Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ukiran Asmat yang Mendunia

REP | 16 May 2011 | 15:03 Dibaca: 62   Komentar: 0   0

Kekayaan budaya Indonesia bagian timur tidak hanya sebatas tarian, adat istiadat, upacara keagamaan tetapi juga ukiran kayu. Seperti ukiran Asmat yang berasal dari Papua, yang nota bene daerah yang terbelakang. Dari sana ternyata lahir ukiran yang bernilai tinggi dan diminati oleh mancanegara. Mengapa demikian? karena patung dan seni ukiran yang diciptakan oleh tangan-tangan orang Asmat mempunyai ikatan sosial dan budaya yang kuat. Dengan kata lain, masing-masing etnis memliki keunikan masing-masing yang pastinya tidak sama. Bagi kelompok tersebut, patung tersebut tidak hanya sebuah patung sebagai hasil karya tetapi lebih dalam lagi adalah cara mereka mengekspresikan penghormatan kepada leluhur dan nenek moyang mereka. Selain itu, pola ukiran yang diciptakan hanya memilki satu pola saja tidak ada yang sama. Inilah yang membuat ukiran Asmat sangat dicari-cari oleh mancanegara.

Tags: telkomsel

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | | 23 November 2014 | 12:04

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 9 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 17 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 19 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


HIGHLIGHT

Di bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 12 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Mabate Wae | 12 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 12 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 12 jam lalu

Peniti Community, Wadah Kompasianer …

Isson Khairul | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: