Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Syarat Pengelolaan Pendidikan Bermutu?

OPINI | 17 April 2011 | 06:57 Dibaca: 451   Komentar: 2   1

Mutu pengelolaan pendidikan di sekolah bagaimanapun menjadi prajurit utama dalam mengembangkan anak didik. Tanpa adanya pengelolaan yang baik, instansi sekolah hanya akan berhenti pada proses belajar mengajar yang monoton dan cenderung kurang inovatif. Selama ini, proses belajar mengajar selalu hanya diwarnai dengan pembelajaran satu arah saja, masih banyak sekolah yang belum menerapkan sistem belajar 2 arah untuk mengaktifkan siswanya. Transfer of knowledge yang baik harus melibatkan seluruh komponen sekolah dimulai dari warga sekolah, orang tua siswa dan masyarakat sekitar sekolah. Ini harus didukung oleh pengelolaan yang baik.

Sekolah-sekolah dewasa ini sudah menerapkan sistem Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), dimana tujuan MBS tersebut mendesentralisasikan kewenangan kepada sekolah untuk memajukan sekolahnya masing-masing. Pemerintah mengharapkan sistem ini dapat membangkitkan gairah sekolah untuk mengembangkan instansinya sesuai dengan karakteristik masing-masing. Yang jadi pertnyaaan apakah sistem MBS ini merupakan jawaban yang tepat untuk menjawab tantangan global ini? Mungkin dari segi Desentralisasi untuk mengembangkan karakteristik sekolah iya, tapi dari segi proses belajar mengajar? apakah sistem ini sudah menyadarkan guru untuk menerapkan inovasi-inovasi proses belajar mengajar? sudahkah ada tim khusus untuk merekam inovasi dan dikembangkan di sekolah lain? Pengelolaan pendidikan macam mana yang kita butuhkan untuk meningkatkan mutu…? Karena pendidikan tidak hanya by prodcut tapi lebih penting pendidikan adalah by process dimana pengembangan sekolah baik sarana, keikutsertaan masyarakat, maupun pembiasaan-pembiasaan dalam membentuk karakter siswa.

Saya kira, sekolah sangat mempengaruhi karakter siswa. Pengelolaan yang baik akan membentuk siswa yang kompeten tidak hanya dari segi ilmu pengetahuan, akan tetapi dari segi pengembangan ruhianiah. Karakter siswa merupakan tanggung jawab kita semua. Tidak hanya tanggung jawab sekolah sebagai pengelola.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Ekspektasi Rakyat terhadap Jokowi …

Fitri.y Yeye | | 21 October 2014 | 10:25

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46


TRENDING ARTICLES

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 4 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 6 jam lalu

Ajari Anak Terampil Tangan dengan Bahan Alam …

Gaganawati | 7 jam lalu

Siapa Sengkuni? Amien Rais, Anda Atau Siapa? …

Erwin Alwazir | 11 jam lalu

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Kindi: Fotografer Cilik …

Dewilailypurnamasar... | 8 jam lalu

Kuliner Bebek Mercon di Warung Komando Eko …

Sitti Rabiah | 8 jam lalu

Bersih Dusun Playen I dan II dari Kirab …

Tulus Jokosarwono | 9 jam lalu

“Ketika Rintik Hujan Itu Turun di …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Inilah Pemenang Blog Reportase Test Ride …

Kompasiana | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: