Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Muhammad Nurdin

sebagai guru sejarah dan sosiologi di SMA di kota Bandung tentu saja perlu berwawasan luas,karenanya selengkapnya

Kiat Kiat Strategi Jitu Menjelang UN

OPINI | 11 April 2011 | 18:44 Dibaca: 265   Komentar: 4   0

Kemungkinan saja sekarang ini yang paling sibuk dalam menghadapi UN  adalah Guru,Orang tua dan tentu saja para siswa-siswi yang akan mengikuti UN mulai tanggal 18 April mendatang .Namun demikian dalam mengahdapi UN tersebut sudah beberapa bulan yang lalu Guru sangat sibuk dalam mempersiapkan  rombongan belajarnya dalam berbagai  aspeknya,agar  semua rombongan belajarnya berhasil meraih prestasi tinggi .Sebab bagi seorang Guru  sangat berbahagia ,sekiranya semua rombongan belajar yang sudah tiga tahun dididik tersebut berhasil meraih suatu prestasi yang tinggi .Dan prestasi tersebut dicapai dengan sportif tanpa diwarnai dengan berbagai jenis kecurangan,seperti melakukan hal -hal yang melanggar hukum dan sebagainya.Guru disekolah  telah berupaya maksimal sejak beberapa bulan yang lalu,seperti dengan pemantapan ,termasuk menyelenggarakan berbagai jenis  latihan UN  disekolah ,supaya rombongan belajar ketika mengikuti UN yang sesungguhnya memiliki suatu  perasaan yang tenang  dengan mentalitas yang tinggi  dan yang sangat penting tidak grogi .

Menjelang UN juga hendaknya para orang tua siswa tetap bisa menenangkan dirinya  dan juga putra-putrinya,  sehingga mereka tidak dibebani dengan berbagai beban lainnya yang bisa berdampak negatif bagi putra-putrinya  sa’at mengikuti UN tersebut.Bagi orang tua yang amat penting adalah bisa mendorong putra-putrinya supaya  tetap belajar dan berdoa kepada Allah SWT ,agar semua yang di cita-citakan akan terkabul sehingga bisa berbakti kepada Agama,nusa dan bangsa.Jangan percaya kepada kasak kusuk tentang kebocoran soal,yang biasanya juga semakin dekatnya UN-maka semakin gencar pula isu -isu tersebut.Sebagaimana tahun lalu juga hal seperti itu  selalu saja ada,seperti ada pihak -pihak tertentu yang kononnya memiliki kunci jawaban dan dikirim melalui SMS-an dan sebagainya.Hal semacam itu hendaknya diabaikan saja,karena itu merupakan kebohongan belaka.    Pada UN tahun ini bentuk soalnya sama saja dengan tahun lalu,yaitu pilihan ganda  dengan peraturan juga belum banyak berubah.Namun demikian  tahun ini untuk menjaga dari segala kemungkinan terutama dari tangan-tangan kotor yang tidak bertanggung jawab ,maka soal-soal UN tersebut terdiri dari lima paket soal,yakni paket (A,B,C,D,E).Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya,maka  soalnya tidak berbeda jauh,bahkan terdapat diantaranya soal-soal yang sama seperti tahun -tahun lalu.Makanya tidak  ada salahnya jika mempelajari juga soal-soal tahun -tahun sebelumnya.

Bagi rombongan belajar yang sangat penting adalah ketenangan ,dan dalam menjawab soal-soal tersebut tidak perlu terburu-buru ,karena soal-soal tersebut kemungkinan pilihan jawabannya relatif mirip sekali .Oleh sebab itu dalam mencari mana jawaban yang tepat dan benar ,maka bagi seseorang siswa perlu sangat hati-hati dalam  memilah-milah pilihan jawaban yang tersedia tersebut.Dan sekiranya rombongan belajar masih ragu-ragu dalam memilih dari kelima pilihan jawabannya ,maka pilihlah mana pilihan jawaban-jawaban yang kemungkinan besar salah terlebih dahulu dengan hati-hati juga,sehingga  semua alternatif  jawaban itu sampai mengerucut hingga tinggal satu  saja dan itulah jawaban yang tepat.

Dari semuanya itu,yang paling baik adalah sering memperhatikan soal-soal dalam latihan-latihan di sekolah ketika pemantapan sebelumnya,karena besar kemungkinannya soal-soal tersebut akan tetap menghiasai naskah-naskah soal di UN meskipun redaksinya agak berbeda tentunya,namun tetap berdasarkan  acuan -acuan yang di ajarkan dalam proses pembelajaran di sekolah.Untuk sekarang ini  ada baiknya  sedikit mengurangi berbagai aktifitas lain yang bisa mengganggu proses menuju UN tersebut,dan upayakan bersikap tenang mulai sekarang  sambil berdoa agar cita-cita putra-putrinya tercapai dengan baik.Selamat,dan sukses selalu.Amin.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Berani Duduk di Bangku Paling Depan—Cupu …

Frida Kurniawati | | 22 December 2014 | 18:22

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 5 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 6 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 6 jam lalu

Evan Dimas, Tengoklah Chanathip ‘Messi …

Achmad Suwefi | 13 jam lalu

Dampak ‘Mental Proyek’ Pejabat …

Giri Lumakto | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: