“Iya, kan kena panas matahari, jadi menguap terus naik ke atas..”

“Kok di awan airnya gak tumpah?”

“Tumpah, jadi hujan. Tapi nunggu airnya banyak dan awannya jadi mendung..”

“Oooohhh…..” Dia manggut-manggut….

Kali lain, ayahnya yang jadi sasaran pertanyaan.

“Ayah, petir itu isinya apa?”

Suamiku garuk-garuk kepala, bingung…. “Ya….petir! Ada listriknya, makanya gak boleh main-main di luar kalau ada petir, nanti takut kesetrum…”

“Kok petir ada suaranya…darimana?”

“Ya..kan listriknya meledak, jadi ada bunyinya….tanya Ibu aja deh, Ayah mau ke kamar mandi dulu…” Hahahaha suamiku kabur karena bingung.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Saudi Arabia dan Pembantu Rumah Tangga …

Mariam Umm | | 28 January 2015 | 23:59

100 Hari Jokowi-JK, Kompasiana, dan Ruang …

Subronto Aji | | 29 January 2015 | 01:22

Belajar Lewat Tagar …

Sam Leinad | | 28 January 2015 | 23:24

Air Asia = Low Cost Casualities? …

Iwan Permadi | | 29 January 2015 | 00:29

Resolusi Hijau, Mengelola Sampah Pribadi …

Dean | | 28 January 2015 | 21:57


TRENDING ARTICLES

Buya Syafii Maarif, Sekarang The Real …

Hendi Setiawan | 4 jam lalu

Benny K. Harman, Hasto, dan Siluman Politik …

Susy Haryawan | 5 jam lalu

Tanggapan “Kartu Abraham di Tangan Jusuf …

Imam Kodri | 5 jam lalu

Menko Tedjo Gagal Faham …

Axtea 99 | 9 jam lalu

Presidennya Jokowi, Kenapa Marahnya ke …

Rahmat Sahid | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: