Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Analgin Ginting

Peduli, Memberi dan Berbagi.

Gaji Besar Prestasi Nol?

REP | 18 July 2011 | 21:28 Dibaca: 1537   Komentar: 13   1

Berapa gaji yang Anda peroleh setiap bulannya saat ini? Berapa gaji take home pay (gaji bersih yang Anda bawa pulang ke rumah setiap bulannya)? Kalau gaji Anda diatas Rp 50.000.000 per bulannya berarti gaji Anda sama dengan yang diperoleh anggota DPR RI yang terhormat itu. Sebab setiap anggota DPR membawa pulang ke rumah sekitar Rp 51.567.200. Angka ini adalah gaji untuk anggota DPR yang tidak mempunyai jabatan dalam alat kelengkapan Dewan. Jika seorang anggota DPR merangkap wakil ketua alat kelengkapan maka gajinya bisa lebih besar Rp 3-4 juta rupiah lagi.

Untuk kalangan swasta, kisaran gaji Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 125.000.000 adalah standar gaji untuk level Direktur. Apakah direktur keuangan, direktur operasional ataupun direktur penjualan atau direktur pemasaran. Gaji yang besar dikalangan swasta sejalan dengan tanggung jawab yang diembannya yang tergambar dalam Key Performance Indikator-nya. Jadi gaji adalah gambaran dari tanggung jawab dan seluruh kinerjanya. Satu level dibawah direktur, yaitu senior manager sampai general manager, gajinya adalah sekitar Rp 20 sd 50 juta per bulannya.

Bagaimana kalau gaji Anda hanya sekitar Rp 4-5 juta per bulan. Jangan berkecil hati karena sebenarnya dengan gaji Rp 4 juta atau Rp 5 juta perbulan sebenarnya jabatan Anda adalah seorang Jenderal atau Laksamana, atau juga Jenderal Polisi atau Marsekal. Sebab secara resmi gaji pokok para Jenderal berbintang 4 itu adalah Rp 4,2 juta per bulan, untuk masa kerja sekitar 32 tahun. Hampir sama dengan gaji pegawai negeri dengan golongan tertinggi, IV E.

Gaji terendah dalam militer pun hampir sama dengan gaji terendah dalam pegawai negeri Sipil yaitu Rp 1,260.000 per bulannya. Memang belum termasuk tunjangan tunjangan. Kalau sudah masuk tunjangan maka gaji terendah Prajurit adalah sekitar Rp 2.625.000, sedangkan gaji terendah PNS adalah Rp 2000.000,. Untuk Buruh di Jakarta, UMR tahun 2011 ini adalah sebesar Rp 1.290.000,.

Jadi dari gambaran diatas paling enak nampaknya menjadi anggota DPR, karena take home pay nya sudah sedemikian gede, belum lagi kalau dapat bagi bagi uang seperti ramai diberitakan akhir akhir ini. Bisa sekali putaran dapat Rp 400 juta sampai Rp 2 Milyar seperti dilaporkan oleh Nazaruddin yang mantan bendahara Partai Demokrat itu.

Akan tetapi denga gaji sebesar itu apakah anggota DPR dapat membuat perubahan yang benar benar meningkatkan kesejahteraan rakyat? Saya ragu. Anda bagaimana rekan rekan Kompasianer? Mengapa saya ragu sebab pernah seorang pendeta di Inggris mengatakan seperti di bawah ini.

Saya tidak merendahkan/menyangsikan pekerjaan parlemen yang dapat memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat, akan tetapi penyembuhan yang paling baik terhadap luka-luka dunia tidak dipengaruhi oleh legislatif akan tetapi oleh anugerah penebusan Allah. Oleh karena itu menyebarluaskan anugerah penebusan ini merupakan panggilan pekerjaan tertinggi yang dapat dilakukan oleh seorang manusia.

JD Jones mengatakan seperti diatas ketika dia menolak tawaran menjadi anggota Parlemen Inggris di awal abad 20.

(Analgin Ginting, diolah dari berbagai sumber)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari …

Weedy Koshino | | 27 November 2014 | 16:39

Bu Susi, Bagaimana dengan Kualitas Ikan di …

Ilyani Sudardjat | | 27 November 2014 | 16:38

Saya Ibu Bekerja, Kurang Setuju Rencana …

Popy Indriana | | 27 November 2014 | 16:16

Peningkatan Ketahanan Air Minum di DKI …

Humas Pam Jaya | | 27 November 2014 | 10:30

Tulis Aspirasi dan Inspirasi Aktif Bergerak …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Mahasiswa Vietnam tentang …

Hizkia Huwae | 10 jam lalu

Ngoplak Bareng Pak Jonan, Pak Ahok, Pak …

Priadarsini (dessy) | 11 jam lalu

Polisi Serbu Mushollah Kapolri Diminta Minta …

Wisnu Aj | 13 jam lalu

Demi Kekuasaan, Aburizal Mengundang Prabowo …

Daniel H.t. | 15 jam lalu

Pernahkah Ini Terjadi di Jaman SBY …

Gunawan | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Cafe Koloni, Ruang “Ngopi” di …

Imam Hariyanto | 8 jam lalu

Pensiunan Pertamina Akan Tolak Dwi Soetjipto …

Teddy Syamsuri | 8 jam lalu

L’homme Intérieur …

Joko P | 8 jam lalu

Indonesia Bersih dan Layak Huni di Tahun …

Ricki Cahyana | 8 jam lalu

Keterbatasan Bukanlah Alasan untuk Tidak …

Banyumas Maya | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: