Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Asrim

Lahir di Makassar, Ijazah Dokter dari UNHAS Makassar, dapat Master di Amsterdam, Ahli Epidemiology di selengkapnya

Surat Keterangan Bersih Diri

OPINI | 05 June 2011 | 05:46 Dibaca: 973   Komentar: 7   0

Zaman Orde baru ada ketentuan yang harus diikuti oleh mereka yang akan mendaftar jadi calon Pegawai Negri yaitu selain melampirkan ijazah, surat keterangan bersìh diri juga harus dilampirkan, SKBD ini sebagai keterangan resmi bahwa seseorang tidak terlibat G30S PKI. Untuk memperoleh surat ini warga harus membawa keterangan mulai dari Rt/RW/Lurah& camat selanjutnya ke Polwil. surat ini menunjukkan bahwa seseorang tak punya hubungan darah dengan individu yang jadi anggota partai terlarang.↲Tak dapat dipungkiri bahwa dalam perjalanannya ada juga orang-orang yang dapat mengelabui petugas atau dapat memperoleh SKBD dengan memberi informasi palsu, selanjutnya lolos masuk jadi PNS atau Tentara maupun Polisi bahkan jadi pejabat namun demikian bila kelak ketahuan pada skrining-skrining berikut yang rutin dilakukan pada seleksi untuk suatu jabatan atau ada pihak yang melaporkan maka akan sulit memperoleh peluang untuk mendapat promosi.↲sungguh banyak ceritera sedih dibalik pemberlakuan SKBD ini, demikian pula protes dari para pemerhati Hak Asasi Manusia dalam dan luar negri, saya yakin sekarang sudah tidak berlaku lagi. Bagaimana pendapat kompasioner jika pendekatan mirip SKBD ini diberlakukan lagi tapi dimodifikasi dikit jadi SKBDK atau Surat Keterangan Bersih dari Korupsi, yaitu mereka yang pernah terlibat korupsi atau keluarga Koruptor tidak diberi kesempatan untuk jadi CPNS, TENTARA. Polisi atau jadi Pejabat ?

Tags: polri cpns surat

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

5 Kompasianer Beropini tentang Paspampres …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 15:41

Keuntungan-Keuntungan dari Kasus Florence …

Andreas Ab | | 02 September 2014 | 12:43

Plus Minus kalau Birokrat yang Jadi …

Shendy Adam | | 02 September 2014 | 10:03

Menyaksikan Sinta Obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | | 02 September 2014 | 12:19

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 6 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 7 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 9 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Agung Laksono Lanjutkan Warisan Kedokteran …

Agung Laksono Berka... | 8 jam lalu

Mengenal Bunga Nasional Berbagai Negara di …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Cemburu Bukan Represent Cinta …

Diana Wardani | 9 jam lalu

“Account Suspended @Kompasiana Diburu …

Tarjo Binangun | 9 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: