Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Irwan Thahir Manggala

Orang yang Sudah Mati Benar-benar Sudah di ALAM KUBUR . Semoga kita terhindar dari golongan selengkapnya

Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-66 (2)

REP | 10 August 2011 | 11:17 Dibaca: 585   Komentar: 4   0

Memberi waktu, ruang dan suasana buat para siswa untuk mengungkapkan uneg-uneg mereka sangatlah sulit. Berbekal momen rutinitas Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus  akhirnya saya dapat  memanfaatkan tantangan tersebut. Momen rutin itu bisa kita rubah untuk tidak hanya menjadi ritinitas biasa. Inilah beberapa ekspresi siswa saat saya mencoba menggali apa yang mereka pikirkan menghadapi jelang hari kemerdekaan kebangsaan kita yang telah memasuki tahun ke-66.

Tulisan sebelumnya masih sama topik dengan tulisan ini. Bahan tulisan ini selain bisa jadi bahan dokumen portofolio siswa juga dapat digunakan untuk memperhatikan minat bakat siswa.

Hafiah, membuat puisi

Faris Fardani Rahman, membuat bendera kemudian dipasang di kelas VII 6

Hasan Umar Pradana, membuat lukisan

Sri Fariyanti Marasabessy, membuat pantun

Adriyansah Umasugi, membuat loma bermain bola

Alwi Azis, menyanyi

Alfrizal Maluk, menyanyi

Nur Ilham Rahawarin, menyanyi

M Alfitran Alwin, mengikuti upacara dan ke Ambon Plaza

Juita Mei Sari, membuat puisi

Sunarti, membuat puisi

Vivin Rumakabis, membuat puisi yang sangat indah untuk guru-guruku

Muhammad Andi Fahri Gade, mengikuti lomba lari dan sepeda

Ibnu Salahudin Rajali, mengikuti lomba lari dan sepeda

Wa Ode Hasbia, membuat puisi

Nurliana, membuat puisi

Dwi Lestari Islamiyati, membuat pantun

Rindiani, membaca puisi

Nur Sinta Dewi, membuat balon

Sulfiyanti Ningsi Tagus, menyanyi

Syahrul Hamzah Tuheteru, membuat pantun

Anggada Arya Dwi Putra Tanpalar, membuat bendera dan memasangnya di kelas VII 6

Mahmud Lausepa, mengikuti upacara

Firman Risal, melakukan Ninja Warrior

Ridwan Djamaluddin, ingin melukis

Abdul Ajis B, membuat lukisan

Suleman Yoga Saputra, ikut Gong Show

Zulkifli Marasabessy, melukis

Hasniar Abubakar, membuat puisi

Muthia Hasri, membuat puisi

Abd salam Ramdani Talaohu, membuat lomba bermain bola

Jihan Arianti Tomia, membuat rumah dari karton

Risna, membuat tulisan di dinding

Safitri Anggriani Umagap, membuat rumah dari karton

Jarina, membuat kerajinan berupa rumah dari karton

Safira Kiat, membuat tulisan dinding dari karton

Alangkah terbuka suasana demokrasi saat para siswa ingin menyalurkan apa yang akan mereka lakukan. Mereka diberi kebebasan untuk menyampaikannya. Bagi saya yang ebih perlu adalah bagaimana menyimpan data ini untuk dikaitkan dengan satu kegiatan yang lain. Semoga mereka semua dapat mempersiapkan apa yang akan dam sedang dibuat hingga pada puncak tanggal 17 Agustus bahan dan peragaan mereka dapat di pamerkan. Bila melihat tuisan sebeluumnya akan didapatkan perbandingan daya kreasi antar kelas.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Berani Duduk di Bangku Paling Depan—Cupu …

Frida Kurniawati | | 22 December 2014 | 18:22

Melatih Anak Jadi Kompasianer …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 23:47


TRENDING ARTICLES

Penyelidikan Korupsi RSUD Kota Salatiga …

Bambang Setyawan | 3 jam lalu

Akankah Nama Mereka Pudar?? …

Nanda Pratama | 5 jam lalu

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 7 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 8 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 8 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: