Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Muhammad Armand

Universitas Sultan Hasanuddin Makassar-Sulsel-Mandar-Sunni

Upin Ipin Berkonten Porno

REP | 15 May 2011 | 01:31 Dibaca: 1819   Komentar: 61   8

Kupikir konten porno pada CD anak-anak selama ini hanyalah isapan jempol belaka dan hanya kabar-kabar burung saja. Ternyata CD porno anak-anak benar adanya.

Selama ini jika anakku memesan CD anak-anak seperti Spongebob, Ipin Upin, Berbie. Saya burning-kan via internet. Tetapi namanya anak-anak, kadang ingin sesuatu yang lain. Bosan mungkin dengan burninganku. Atau pengen aja beli kepingan. Ia pun merengek ke pamannya untuk dibelikan CD anak-anak. Saya ingat rengekannya itu tiga hari lalu.

Dan kemarin, pamannya membawakan pesanan anakku, dua keping CD Upin Ipin. Kata pamannya dia beli di sebuah emperan Mall Makassar, tetapi karena saya was-was akan isi CD tersebut maka saya putar terlebih dahulu sebelum sampai di tangan anakku.

13054267561543060050

Di balik CD ini terputar beberapa menit adegan seronok penghancur moral anak-anak kita

Wah ternyata, di sela-sela CD tersebut terselip beberapa menit adegan hot. Adegan seronok ini berada menjelang akhir playing. Untunglah belum sampai di tangan anakku.

Para orangtua. Berhati-hatilah karena konten porno dalam CD anak-anak benar adanya. Sebaiknya kalau mau beli CD anak-anak ataupun CD apa saja, jangan yang bajakan seperti yang dilakukan adikku.

Tapi jika memang alternatifnya harus bajakan karena terkadang juga pesanan CD anak-anak yang mereka mau tidak ditemukan di toko CD resmi atau stoknya habis.

Maka sebagai orang tua, wajib memutarnya terlebih dahulu untuk memastikan CD anak-anak itu aman dari konten porno. Menjadi orangtua saat ini memanglah harus selalu siaga terhadap ancaman dan bahaya terhadap perkembangan anak-anak kita. Rasanya menjadi orangtua saat ini lebih sulit dibanding orangtua kita jaman dulu. Anak-anak sekarang benar-benar dikepung dengan aktifitas orang yang hendak menghancurkannya.

Waduh. Beragam cara orang ternyata untuk membentuk “karakter” anak-anak kita. Berhati-hatilah di zaman yang semakin mencemaskan ini.

Salam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

7 News: Korban Gempa 3.200 dan Masih Terus …

Tjiptadinata Effend... | | 27 April 2015 | 19:26

Tindakan Kekerasan dalam Paket Berita …

Ombrill | | 27 April 2015 | 18:44

[BANJARMASIN] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:00

Pemindahan Ibukota Jakarta : Belajar dari …

Hardian Relly | | 27 April 2015 | 11:00

Blog Competition: Kotaku Kota Cerdas! …

Kompasiana | | 27 April 2015 | 01:52


TRENDING ARTICLES

Ahok dan Pelacuran …

Muhammad Armand | 7 jam lalu

Kurir Narkoba Dieksekusi untuk Menyelamatkan …

Wildan P | 8 jam lalu

Save Haji Lulung: Saatnya Tunjukkan Kalau Ga …

Herulono Murtopo | 9 jam lalu

Ups! Ruangan Haji Lulung Digeledah Polisi …

Bambang Setyawan | 10 jam lalu

Keputusan PSSI Berbanding Lurus dengan FIFA …

Waldy | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: