Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Wahyu Nh Aly

Wahyu NH Aly :: http://ngajeng.wordpress.com

Manfaat Bekerja di Bulan Puasa

OPINI | 05 August 2011 | 08:39 Dibaca: 487   Komentar: 3   1

“Ya ayyuhalladziina aamanuu kutiba ‘alaikumusiaamu kamaa kutiba ‘alalladzina minqoblikum la’allakum tattaquun.”

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah  diwajibkan pada orang2 sebelum kamu. Mudah2an kamu bertakwa” (Al -Baqarah:183)

Pada saat berpuasa, pintu-pintu surga terbuka, pintu-pintu neraka tertutup, para setan dibelenggu, begitulah teks agama memaparkan. Sehingga umat Islam pun bersuka cita menikmati limpahan barakah. Umat Islam berlomba-lomba mengisi hari-harinya dengan kebaikan. Para umat Islam mengais kandungan hikmah dan manfaat yang ada di dalam Ramadhan. Sebagaimana dalam hadits Nabi yang sering dikaitkan dengan keutamaan bulan ramadhan, “… awaluhu rahmah, wausatuhu maghfiroh, wa akhiruhu itqun minannar,” yang artinya bahwasanya Ramadhan itu, “…. awalnya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.”

Meskipun banyak dari umat Islam yang telah mengetahui begitu besar kandungan barakah di Ramadhan, namun tidak sedikit yang menilai bulan yang penuh rahmat ini sebagai kendala saat bekerja. Terkadang juga ada, yang menjadikan puasa sebagai biang mandegnya kreatifitas. Padahal apabila dipahami secara jernih, puasa mustinya membantu meningkatkan etos kerja. Puasa bisa mendorong ketumpulan kreatifitas seseorang. Ini melihat kandungan manfaat di dalam puasa bagi para pekerja. Mereka yang mengenali manfaat ini seraya menjalankannya, tentu akan mengatakan apabila Ramadhan sebagai bulan kreatifitas. Di samping itu, Islam memang sangat menganjurkan agar umat Islam memiliki semangat kerja dan kretaifitas yang tinggi sebagaimana dalam Qs. Albaqarah (2): 148 yang menegaskan:

“…Fastabiqul Khoirot. Aina maa takuunu ya’ti bikum Allahu jamii’an. Innalllaha ‘ala kulli syain qadiir.”

Artinya: “…. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Penilaian bulan puasa sebagai bulan kreatifitas merupakan penilaian yang cerdas. Puasa bisa membangkitkan kreatifitas karena meninjau dari kesadaran akan perlunya kebutuhan makan. Juga, dengan berpuasa bisa mengurangi kadar lemak dalam tubuh, dengan demikian  daya pikir lemah yang dikarenakan timbunan lemak menjadi lebih tajam. Tentunya, selain hal itu, dengan berpuasa juga akan melatih kedisiplinan, pengendalian diri dari pengaruh hawa nafsu sehingga bukan saja menjadi pribadi yang penyabar tapi juga berakhlak, meninggalkan kebodohan, dan lainnya. Melalui semangat bekerja yang diikuti dengan kedisiplinan dan kecerdasan, sehingga diharapkan akan membentuk pribadi muslim yang bertakwa dan tangguh, sebagaimana dinyatakan dalam Qs. Alhujuraat: 13:

“Inna akromakum ‘indallahi atqoqum.”

Artinya: “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.”

Melihat kandungan manfaat Ramadhan di atas, dengan puasa yang menjadikan pribadi muslim yang kuat dengan kandungan dorongan kecerdasan, daya ingat, dan akhlak, menjadikan bulan puasa senantiasa dinanti-nanti oleh banyak orang. Karena itulah, kehadiran Ramadhan dari masa ke masa menjadikan banyak orang berusaha mengambil sisi-sisi manfaatnya. Bagi umat Islam yang memiliki keimanan yang kuat lagi pintar, tentu akan bersungguh-sungguh menjalankan ibadah puasa ini karena merasakan manfaat-manfaatnya yang begitu besar. Sehingga bagi umat Islam yang demikian, akan mengisi bulan puasa dengan meningkatkan semangat bekerja untuk ssemakin tinggi. Sehingga, cukup mengherankan apabila ada yang menjadikan sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Rasulullah sendiri berkata, bahwasanya Allah Swt itu lebih menyukai orang yang kuat daripada yang lemah:

“Almu’minu al qawi khoirun wa akhabb ilallah minal mu’min adh-dho’if”

Artinya: “Orang mu’min yang kuat lebih disukai Allah daripada orang mu’min yang lemah.

Selamat menikmati sahur, selamat berpuasa, selamat beraktifitas dan berkreatifitas….

_________________________

Silahkan kopi-paste atau memplagiasi ocehan tertulis saya ini menggunakan nama Anda sendiri, jika menilai dengan ini nama Anda penting. Dengan senang hati, silahkan….

Salam gembel jalanan, Wahyu NH. Aly

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Taman Balekambang, Bukti Cinta Orangtua …

Agoeng Widodo | | 30 September 2014 | 15:39

Gedung DPR Dijual …

Hendra Budiman | | 30 September 2014 | 11:55

Bahkan Macan Asia pun Butuh Demokrasi …

Yudhi Hertanto | | 30 September 2014 | 12:16

Langkah Kecil, Meninggalkan Jejak yang …

Ngesti Setyo Moerni | | 30 September 2014 | 15:07

Kamukah Pemenang Sun Life Syariah Blog …

Kompasiana | | 29 September 2014 | 09:44


TRENDING ARTICLES

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 6 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 9 jam lalu

People Power Menolak Penghapusan Pilihan …

Daniel Setiawan | 9 jam lalu

Hobi Berbahaya Anak Muda di Saudi …

Umm Mariam | 10 jam lalu

Inilah Cara SBY Membatalkan UU Pilkada …

Rullysyah | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Layanan Kesehatan Harus Ramah dan Terbuka …

Baihaqi | 8 jam lalu

Bogor Islamic Book Fair 2014 …

Adi Setiadi | 8 jam lalu

“Indonesia Tanah Air Beta”, Kata …

Elvini Effendi | 8 jam lalu

Layakkah Menteri Agama RI menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 8 jam lalu

Orang Indonesia Itu Baik-baik semua …

Den Bhaghoese | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: