Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Cahyo Prayogo

orang ini adalah seorang penulis puisi amatir.

Perbedaan Nyata antara Puisi dengan Prosa

OPINI | 23 April 2011 | 08:50 Dibaca: 1680   Komentar: 31   6

Belakang ini, kita semakin sulit membedakan puisi dengan prosa. Misalnya, ketika kita membaca puisi Sapardi yang berjudul “Air Selokan” maka kita akan kebingungan menentukan genre karya sastra tersebut. Bentuk “Air Selokan” sangat prosais, sama sekali tidak mirip seperti bentuk puisi.

Puisi juga sering menyerap unsur prosa, yaitu narasi. Begitu pula prosa sering menyerap unsur puisi sehingga sering kita dengar ada prosa yang puitis. Maka, pemetaan kedua genre ini berdasarkan unsur narasi, rima, atau iramanya pun belum sempurna.

Lalu, apakah perbedaan nyata antara puisi dengan prosa? Menurut Pradopo (1987), perbedaan nyata antara puisi dengan prosa hanya terdapat pada kadar kepadatan bahasanya (Dichtung). Berdasarkan hal tersebut, bila terdapat karya sastra yang padat bahasanya maka disebut puisi, bila tidak padat maka disebut prosa.

Puisi adalah ekspresi kreatif hasil memadatkan bahasa. Sementara itu, prosa adalah ekspresi konstruktif hasil menguraikan. Kata kreatif itu bukan lawan kata konstruktif, tetapi ada perbedaan nyata antara aktivitas memadatkan imaji (kondensasi) dan aktivitas menguraikan imaji (dispersi) (Pradopo, 1987).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perayaan Hari Buddha di M√ľnchen …

Elde | | 05 May 2015 | 11:21

Aku Udah “Move On” Kok. Kamu …

Listhia H Rahman | | 05 May 2015 | 20:42

[Blog Competition] Perlindungan Tanpa Beban …

Kompasiana | | 18 April 2015 | 12:01

Overland to Flores Part I: Komodo National …

Gemilang Andriyanti... | | 05 May 2015 | 13:40

Blog Competition: Kotaku Kota Cerdas! …

Kompasiana | | 27 April 2015 | 01:52


TRENDING ARTICLES

Taufik Sebut Gulirkan HMP Ahok sebagai …

Kwee Minglie | 11 jam lalu

Dosen Melebihi Tuhan? …

Muhammad Armand | 12 jam lalu

Novel Baswedan Buka Borok Polisi, Kesempatan …

Jimmy Haryanto | 14 jam lalu

Surat Terbuka (lagi) untuk Anggun C. Sasmi …

Ayu Utami | 14 jam lalu

Mayweather vs Pacman, Stop Boxing Fraud …

Walliet | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: