Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Cahyo Prayogo

orang ini adalah seorang penulis puisi amatir.

Perbedaan Nyata antara Puisi dengan Prosa

OPINI | 23 April 2011 | 08:50 Dibaca: 1658   Komentar: 31   6

Belakang ini, kita semakin sulit membedakan puisi dengan prosa. Misalnya, ketika kita membaca puisi Sapardi yang berjudul “Air Selokan” maka kita akan kebingungan menentukan genre karya sastra tersebut. Bentuk “Air Selokan” sangat prosais, sama sekali tidak mirip seperti bentuk puisi.

Puisi juga sering menyerap unsur prosa, yaitu narasi. Begitu pula prosa sering menyerap unsur puisi sehingga sering kita dengar ada prosa yang puitis. Maka, pemetaan kedua genre ini berdasarkan unsur narasi, rima, atau iramanya pun belum sempurna.

Lalu, apakah perbedaan nyata antara puisi dengan prosa? Menurut Pradopo (1987), perbedaan nyata antara puisi dengan prosa hanya terdapat pada kadar kepadatan bahasanya (Dichtung). Berdasarkan hal tersebut, bila terdapat karya sastra yang padat bahasanya maka disebut puisi, bila tidak padat maka disebut prosa.

Puisi adalah ekspresi kreatif hasil memadatkan bahasa. Sementara itu, prosa adalah ekspresi konstruktif hasil menguraikan. Kata kreatif itu bukan lawan kata konstruktif, tetapi ada perbedaan nyata antara aktivitas memadatkan imaji (kondensasi) dan aktivitas menguraikan imaji (dispersi) (Pradopo, 1987).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah 5 Butir Penting Putusan MK atas …

Rullysyah | | 21 August 2014 | 17:49

MK Nilai Alat Bukti dari Kotak Suara …

Politik14 | | 21 August 2014 | 15:12

Sharing Profesi Berbagi Inspirasi ke Siswa …

Wardah Fajri | | 21 August 2014 | 20:12

Meriahnya Kirab Seni Pembukaan @FKY26 …

Arif L Hakim | | 21 August 2014 | 11:20

Haruskah Semua Pihak Menerima Putusan MK? …

Kompasiana | | 21 August 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Dear Pak Prabowo, Would You be Our Hero? …

Dewi Meisari Haryan... | 7 jam lalu

Kereta Kuda Arjuna Tak Gentar Melawan Water …

Jonatan Sara | 8 jam lalu

Dahlan Iskan, “Minggir Dulu Mas, Ada …

Ina Purmini | 9 jam lalu

Intip-intip Pesaing Timnas U-19: Uzbekistan …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Saya yang Memburu Dahlan Iskan! …

Poempida Hidayatull... | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: