Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Syarat Pengelolaan Pendidikan Bermutu?

OPINI | 17 April 2011 | 06:57 Dibaca: 442   Komentar: 2   1

Mutu pengelolaan pendidikan di sekolah bagaimanapun menjadi prajurit utama dalam mengembangkan anak didik. Tanpa adanya pengelolaan yang baik, instansi sekolah hanya akan berhenti pada proses belajar mengajar yang monoton dan cenderung kurang inovatif. Selama ini, proses belajar mengajar selalu hanya diwarnai dengan pembelajaran satu arah saja, masih banyak sekolah yang belum menerapkan sistem belajar 2 arah untuk mengaktifkan siswanya. Transfer of knowledge yang baik harus melibatkan seluruh komponen sekolah dimulai dari warga sekolah, orang tua siswa dan masyarakat sekitar sekolah. Ini harus didukung oleh pengelolaan yang baik.

Sekolah-sekolah dewasa ini sudah menerapkan sistem Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), dimana tujuan MBS tersebut mendesentralisasikan kewenangan kepada sekolah untuk memajukan sekolahnya masing-masing. Pemerintah mengharapkan sistem ini dapat membangkitkan gairah sekolah untuk mengembangkan instansinya sesuai dengan karakteristik masing-masing. Yang jadi pertnyaaan apakah sistem MBS ini merupakan jawaban yang tepat untuk menjawab tantangan global ini? Mungkin dari segi Desentralisasi untuk mengembangkan karakteristik sekolah iya, tapi dari segi proses belajar mengajar? apakah sistem ini sudah menyadarkan guru untuk menerapkan inovasi-inovasi proses belajar mengajar? sudahkah ada tim khusus untuk merekam inovasi dan dikembangkan di sekolah lain? Pengelolaan pendidikan macam mana yang kita butuhkan untuk meningkatkan mutu…? Karena pendidikan tidak hanya by prodcut tapi lebih penting pendidikan adalah by process dimana pengembangan sekolah baik sarana, keikutsertaan masyarakat, maupun pembiasaan-pembiasaan dalam membentuk karakter siswa.

Saya kira, sekolah sangat mempengaruhi karakter siswa. Pengelolaan yang baik akan membentuk siswa yang kompeten tidak hanya dari segi ilmu pengetahuan, akan tetapi dari segi pengembangan ruhianiah. Karakter siswa merupakan tanggung jawab kita semua. Tidak hanya tanggung jawab sekolah sebagai pengelola.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalahkan Norwich, Liverpool Kian Dekat …

Achmad Suwefi | | 20 April 2014 | 19:54

Ketagihan “Pecel Senggol” …

Hendra Wardhana | | 20 April 2014 | 16:01

Kebijakan Mobil LCGC Yang Akhirnya Membebani …

Baskoro Endrawan | | 20 April 2014 | 13:30

My Mother Is…? …

Salmah Naelofaria | | 20 April 2014 | 15:03

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Awas Pacaran Sama Bule Player! Tips dari …

Cdt888 | 16 jam lalu

Mari Jadikan Sekolah Benar-Benar Sebagai …

Blasius Mengkaka | 17 jam lalu

Hargai Pilihan Politik Warga Kompasiana …

Erwin Alwazir | 18 jam lalu

Mandi Air Soda di Kampung, Ajaib! …

Leonardo Joentanamo | 19 jam lalu

Prediksi Indonesian Idol 2014: Virzha …

Arief Firhanusa | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: