Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Ruri Saepul Barqi

seorang pemuda yang selalu membuat seorang ibu merasa khawatir . . . . itulah saya . selengkapnya

Cerita di Malam Minggu

OPINI | 16 July 2011 | 12:37 Dibaca: 251   Komentar: 3   0

Ada tiga orng pemuda yang gemar menjelajah. Suatu saat mereka memasuki sebuah hutan belantara. Mereka menemukan sebuah kotak tua berisi lampu usang. Dan ketika diusap, ternyata lampu tersebut adalah lampu ajaib. Maka keluarlah si Jin sakti yang bisa mengabulkan tiga permintaan. Karena mereka menemukannya bertiga, maka diputiskan bahwa masing-masing berhak membuat satu permintaan.

Pemuda pertama mengawali permintaan ajaib tersebut.

“Jin, aku suka dengan minuman keras. Tolong masukkan aku ke dalam sebuah gua dan berikan aku persediaan minuman keras untuk satu tahun. Tutup gua tersebut hingga tidak ada seorang pun yang bisa mengganggu. Dan bukalah ketika setahun sudah berlalu”

“Siap paduka. Permintaanmu adalah perintah bagiku” begitu jawab si jin sakti

Merasa terinspirasi dengan sahabat pertamanya, pria kedua mengajukan permintaan yang hampir serupa. Hanya saja kesenangannya adalah wanita.

“Hai jin, aku minta dimasukkan gua juga. Tapi penuhilah gua tersebut dengan wanita cantik. Tutup guanya dan baru engkau buka setahun berikutnya”

“Siap paduka. Permintaanmu adalah perintah bagiku” begitu jawab si jin sakti

Tiba giliran pemuda terakhir untuk mengajukan permintaannya.

“Jin, aku tidak suka minuman keras dan wanita. Aku suka rokok. Kamu masukin aku ke dalam gua trus kasih persediaan rokok selama setahun deh. Tutup pintunya juga selama setahun. Nanti kamu buka bersamaan dengan dua orang sahabatku tadi”

“Siap paduka. Permintaanmu adalah perintah bagiku” begitu jawab si jin sakti

Singkat cerita, lewatlah masa penjagaan gua tersebut. Kemudian pintu gua pertama dibuka. Muncul sosok pemuda yang kurus, matanya berkantung. Dia keluar sambil mengucapkan terima kasih kepada jin sakti. Pintu gua kedua dibuka, muncul pria dengan jalan sempoyongan. “Makasih om jin, gue puas bisa ML-an sama banyak wanita. Dan saat membuka pintu ketiga, muncul pemuda tersebut sambil berlari kemudian menjitak kepala jin sakti.

“Aduh, maaf tuanku. Apa ada yang salah dari hamba?”

“Dasar jin goblok!! Kenapa ngasih rokoknya ndak pakai korek api!!”

Oleh karena itu kalau punya mimpi, doanya harus jelas. Jangan menggerutu di belakang lantaran Allah memberikan yang berbeda dari maksud kita.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Pagi Sumba …

Arief Setyo Widodo | | 04 March 2015 | 13:01

Hantu KPK Adalah …. …

Dean Ridone | | 04 March 2015 | 09:50

Fungsi Pajak, Ya Buat Kita Juga! …

Johar Zauhariy | | 04 March 2015 | 10:08

Belajarlah Mencintai Istri Lewat Preman …

Suci Handayani | | 04 March 2015 | 10:05

Kompasiana Ngulik: Ngobrolin Genre Musik …

Kompasiana | | 23 February 2015 | 14:51


TRENDING ARTICLES

Maaf, Kami Juga Muak, Mister Abbot …

Aji Maulana | 4 jam lalu

Presiden Jokowi Penikmat Adegan Tinju KPK vs …

Imam Kodri | 7 jam lalu

Lulung vs Ahok: 3 Kecerdasan Lulung dan …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Jokowi “Tegar” KMP Bubar Karena …

Gunawan | 9 jam lalu

Hak Angket untuk Ahok Rendahkan Wibawa DPRD …

Soleman Montori | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: