Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Muhammad Nurdin

sebagai guru sejarah dan sosiologi di SMA di kota Bandung tentu saja perlu berwawasan luas,karenanya selengkapnya

Kiat Kiat Strategi Jitu Menjelang UN

OPINI | 11 April 2011 | 18:44 Dibaca: 263   Komentar: 4   0

Kemungkinan saja sekarang ini yang paling sibuk dalam menghadapi UN  adalah Guru,Orang tua dan tentu saja para siswa-siswi yang akan mengikuti UN mulai tanggal 18 April mendatang .Namun demikian dalam mengahdapi UN tersebut sudah beberapa bulan yang lalu Guru sangat sibuk dalam mempersiapkan  rombongan belajarnya dalam berbagai  aspeknya,agar  semua rombongan belajarnya berhasil meraih prestasi tinggi .Sebab bagi seorang Guru  sangat berbahagia ,sekiranya semua rombongan belajar yang sudah tiga tahun dididik tersebut berhasil meraih suatu prestasi yang tinggi .Dan prestasi tersebut dicapai dengan sportif tanpa diwarnai dengan berbagai jenis kecurangan,seperti melakukan hal -hal yang melanggar hukum dan sebagainya.Guru disekolah  telah berupaya maksimal sejak beberapa bulan yang lalu,seperti dengan pemantapan ,termasuk menyelenggarakan berbagai jenis  latihan UN  disekolah ,supaya rombongan belajar ketika mengikuti UN yang sesungguhnya memiliki suatu  perasaan yang tenang  dengan mentalitas yang tinggi  dan yang sangat penting tidak grogi .

Menjelang UN juga hendaknya para orang tua siswa tetap bisa menenangkan dirinya  dan juga putra-putrinya,  sehingga mereka tidak dibebani dengan berbagai beban lainnya yang bisa berdampak negatif bagi putra-putrinya  sa’at mengikuti UN tersebut.Bagi orang tua yang amat penting adalah bisa mendorong putra-putrinya supaya  tetap belajar dan berdoa kepada Allah SWT ,agar semua yang di cita-citakan akan terkabul sehingga bisa berbakti kepada Agama,nusa dan bangsa.Jangan percaya kepada kasak kusuk tentang kebocoran soal,yang biasanya juga semakin dekatnya UN-maka semakin gencar pula isu -isu tersebut.Sebagaimana tahun lalu juga hal seperti itu  selalu saja ada,seperti ada pihak -pihak tertentu yang kononnya memiliki kunci jawaban dan dikirim melalui SMS-an dan sebagainya.Hal semacam itu hendaknya diabaikan saja,karena itu merupakan kebohongan belaka.    Pada UN tahun ini bentuk soalnya sama saja dengan tahun lalu,yaitu pilihan ganda  dengan peraturan juga belum banyak berubah.Namun demikian  tahun ini untuk menjaga dari segala kemungkinan terutama dari tangan-tangan kotor yang tidak bertanggung jawab ,maka soal-soal UN tersebut terdiri dari lima paket soal,yakni paket (A,B,C,D,E).Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya,maka  soalnya tidak berbeda jauh,bahkan terdapat diantaranya soal-soal yang sama seperti tahun -tahun lalu.Makanya tidak  ada salahnya jika mempelajari juga soal-soal tahun -tahun sebelumnya.

Bagi rombongan belajar yang sangat penting adalah ketenangan ,dan dalam menjawab soal-soal tersebut tidak perlu terburu-buru ,karena soal-soal tersebut kemungkinan pilihan jawabannya relatif mirip sekali .Oleh sebab itu dalam mencari mana jawaban yang tepat dan benar ,maka bagi seseorang siswa perlu sangat hati-hati dalam  memilah-milah pilihan jawaban yang tersedia tersebut.Dan sekiranya rombongan belajar masih ragu-ragu dalam memilih dari kelima pilihan jawabannya ,maka pilihlah mana pilihan jawaban-jawaban yang kemungkinan besar salah terlebih dahulu dengan hati-hati juga,sehingga  semua alternatif  jawaban itu sampai mengerucut hingga tinggal satu  saja dan itulah jawaban yang tepat.

Dari semuanya itu,yang paling baik adalah sering memperhatikan soal-soal dalam latihan-latihan di sekolah ketika pemantapan sebelumnya,karena besar kemungkinannya soal-soal tersebut akan tetap menghiasai naskah-naskah soal di UN meskipun redaksinya agak berbeda tentunya,namun tetap berdasarkan  acuan -acuan yang di ajarkan dalam proses pembelajaran di sekolah.Untuk sekarang ini  ada baiknya  sedikit mengurangi berbagai aktifitas lain yang bisa mengganggu proses menuju UN tersebut,dan upayakan bersikap tenang mulai sekarang  sambil berdoa agar cita-cita putra-putrinya tercapai dengan baik.Selamat,dan sukses selalu.Amin.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 9 jam lalu

Benarkah Soimah Walk Out di IMB Akibat …

Teguh Hariawan | 10 jam lalu

Kisah Nyata “Orang Vietnam Jadi …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 15 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

V2 a.k.a Voynich Virus (Part 21) …

Ando Ajo | 9 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 11 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 11 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: