Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Rus Rusman

Lahir di Kecamatan Jatirogo Kab. Tuban Jawa Timur. Lulus SD 1973 SMP 1976 SPG 1980 selengkapnya

Pentingnya Belajar Bahasa bagi Siswa

OPINI | 02 July 2011 | 17:05 Dibaca: 558   Komentar: 2   0

Pada dasarnya belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi. Oleh karena itu pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia baik secara lisan ataupun tulisan.

Komunikasi yang dimaksud terjadi antara dua pihak atau lebih, baik secara langsung maupun dengan menggunakan media tertentu. Salah satu media yang dimaksud adalah buku. Berdasarkan uraian di atas nampak sekali bahwa membaca sangat penting bagi keberadaan manusia. Dengan membaca orang dapat mengenal dunia tanpa harus pergi ke tempat yang menjadi objek bacaannya.

“Bacalah ! kata yang pertama kali difirmankan oleh Allah Swt. kepada nabi—Nya Muhammad Saw. Kata itu merupakan cahaya wahyu pertama yang menerangi kalbunya yang suci. Jadi membaca adalah salah satu cara untuk memperoleh ilmu, dan ilmu adalah sumber pengetahuan, sementara pengetahuan adalah cahaya akal dalam hati”, (Ali Quthb, Muhhamad, 2000: 186).

Dengan demikian tidak ada pilihan lain bagi manusia termasuk para siswa di sekolah-sekolah, kecuali harus menerima kenyataan bahwa dirinya membutuhkan keterampilan membaca untuk kebutuhan hidupnya.

1309625657927252748

Bahasa juga perlu dikaitkan dengan gambar

Sesuai dengan isi GBPP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia disajikan dalam beberapa komponen kebahasaan, pemahaman dan penggunaannya disajikan secara terpadu. Namun dalam kegiatan pembelajaran, guru dapat memfokuskan pada salah satu komponen pembelajaran kebahasaan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman dan penggunaan bahasa.

Pembelajaran bahasa mencakup aspek mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Keempat aspek tersebut hendaknya mendapatkan porsi yang seimbang, dan dilaksanakan secara terpadu di kelas dengan bimbingan para guru. Pada sisi lain dengan membaca siswa dapat pula memahami nilai serta norma yang berlaku di masyarakat. Salah satu keunggulan dari buku adalah sering berisikan berbagai kebiasaan, adat, tradisi, nilai dan norma di kalangan masyarakat.

Berbagai macam sajian isi buku itu tidak sedikit yang disajikan dalam bentuk gambar yang berwarna-warni sehingga dapat menggugah minat dan motivasi siswa untuk membaca dan menghayati. Sangat mungkin dalam kegiatan membaca dan menikmati isi buku tersebut terjadi proses internalisasi nilai-nilai, baik disadari ataupun tidak oleh siswa yang bersangkutan.

Dalam pada itu perpustakaan sekolah yang memiliki buku-buku yang berisikan berbagai sumber pengetahuan seharusnya dimanfaatkan secara efektif untuk merangsang para siswa agar mau belajar sendiri melalui proses membaca. Koleksi buku-buku di perpustakaan seharusnya mampu memberi motivasi membaca kepada anak, sehingga gairah belajar mereka menjadi tinggi.

Namun kenyataan yang sering dijumpai di sekolah adalah bahwa para siswa pada umumnya masih belum memiliki minat dan motivasi untuk benar-benar memanfaatkan perpustakaan secara efektif. Hal ini tentunya disebabkan oleh beberapa faktor, baik yang berasal dari siswa itu sendiri, para guru, maupun situasi dan kondisi yang ada di lingkungan sekolah tersebut.

Berkaitan dengan dua kondisi yang berbeda itu, kiranya perlu diadakan penelitian untuk mencari beberapa alternatif yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam memecahkan masalah tersebut. Pemecahan masalah yang dimaksud harus memiliki landasan yang kuat, baik secara teoritis maupun praktis, dan hal itu hanya dapat dicapai melalui sebuah penelitian.***

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jalan-Jalan Cantik ke Jepang ala Beauty …

Wardah Fajri | | 18 September 2014 | 10:16

Bapak Diberi Tenggang Tiga Kali 24 Jam untuk …

Posma Siahaan | | 18 September 2014 | 06:03

Bima Arya Sukses Menghijaukan Jalanan Kota …

Masykur A. Baddal | | 18 September 2014 | 07:20

HL Bukan Ambisi Menulis di Kompasiana …

Much. Khoiri | | 18 September 2014 | 01:35

Nangkring Bareng Paula Meliana: Beauty Class …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 10:14


TRENDING ARTICLES

Kejahatan di Jalan Raya, Picu Trauma …

Muhammad | 4 jam lalu

HL Bukan Ambisi Menulis di Kompasiana …

Much. Khoiri | 9 jam lalu

Pilkada Langsung; Menabrak Dasar Negara?! …

Bem Simpaka | 10 jam lalu

Bukti, Koalisi Merah Putih Bukan Wakil …

Giri Lumakto | 12 jam lalu

Takut Prabowo, Jokowi Batalkan Perampingan …

Avit Hidayat | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips Sederhana Menulis Buku agar Menarik …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Modus Baru Curanmor. Waspadalah! …

Andi Firmansyah | 8 jam lalu

Turis Asing Suka Kawah Ijen! …

Mawan Sidarta | 8 jam lalu

Bogor dan Bandung Bermasalah, Jakarta …

Felix | 8 jam lalu

Mudahnya Mengururs SIM tanpa Calo (Sebuah …

Okky Rizki Rohayat | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: