Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Usaha Kesehatan Sekolah

REP | 12 July 2011 | 07:35 Dibaca: 4089   Komentar: 0   1

UKS atau Usaha Kesehatan Sekolah adalah upaya sekolah untuk membina dan mengembangkan kebiasaan hidup sehat serta meningkatkan kesehatan murid-murid dan lingkungan sekolah. Murid-murid dididik untuk selalu berperilaku bersih dan sehat sehingga dapat tumbuh sehat jasmani rohani, pandai dan bertanggung jawab. (Modul Pelatihan Dokter Kecil, Dinas Kesehatan Prop. DKI Jakarta, 2002)

Pengertian ini mengandung batasan bahwa usaha kesehatan sekolah adalah bagian dari usaha kesehatan pokok yang menjadi beban tugas Puskesmas, yang ditujukan kepada sekolah-sekolah dengan anak didik beserta lingkungan hidupnya, dalam rangka mencapai keadaan kesehatan anak yang sebaik-baiknya dan sekaligus meningkatkan prestasi belajar anak sekolah setinggi-tingginya.

Dari pengertian ini juga anak supaya memiliki suatu kebiasaan yang baik yaitu terbiasa dengan kebersihan karena kebersihan adalah pangkal kesehatan. Bila anak tidak membiasakan bersih maka akan sangat mudah sekali terserang penyakit dan tidak akan dapat nyaman dalam belajar.

Adapun tujuan dari usaha kesehatan sekolah adalah untuk menurunkan angka kesakitan anak sekolah dan pencakupan pelayanan kesehatan terhadap anak sekolah sehingga dicapai anak didik yang sehat.

Kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah

Kegiatan UKS dikelompokkan menjadi tiga macam yaitu:

1). Untuk mencapai lingkungan kehidupan sekolah yang sehat (health full school living). Maksudnya, yaitu lingkungan fisik, lingkungan psikis dan lingkungan social. Untuk lingkungan fisik dilakukan antara lain pengawasan terhadap sumber air, terhadap pembuangan sampah ,tinja dan air limbah, pengawasan terhadap bangunan sekolah,terhadap makanan yang disediakan di sekolah, terhadap binatang serangga dan pengerat yang mungkin terdapat di sekolah, serta terhadap pencemaran lingkungan tanah (pekarangan), air ataupun udara di sekitar sekolah. Untuk lingkungan psikis termasuk masalah hubungan kejiwaan antara guru dengan murid, murid dengan murid lainnya, guru dengan guru lainnya serta guru dengan orang tua murid. Sedangkan untuk lingkungan social meliputi pergaulan social antara sesama murid, sesama guru, guru dan murid atau guru dan orang tua murid.

2). Pemeliharaan kesehatan di sekolah (school health service)

Maksudnya yaitu untuk memelihara, meningkatkan serta mengetahui sedini mungkin segala gangguan kesehatan yang mungkin terjadi, baik terhadap murid ataupun terhadap gurunya. Petugas UKS dalam hal ini memberikan pelayanan pemeriksaan fisik selengkapnya, pemeriksaan perkembangan kecerdasan, tindakan immunisasi, pengobatan ringan sertapengiriman murid ynag sakit berat untuk berobat ke puskesmas atau rumah sakit. Pelaksanaan pemeliharaan di sekolah ini guru juga diikutsertakan bila perlu orang tua murid. Peranan guru dalam pemeliharaan kesehatan amat besar karena guru lebih dekat dengan murid yang jatuh sakit. Gurupun dapat memberikan pertolongan pertama (P3K) yang terjadi di sekolah. Pemeliharaan kesehatan guru sangat penting karena jika guru terserang penyakit menular misalnya, akan dapat menyerang murid atau guru lainnya.

3). Pendidikan kesehatan di sekolah (health education in school) or health and safety instruction in school (petunjuk kesehatan dan keselamatan di sekolah.

Pendidikan kesehatan kepada murid merupakan tanggung jawab para guru dan selanjutnya pendidikan kesehatan harus pula diberikan kepada petugas-petugas lainnya yang bekerja di sekolah misalnya supir sekolah, karyawan kantin, petugas pembersih sekolah, tukang kebun dan lain sebagainya. Hal ini secara kenyataan belum dapat mencakup ke seluruh kelas yang ada di sekolah. Bersambung.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 6 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 7 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 8 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Aku Ingin .. …

Gunawan Wibisono | 7 jam lalu

Keasyikan itu Bernama Passion …

Ika Pramono | 7 jam lalu

Sisi Positif dari Perseteruan Politik DPR …

Hts S. | 7 jam lalu

Menyiasati kenaikan harga BBM …

Desak Pusparini | 7 jam lalu

Trah Soekarno, Putra Cendana, dan Penerus …

Service Solahart | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: