Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ruri Saepul Barqi

seorang pemuda yang selalu membuat seorang ibu merasa khawatir . . . . itulah saya . selengkapnya

Cerita di Malam Minggu

OPINI | 16 July 2011 | 12:37 Dibaca: 249   Komentar: 3   0

Ada tiga orng pemuda yang gemar menjelajah. Suatu saat mereka memasuki sebuah hutan belantara. Mereka menemukan sebuah kotak tua berisi lampu usang. Dan ketika diusap, ternyata lampu tersebut adalah lampu ajaib. Maka keluarlah si Jin sakti yang bisa mengabulkan tiga permintaan. Karena mereka menemukannya bertiga, maka diputiskan bahwa masing-masing berhak membuat satu permintaan.

Pemuda pertama mengawali permintaan ajaib tersebut.

“Jin, aku suka dengan minuman keras. Tolong masukkan aku ke dalam sebuah gua dan berikan aku persediaan minuman keras untuk satu tahun. Tutup gua tersebut hingga tidak ada seorang pun yang bisa mengganggu. Dan bukalah ketika setahun sudah berlalu”

“Siap paduka. Permintaanmu adalah perintah bagiku” begitu jawab si jin sakti

Merasa terinspirasi dengan sahabat pertamanya, pria kedua mengajukan permintaan yang hampir serupa. Hanya saja kesenangannya adalah wanita.

“Hai jin, aku minta dimasukkan gua juga. Tapi penuhilah gua tersebut dengan wanita cantik. Tutup guanya dan baru engkau buka setahun berikutnya”

“Siap paduka. Permintaanmu adalah perintah bagiku” begitu jawab si jin sakti

Tiba giliran pemuda terakhir untuk mengajukan permintaannya.

“Jin, aku tidak suka minuman keras dan wanita. Aku suka rokok. Kamu masukin aku ke dalam gua trus kasih persediaan rokok selama setahun deh. Tutup pintunya juga selama setahun. Nanti kamu buka bersamaan dengan dua orang sahabatku tadi”

“Siap paduka. Permintaanmu adalah perintah bagiku” begitu jawab si jin sakti

Singkat cerita, lewatlah masa penjagaan gua tersebut. Kemudian pintu gua pertama dibuka. Muncul sosok pemuda yang kurus, matanya berkantung. Dia keluar sambil mengucapkan terima kasih kepada jin sakti. Pintu gua kedua dibuka, muncul pria dengan jalan sempoyongan. “Makasih om jin, gue puas bisa ML-an sama banyak wanita. Dan saat membuka pintu ketiga, muncul pemuda tersebut sambil berlari kemudian menjitak kepala jin sakti.

“Aduh, maaf tuanku. Apa ada yang salah dari hamba?”

“Dasar jin goblok!! Kenapa ngasih rokoknya ndak pakai korek api!!”

Oleh karena itu kalau punya mimpi, doanya harus jelas. Jangan menggerutu di belakang lantaran Allah memberikan yang berbeda dari maksud kita.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Real Madrid 1 – 0 Bayern Muenchen …

Arnold Adoe | | 24 April 2014 | 04:37

Pojok Ngoprek: Tablet Sebagai Pengganti Head …

Casmogo | | 24 April 2014 | 04:31

Rp 8,6 Milyar Menuju Senayan. Untuk Menjadi …

Pecel Tempe | | 24 April 2014 | 03:28

Virus ‘Vote for The Worst’ Akankah …

Benny Rhamdani | | 24 April 2014 | 09:18

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 3 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 3 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 4 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 8 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: