Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Husin Ali

Lahir di Surabaya dan Besar di jakarta

SIASAT SIASAT KAUM PEMBENCI NABI SAW DAN KETURUNAN NYA

REP | 23 April 2011 | 18:44 Dibaca: 350   Komentar: 10   0

Sejarah yang harus kita ketahui adalah bhw dari mulai zaman masih ada Nabi SAW hal-hal sentimen negative kepada Nabi SAW mengenai keturunan sudah berkembang… Pertama-pertama… Kaum Kafir Arab (Quraisy) sering mengejek Nabi SAW dengan sebutan Abtar (Ejekan-ejekan ini untuk menggoyangkan Iman para Pengikut Nabi yang sudah Masuk Islam), yg artinya bhw Nabi SAW bakal Putus Turunan nya krn tidak mempunyai anak laki-laki yg bisa melanjutkan Nasab nya… Maka dikala hal tersebut ramai digunjingkan pembelaan ALLAH SWT datang pada Nabi dengan Turunnya Surat Al Kautsar yang dalam Ayat ter akhirnya “Sesungguhnya Orang orang yang membenci Kamu (NABI SAW) dialah yang Terputus” dengan hal demikian maka sirna lah secara perlahan-lahan ejekan tersebut… sehingga banyak Hadist-hadist dari Nabi SAW yang menguatkan Nash tersebut dan diantaranya adalah
1. Aku meninggalkan kalian yang apabila kalian pegang teguh tidak akan tersesat. Kitab ALLAH, dan Keturunanku. (H.R. Tirmidzi)
2. Semua Bani Manusia Mempunyai Ikatan Keturunan Ke Ayah nya, kecuali anak-anak Fathima, maka kepada Akulah (Nabi SAW) bersambung Ikatan Keturunan mereka dan Akulah ayah-ayah mereka. (H.R. THABRANI dan Abu Ya’la)
dan masih banyak lagi hadist seperti 2 hadist diatas….
Pada Kenyataan setelah masa Nabi SAW, masih banyak orang-orang yang menginginkan bahwa Nabi SAW putus turunan nya, akan tetapi perjuangan orang-orang yang Iri dan Hasut kpd keturunan Nabi lebih extrim dan keji lagi… kalau pada masa Nabi SAW mereka berusaha memberikan keraguan, kewas wasan pada Sahabat akan terputusnya keturunan Nabi SAW, pada masa setelah Nabi SAW (Masa Al Hasan dan Al Husin) mereka semakin gelap… karena orang-orang tsb sdh tidak bisa lagi memberikan keraguan atas terputus keturunan Nabi SAW dikarenakan masih banyaknya saksi-saksi hidup atas nash yg saya sebutkan diatas maka mereka (orang-orang yg Iri, Hasut pd keturunan Nabi SAW) berusaha membunuh untuk menghabiskan keturunan Nabi SAW (Terbunuhnya Al Hasan) setelah itu berlanjut Pembantaian atas Al Husin dan keluarganya di Karbala (Silahkan mendengarkan Cerama Al Habib Ali Bin Abdurrahman Al Djufri mengenai Karbala)… Maha Benar ALLAH atas segala Firman nya krn dengan tidak sampai terbunuhnya Ali Zainal Abidin Putra Al Husin di Karbala… Setelah masa Al Hasan dan Al Husin, Keturunan kedua Cucu Nabi SAW selalu dikejar-kejar dan kami yakin/Haqqul Yakin saat itu campur tangan ALLAH SWT menyelamatkan mereka sampai pada masa Al Muhajir Ahmad Bin Isa Arrumi… Al Muhajir dengan keluasan Ilmu nya berhijrah sampai dengan ke Yaman untuk menghindarkan Masa Fitnah tsb (dalam hal ini Al Muhajir ber Ittiba’ pada Nabi SAW, ketika Nabi SAW Hijra dari Mekkah menuju ke Madinah)… sampailah Al Muhajir di yaman akan tetapi beliau dan keluarganya masih tetap siaga dengan memanggul Pedang untuk membela diri saat-saat ada serangan secara tiba-tiba… Hal tersebut di berhentikan oleh Al Fagihil Muqoddam dengan memutuskan pedangnya dan sampailah masa demi masa hingga pada saat beberapa tahun kemarin hal tersebut sudah tidak diragukan lagi…. dan tibalah masa sekarang ini perjungan orang-orang yg masih tertanam rasa Iri dan Hasut akan keturunan Nabi SAW berubah dari extrim dan Keji menjadi kembali seperti pada masa masa ada Nabi SAW, yaitu dengan membuat keraguan terhadap Ummat Islam dan Pecinta keluarga Nabi… Karena sampai dengan Al Muhajir Ke atas mereka sdh tidak bisa membuat keraguan lagi maka yang diserang adalah dari Al Muhajir ke bawah… dengan membuat karangan karangan Palsu dan Opini opini yang menyesatkan ummat Islam atas Al Imam Ubaidillah… hemat saya hal ini bukan dari Golongan Islam akan tetapi sudah keluar jauh dari Islam, karena kalau melihat dari sisi Wahabi bhw Imam mereka Abdul Aziz Bin Baz mengenai adanya keturunan Nabi SAW mengakui bahkan dengan jelas di Muat dalam majalah Al Maidah Hal 9 No. 5692 Tanggal 24 Oktober 1982… bahwa kaum sayyid atau Habaib dari Yaman tersebut adalah ada dan benar.
Demikian sedikit ulasan dari Saya semoga anda kaum Habib dan Sayyid tidak ada keraguan lagi…
NOTE: KALAU MEREKA (ORANG-ORANGYG DIPERALAT DNG SETAN) BERANI MENGEJEK NABI SAW DENGAN ABTAR atau TERPUTUS KETURUNANNYA, APALAGI KITA-KITA YANG SEKARANG INI… BAHWA TUJUAN MEREKA SATU YAITU BAGAIMANA CARANYA DUNIA INI TERPUTUS DARI KETURUNAN NABI SAW

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pelajaran Akan Filosofi Hidup dari Pendakian …

Erik Febrian | | 18 April 2014 | 10:18

Memahami Penolakan Mahasiswa ITB atas …

Zulfikar Akbar | | 18 April 2014 | 06:43

Kalau Sudah Gini, Baru Mau Koalisi; …

Ali Mustahib Elyas | | 18 April 2014 | 11:32

Mulai Terkuak: Penulis Soal UN “Jokowi” …

Khoeri Abdul Muid | | 18 April 2014 | 11:32

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Semen Padang Mengindikasikan Kemunduran ISL …

Binball Senior | 5 jam lalu

Senjakala Operator CDMA? …

Topik Irawan | 7 jam lalu

Tips Dari Bule Untuk Dapat Pacar Bule …

Cdt888 | 7 jam lalu

Seorang Ibu Memaafkan Pembunuh Putranya! …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Manuver Amien Rais Menjegal Jokowi? …

Pecel Tempe | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: