Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Dr Khayun

doa kami semoga panjang umur tambah rizki tetep iman islam ihsan n tawadhuk bisa istiqomah selengkapnya

Nisfu sya’ban / syahrul barokah .

OPINI | 18 July 2011 | 07:05 Dibaca: 294   Komentar: 2   0

Syahrul barokah sering orang jawa menyebut bulan ruwah bagi kaum muslimin ini merupakan bulan yang sangat penting sekali di samping banyak peristia juga banyak kegiatan misal di daerah pantura ada yg di namakan baratan , dandangan dugderan klo di semarang ada warak ngendok / golden egg dll nya . Tentu semua ini ada maksut dan tujuannya minimal ad 3 peristiwa penting di bulan barokah ini
1 Terbelahnya bulan menjadi dua atas ijin Allah . asbabun nuzul terbelahnya bulan ini tidak lain karena ada keraguan orang2 kafir atas ke rasulan Muhammad saw . kafrin bertanya Rosulullah ya muhammad klo kamu benar2 Rosullullah belahlah bulan itu jadi dua lalu Rosulullah balik ber tanya seandainya bulan ter belah jadi dua apakah kamu semua beriman kepadaku kemudian mereka menjawab ya tidak selang lama Rosulullah ber doa kepada Allah dan doa nya di kabulkan shg bulan terbelah jadi 2 dasar kafirin meskipun bulan ter belah 2 tetep kafir kejadian ini ada di bulan barokah / syahrul sya’ban di era Rosulullah .
2 Dua arah kiblat / kiblatain . zaman dahulu kala Rosulullah klo sholad menghadap ke masjidil aqso / utara ( palestina/ israil ) karena di hina oleh para kafirin shg Rosulullah ber doa kepada Allah agar arah kiblat di rubah ke barat / mekah . ber doa hampir 6 bln baru turun seketika itu arah sholad di rubah dari utara menghadap ke barat / mekah kejadian ini juga terjadi di bulan barokah ini di era Rosulullah .
3 Yang tidak kalan penting di bulan barokah ini yaitu program kita semua se tahun ke depan di tentukan oleh Allah pada bulan barokah ini termasuk umur kita rizki kita jodoh kita nasib kita dllnya .
Tentu tida ada salahnya klo kita memperingati bulan barokah ini dengan se baik baiknya dengan harapan kita tetep iman islam ihsan n tawadhuk . demikian semoga bermanfaat dr kkhayun’s

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 7 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 11 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

Jokowi Tak Pernah Janji Rampingkan Kabinet …

Felix | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Sebuah Persembahan untukmu Gus…. …

Puji Anto | 8 jam lalu

Omne Trium Perfectum dan Tri-PAR …

Sam Arnold | 8 jam lalu

Saat R-25 Menjawab Hasrat Pria …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 8 jam lalu

Sombong Kali Kau …

Ian Ninda | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: