Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Kuni Masrohatin

Self Trust in the first secret of succes

Perlunya Suatu Kebijakan Pendidikan untuk Memelihara Bahasa Ibu dari Anak-anak Bangsa Indonesia

OPINI | 05 April 2011 | 05:02 Dibaca: 366   Komentar: 0   0

Salah satu fakta dampak dari pengaruh perkembangan zaman yang terjadi saat ini adalah pengaruh bahasa Indonesia terhadap kebudayaan di nusantara sangat besar sampai-sampai banyak anak-anak sekarang terutama di kota-kota besar yang tidak lagi mengenal bahasa lokalnya/bahasa ibu.

Faktor utama yang menyebabkan mulai pudarnya bahasa ibu dari anak-anak bangsa kita adalah dari orang tuanya sendiri. Misalnya didaerah pedesaan, Sejak bayi lahir orang tuanya langsung mengajarinya menggunakan bahasa Indonesia dan sampai anak tersebut tumbuh dewasa setiap komunikasi dengan orang tuanya selalu menggunakan bahasa Indonesia, sehingga anak tersebut tidak mengenal bahasa ibunya sendiri, mungkin orangtuanya beranggapan bahwa saat ini zaman modern, sudah tidak zaman lagi menggunakan bahasa lokalnya sendiri. Inilah salah satu penyebab pudarnya bahasa ibu/lokal.

Faktor lain penyebab mulai pudarnya bahasa ibu yaitu adanya westernisasi yakni masuknya kebudayaan-kebudayaan barat. Masuknya kebudayaan-kebudayaan barat tampak dari perkembangan tekhnologi yang semakin maju, gaya hidup, makanan-makanannya, dan model/trend baju yang dilihat kurang sopan. Sehingga anak-anak akan cenderung mengikuti budaya-budaya barat, hal tersebut bisa dilihat dari gaya hidup mereka, cara berpakaian dan bahasa yang digunakan.

Selain itu lingkungan pergaulan juga sangat mempengaruhi. Anak-anak setelah mulai tumbuh dewasa, mereka akan menemukan teman pergaulan. Jika anak-anak tersebut salah memilih teman mereka akan terpengaruh gaya hidup dan bahasa yang digunakan teman-teman tersebut, anak-anak akan beranggapan bahwa bahasa ibu/lokal tidak gaul.

Saat ini adalah zaman modern, jika hal tersebut tidak segera diperbaiki maka bukan tidak mungkin jika bahasa ibu/lokal nantinya akan pudar. Untuk mencegah hal tersebut orang tualah yang sangat berperan dalam mencegah hal-hal tersebut, selain itu peran guru, dan teman-teman juga sangat berpengaruh. Untuk menghindari pudarnya kebudayaan bangsa kita salah satunya bahasa ibu/lokal, pemerintah juga perlu membuat suatu kebijakan pendidikan untuk memelihara bahasa ibu dari anak-anak bangsa Indonesia.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 11 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 12 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 13 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 14 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 12 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 12 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 12 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 13 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: