Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Cahyo Prayogo

orang ini adalah seorang penulis puisi amatir.

Perbedaan Nyata antara Puisi dengan Prosa

OPINI | 23 April 2011 | 08:50 Dibaca: 1664   Komentar: 31   6

Belakang ini, kita semakin sulit membedakan puisi dengan prosa. Misalnya, ketika kita membaca puisi Sapardi yang berjudul “Air Selokan” maka kita akan kebingungan menentukan genre karya sastra tersebut. Bentuk “Air Selokan” sangat prosais, sama sekali tidak mirip seperti bentuk puisi.

Puisi juga sering menyerap unsur prosa, yaitu narasi. Begitu pula prosa sering menyerap unsur puisi sehingga sering kita dengar ada prosa yang puitis. Maka, pemetaan kedua genre ini berdasarkan unsur narasi, rima, atau iramanya pun belum sempurna.

Lalu, apakah perbedaan nyata antara puisi dengan prosa? Menurut Pradopo (1987), perbedaan nyata antara puisi dengan prosa hanya terdapat pada kadar kepadatan bahasanya (Dichtung). Berdasarkan hal tersebut, bila terdapat karya sastra yang padat bahasanya maka disebut puisi, bila tidak padat maka disebut prosa.

Puisi adalah ekspresi kreatif hasil memadatkan bahasa. Sementara itu, prosa adalah ekspresi konstruktif hasil menguraikan. Kata kreatif itu bukan lawan kata konstruktif, tetapi ada perbedaan nyata antara aktivitas memadatkan imaji (kondensasi) dan aktivitas menguraikan imaji (dispersi) (Pradopo, 1987).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mereka Meninggalkan Ego demi Kesehatan …

Mohamad Nurfahmi Bu... | | 31 October 2014 | 00:51

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | | 30 October 2014 | 22:57

Profit Samsung Anjlok 73,9%, Apple Naik …

Didik Djunaedi | | 31 October 2014 | 07:17

Ihwal Pornografi dan Debat Kusir Sesudahnya …

Sugiyanto Hadi | | 31 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Kabinet Kerja Jokowi-JK, Menepis Isu …

Tasch Taufan | 10 jam lalu

Saat Tukang Sate Satukan Para Pendusta …

Ardi Winata Tobing | 12 jam lalu

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 13 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 14 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Memahami Sektor E-Commerce di Indonesia …

Tommy Soependi | 7 jam lalu

Tayangan Televisi Program Dangdut Terbaru …

Jeremi Somin | 8 jam lalu

Gede-Pangrango, Kami Jatuh Cinta :) …

Maria Anindita Nare... | 8 jam lalu

“Besok, Solar Masih Disubsidi, Premium …

Suhindro Wibisono | 8 jam lalu

Maafin Rina Ya Ma… …

Michelle Mesakh | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: