Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Hamam Burhanuddin

"Writers should be read, but neither seen nor heard." [Daphne du Maurier] "Penulis seharusnya dibaca, selengkapnya

Apa Makna Kata Maghfiroh?

REP | 11 August 2011 | 05:23 Dibaca: 3362   Komentar: 0   0

Ada riwayat yang populer dalam konteks Ramadan Yaitu ramadhan awalnya rahmat, pertengahannya maghfiroh dan sepuluh harinya yang terakhir adalah keterbebasan dari api neraka, sudah berlanjut sekian hari pertama dari bulan ramadhan kita memasuki hari-hari maghfiroh, mari kita berusaha untuk memahami apa yang dimaksud dengan maghfiroh itu,

Dalam bahasa aslinya maghfiroh terambil dari kata “ghofar”a, yang berarti menutup atau memperbaiki, ketika kita memohon “Allahummaghfirli”, semoga Allah menutupi sekaligus memperbaiki, tapi apa yang kita mohonkan ditutupi?, apa yang ditutupi oleh Allah SWT?, Imam Ghozali mengatakan sekian banyak yang ditutupi oleh Allah

Yang Pertama yang ditutupi adalah sisi dalam manusia, alangkah buruk manusia ini kalau nampak apa yang disisi dalamnya walau dari segi jasmani, kita berkeliaran ke kiri dan kekanan membawa kotoran untung Allah tutupi,

Yang Kedua yang ditutupi adalah isi hati kita, entah apa yang terjadi kalau terbuka isi hati kita, sehingga orang mengetahui bahwa kita membenci si A atau kita jatuh cinta kepada orang yang tidak wajar lagi syukur Allah menutupi isi hati kita, alangkah banyak kedengkian yang ada di dalam hati berkat Allah yang ghoffar yang maha menutup sehingga ia tidak nampak dipermukaan, Allah menutupi juga dosa-dosa kita, alangkah banyaknya dosa yang kita lakukan yang syukur Allah tidak beberkan Allah tutup sehingga kita terhindar dari rasa malu.

Kalau ada keburukan, pelanggaran dan dosa-dosa kita yang ditutupi oleh Allah, ada juga dosa-dosa kita yang berkaitan dengan Allah dan manusia yang ditutupinya sehingga kita tidak dituntut pertanggung jawaban akibat dosa-dosa tersebut. Itulah sebagian dari yang ditutupi oleh Allah yang dikandung dalam kata maghfiroh.

Ada lagi makna kata maghfiroh yakni memperbaiki Allah memperbaiki kesedihan yang meliputi jiwa kita itu diperbaiki Allah sehingga kita melupakan sebab-sebab kesedihan itu, selanjutnya kebodohan, keburukan semuanya bisa ditutupi oleh Allah jika kita memohon supaya Allah menganugerahkan maghfiroah kepada kita,

jadi maghfiroh bukan sekedar pengampunan, bahkan bisa jadi jika kita rasakan sedang berpakaian tidak wajar berdoalah dengan Allahummahghfirli tutupi keburukan kami yang lahir itu dari pandangan manusia sehingga sebenarnya maghfiroh tidak terbatas hanya pada pengampunan dosa tetapi mencakup sekian banyak hal dalam kehidupan kita dan membawa dampak positif bagi kehidupan akhirat kita

Memang pada umumnya orang memahami kata maghfiroh dengan pengampunan dosa itu adalah sebagian dari makna kata ghofara

Tahukah kita tanda atau indikator orang yang diampuni dosanya, orang yang diampuni dosanya adalah yang menyesali perbuatannya bertekad tidak mengulangi lagi perbuatannya, dan memohon ampun kepada Allah dan kalau dosanya sesama manusia memohon maaf kepada manusia itu kalau dia mengambil harta dia mengembalikan harta yang diambilnya

Dan indikator yang terakhir adalah dia merasa bahwa betapun dia bermohon dan bermohon dia belum yakin bahwa dosanya terampuni sehingga dia terus bermohon ampun dan ampun.

WAllahu a’lamu bi ash-shawab.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | | 03 September 2014 | 00:57

Ironi Hukuman Ratu Atut dan Hukuman Mati …

Muhammad | | 03 September 2014 | 05:28

Persiapan Menuju Wukuf Arafah …

Dr.ari F Syam | | 03 September 2014 | 06:31

Kasus Florence Sihombing Mengingatkanku akan …

Bos Ringo | | 03 September 2014 | 06:01

Tiga Resensi Terbaik Buku Tanoto Foundation …

Kompasiana | | 03 September 2014 | 08:38


TRENDING ARTICLES

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | 3 jam lalu

Florence Sihombing Disorot Dunia …

Iswanto Junior | 4 jam lalu

Manuver Hatta Rajasa dan Soliditas Koalisi …

Jusman Dalle | 5 jam lalu

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 6 jam lalu

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Tur Eropa dan Blunder Lanjutan Timnas U-19 …

Mafruhin | 7 jam lalu

Catatan Perjalanan: +Nya Stasiun Kereta Api …

Idris Harta | 8 jam lalu

Oposisi Recehan …

Yasril Faqot | 8 jam lalu

Orangtua yang Terobsesi Anaknya Menjadi …

Sam Edy | 8 jam lalu

Indo TrEC 2014 : Mengurai Kekusutan Lalu …

Wahyuni Susilowati | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: