Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Tiknan Tasmaun

Praktisi herbal yang ingin bermanfaat bagi sesama. Punya blog di http://hidupsuksestiknan.wordpress.com dan di http://tiknan.blogspot.com selengkapnya

Methode Untuk Mengetahui Hari dan Pasaran dalam Tahun Masehi

OPINI | 21 August 2011 | 16:35 Dibaca: 3473   Komentar: 0   0

Bukankah banyak diantara kita yang tahu tanggal, bulan dan tahun berapa kita dilahirkan namun tidak tahu pada hari dan pasaran apa kita dilahirkan tersebut. Sekedar penjelasan, bahwa yang disebut ‘pasaran’ adalah nama-nama hari tradisional dalam masyarakat Jawa. Nama - nama pasaran ini ada lima yaitu Kliwon, Legi, Paing, Pon dan Wage.

Methode yang penulis paparkan berikut ini adalah methode untuk menemukan hari dan pasaran apabila diketahui tanggal, bulan dan tahunnya. Bisa untuk melacak hari dan pasaran kelahiran kita (weton), atau peristiwa - peristiwa lainnya, baik yang telah lampau maupun yang akan datang. Misalnya mencari hari dan pasaran apa pada tanggal 17 Agustus 1945 saat proklamasi kemerdekaan Indobnesia. Bahkan bisa mencari hari dan pasaran apakah saat awal tahun masehi ini, yaitu tanggal 1 Januari tahun 0001, dua ribu sebelas tahun yang lampau.

Sebaliknya juga, methode ini bisa untuk mengetahui tanggal yang tepat jika diketahui bulan dan tahun serta hari pasaran yang dimaksudkan.

Berikut adalah methodenya :

1. Mula-mula bagilah tahun yang Anda cari tersebut dengan angka 140 kemudian hitung sisanya. Jika angka tahun tersebut habis dibagi 140 maka anggap sisa nol tersebut sama dengan sisa 140.

Mengapa dibagi dengan angka 140 ? Karena hari dan pasaran dalam kalender tahun masehi akan tepat berulang kembali polanya dalam siklus 140 tahunan.
Jika sudah mengetahui sisa angkanya maka bisa dilihat KODE  “TH dan TP”   pada tabel di bawah ini (TABEL A)
TABEL  A (Kode Tahun)

TAHUN
( sisa tahun dibagi 140 )
KODE
TH - TP
TAHUN
( sisa tahun dibagi 140 )
KODE
TH - TP
1 1-3 73 7-1
2 2-3 74 1-1
3 3-3 75 2-1
Kabisat     4 4-3 Kabisat     76 3-1
5 6-4 77 5-2
6 7-4 78 6-2
7 1-4 79 7-2
Kabisat   8 2-4 Kabisat 80 1-2
9 4-5 81 3-3
10 5-5 82 4-3
11 6-5 83 5-3
Kabisat    12 7-5 Kabisat     84 6-3
13 2-1 85 1-4
14 3-1 86 2-4
15 4-1 87 3-4
Kabisat    16 5-1 Kabisat     88 4-4
17 7-2 89 6-5
18 1-2 90 7-5
19 2-2 91 1-5
Kabisat 20 3-2 Kabisat 92 2-5
21 5-3 93 4-1
22 6-3 94 5-1
23 7-3 95 6-1
Kabisat    24 1-3 Kabisat     96 7-1
25 3-4 97 2-2
26 4-4 98 3-2
27 5-4 99 4-2
Kabisat    28 6-4 Kabisat    100 5-2
29 1-5 101 7-3
30 2-5 102 1-3
31 3-5 103 2-3
Kabisat 32 4-5 Kabisat 104 3-3
33 6-1 105 5-4
34 7-1 106 6-4
35 1-1 107 7-4
Kabisat    36 2-1 Kabisat    108 1-4
37 4-2 109 3-5
38 5-2 110 4-5
39 6-2 111 5-5
Kabisat    40 7-2 Kabisat    112 6-5
41 2-3 113 1-1
42 3-3 114 2-1
43 4-3 115 3-1
Kabisat 44 5-3 Kabisat 116 4-1
45 7-4 117 6-2
46 1-4 118 7-2
47 2-4 119 1-2
Kabisat    48 3-4 Kabisat    120 2-2
49 5-5 121 4-3
50 6-5 122 5-3
51 7-5 123 6-3
Kabisat    52 1-5 Kabisat    124 7-3
53 3-1 125 2-4
54 4-1 126 3-4
55 5-1 127 4-4
Kabisat 56 6-1 Kabisat 128 5-4
57 1-2 129 7-5
58 2-2 130 1-5
59 3-2 131 2-5
Kabisat    60 4-2 Kabisat    132 3-5
61 6-3 133 5-1
62 7-3 134 6-1
63 1-3 135 7-1
Kabisat    64 2-3 Kabisat    136 1-1
65 4-4 137 3-2
66 5-4 138 4-2
67 6-4 139 5-2
Kabisat 68 7-4 Kabisat 140 6-2
69 2-5 - -
70 3-5 - -
71 4-5 - -
Kabisat    72 5-5 - -
2. Jika sudah ketemu KODE “TH - TP” pada TAHUN yang kita cari maka langkah selanjutnya adalah mencari KODE  “H dan P” pada tabel di bawah ini (TABEL B)
TABEL  B, (KODE BULAN)

TABEL B.1.1. KODE  “H”  PADA TAHUN BIASA

Kode H
Bulan
TH1 TH2 TH3 TH4 TH5 TH6 TH7
JANUARI H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7
PEBRUARI H4 H5 H6 H7 H1 H2 H3
MARET 4 5 6 7 1 2 3
APRIL 7 1 2 3 4 5 6
MEI 2 3 4 5 6 7 1
JUNI 5 6 7 1 2 3 4
JULI 7 1 2 3 4 5 6
AGUSTUS 3 4 5 6 7 1 2
SEPTEMBER 6 7 1 2 3 4 5
OKTOBER 1 2 3 4 5 6 7
NOVEMBER 4 5 6 7 1 2 3
DESEMBER 6 7 1 2 3 4 5

TABEL B.1.2. KODE  “P” PADA TAHUN BIASA

Kode P
Bulan
TP1 TP2 TP3 TP4 TP5
JANUARI P1 P2 P3 P4 P5
PEBRUARI P2 P3 P4 P5 P1
MARET 5 1 2 3 4
APRIL 1 2 3 4 5
MEI 1 2 3 4 5
JUNI 2 3 4 5 1
JULI 2 3 4 5 1
AGUSTUS 3 4 5 1 2
SEPTEMBER 4 5 1 2 3
OKTOBER 4 5 1 2 3
NOVEMBER 5 1 2 3 4
DESEMBER 5 1 2 3 4

TABEL B.2.1. KODE  “H” PADA TAHUN KABISAT

Kode H
Bulan
TH1 TH2 TH3 TH4 TH5 TH6 TH7
JANUARI H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7
PEBRUARI H4 H5 H6 H7 H1 H2 H3
MARET 5 6 7 1 2 3 4
APRIL 1 2 3 4 5 6 7
MEI 3 4 5 6 7 1 2
JUNI 6 7 1 2 3 4 5
JULI 1 2 3 4 5 6 7
AGUSTUS 4 5 6 7 1 2 3
SEPTEMBER 7 1 2 3 4 5 6
OKTOBER 2 3 4 5 6 7 1
NOVEMBER 5 6 7 1 2 3 4
DESEMBER 7 1 2 3 4 5 6

TABEL B.2.2. KODE  “P” PADA TAHUN KABISAT

Kode P
Bulan
TP1 TP2 TP3 TP4 TP5
JANUARI P1 P2 P3 P4 P5
PEBRUARI P2 P3 P4 P5 P1
MARET 1 2 3 4 5
APRIL 2 3 4 5 1
MEI 2 3 4 5 1
JUNI 3 4 5 1 2
JULI 3 4 5 1 2
AGUSTUS 4 5 1 2 3
SEPTEMBER 5 1 2 3 4
OKTOBER 5 1 2 3 4
NOVEMBER 1 2 3 4 5
DESEMBER 1 2 3 4 5

3. Setelah mengetahui kode H dan P pada bulan yang dicari maka langkah terakhir adalah melihat hari dan pasaran pada tabel kalender harian seperti di bawah ini (TABEL C)

TABEL C - KALENDER HARIAN BERDASARKAN KODE  H dan P

TABEL C.1. HARI DALAM KALENDER HARIAN pada KODE ‘H’

Tanggal H=1 H=2 H=3 H=4 H=5 H=6 H=7
1 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
2 Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
3 Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin
4 Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa
5 Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu
6 Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis
7 Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
8 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
9 Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
10 Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin
11 Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa
12 Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu
13 Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis
14 Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
15 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
16 Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
17 Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin
18 Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa
19 Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu
20 Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis
21 Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
22 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
23 Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
24 Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin
25 Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa
26 Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu
27 Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis
28 Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
29 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu
30 Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
31 Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin

TABEL C.2 PASARAN DALAM KALENDER HARIAN pada KODE ‘P’

Tanggal P=1 P=2 P=3 P=4 P=5
1 Kliwon Legi Paing Pon Wage
2 Legi Paing Pon Wage Kliwon
3 Paing Pon Wage Kliwon Legi
4 Pon Wage Kliwon Legi Paing
5 Wage Kliwon Legi Paing Pon
6 Kliwon Legi Paing Pon Wage
7 Legi Paing Pon Wage Kliwon
8 Paing Pon Wage Kliwon Legi
9 Pon Wage Kliwon Legi Paing
10 Wage Kliwon Legi Paing Pon
11 Kliwon Legi Paing Pon Wage
12 Legi Paing Pon Wage Kliwon
13 Paing Pon Wage Kliwon Legi
14 Pon Wage Kliwon Legi Paing
15 Wage Kliwon Legi Paing Pon
16 Kliwon Legi Paing Pon Wage
17 Legi Paing Pon Wage Kliwon
18 Paing Pon Wage Kliwon Legi
19 Pon Wage Kliwon Legi Paing
20 Wage Kliwon Legi Paing Pon
21 Kliwon Legi Paing Pon Wage
22 Legi Paing Pon Wage Kliwon
23 Paing Pon Wage Kliwon Legi
24 Pon Wage Kliwon Legi Paing
25 Wage Kliwon Legi Paing Pon
26 Kliwon Legi Paing Pon Wage
27 Legi Paing Pon Wage Kliwon
28 Paing Pon Wage Kliwon Legi
29 Pon Wage Kliwon Legi Paing
30 Wage Kliwon Legi Paing Pon
31 Kliwon Legi Paing Pon Wage

CONTOH CARA MENCARI HARI DAN PASARAN

Kita cari hari dan pasaran apakah pada tanggal 17 Agustus 1945

1. Kita bagi angka 1945 dengan bilangan pembagi 140 maka hasilnya adalah 13 dengan SISA 125. Berarti kita mendapat angka 125. Kita lihat TABEL A  pada tahun 125 kita peroleh kode angka ” 2 - 4 “, artinya itu adalah Kode Tahun TH = 2 dan TP = 4 dengan jenis tahun biasa.

Nb. Pada tahun biasa jumlah hari pada bulan Pebruari adalah 28, sedangkan pada tahun kabisat jumlah hari bulan Pebruari adalah 29.

2. Kemudian kita lihat pada TABEL B untuk melihat KODE BULAN.
Pade Tabel B.1.1 kita temukan kode bulan Agustus untuk tahun TH 2 tersebut (1945= TH2 - TP4) adalah H=4.
Tada Tabel B.1.2 kita temukan kode bulan Agustus untuk tahun TP 4 tersebut (1945- TH 2 - TP 4) adalah P=1.

3. Langkah terakhir adalah kita melihat TABEL C. Tabel C.1 untuk melihat Hari dan Tabel C.2 untuk melihat Pasaran
Dari Tabel C.1 kita lihat pada kode bulan H 4 maka kita temukan bahwa pada tanggal 17 tepat pada hari JUMAT.
Dari tabel C.2 kita lihatpada kode bulan P 1 maka kita temukan bahwa pada tanggal 17 tepat pada hari LEGI.
Sehingga kita temukan bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah hari JUMAT LEGI.

Hari apakah pada tanggal 1 Januari tahun 0001 atau awal tahun masehi ? Jika kita lacak dengan cara diatas maka tanggal 1 Januari 0001 jatuh pada hari MINGGU PAING

Salam, Tiknan Tasmaun

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalahkan Norwich, Liverpool Kian Dekat …

Achmad Suwefi | | 20 April 2014 | 19:54

Ketagihan “Pecel Senggol” …

Hendra Wardhana | | 20 April 2014 | 16:01

Kebijakan Mobil LCGC Yang Akhirnya Membebani …

Baskoro Endrawan | | 20 April 2014 | 13:30

My Mother Is…? …

Salmah Naelofaria | | 20 April 2014 | 15:03

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Awas Pacaran Sama Bule Player! Tips dari …

Cdt888 | 8 jam lalu

Mari Jadikan Sekolah Benar-Benar Sebagai …

Blasius Mengkaka | 10 jam lalu

Hargai Pilihan Politik Warga Kompasiana …

Erwin Alwazir | 10 jam lalu

Mandi Air Soda di Kampung, Ajaib! …

Leonardo Joentanamo | 12 jam lalu

Prediksi Indonesian Idol 2014: Virzha …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: