Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Adian Saputra

saya manusia biasa yang terus belajar untuk menjadi lebih baik lagi.

Ucapan yang Benar di Hari Lebaran

REP | 24 August 2011 | 22:28 Dibaca: 2313   Komentar: 17   2

13142247672116086479

Ucapkan Taqabbalallahu minna waminkum saat Lebaran agar kita mendapat pahala karena sesuai dengan sunah Nabi Muhammad saw.

Ucapan hampir semua kaum muslimin di Indonesia saat Lebaran ialah minal aidin wal faizin. Sejujurnya saya tak mengetahui dari mana asal muasal ucapan itu. Kebetulan tadi malam, dalam suasana iktikaf di Masjid Da’watul Ihsan, Perumahan Puri Sejahtera, Natar, Lampung Selatan, saya bertemu Ustaz Faturrahman. Ia acap ke Mekah sebagai pemandu haji dan umrah. Keulamaannya di daerah kami cukup diakui. Meski tak memiliki basis akademis kampus, soal Alquran dan hadis, Pak Ustaz kami itu boleh diacungi jempol. Saya pun bertanya kepadanya. Dari obrolan itu, bisa disarikan bahwa jika merujuk kepada hadis yang diriwayatkan dari Hudzaifah Ibnul Yaman, ucapan saat berlebaran itu ialah taqabbalallahu minna waminka, artinya semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kamu. Kalau disampaikan satu orang kepada orang banyak, Akhiran “minka” diganti “minkum” sehingga menjadi taqabbalallahu minna waminkum. Saya menebak, sebagian kaum muslimin sudah tahu ini karena dalam beberapa tahun ucapan ini sudah memasyarakat. Lalu, apa jawabannya saat ada teman atau saudara mengucapkan kalimat itu? Kebiasaan kita membalasnya dengan taqabbal ya karim? Ya, kan? Tapi, apa itu benar? Pak Ustaz Faturrahman menjelaskan, masih di hadis yang sama, jawaban saat mendengar kalimat itu ialah naam, taqabbalallahu minna waminka (ya, semoga Allah menerima ibadah kami dan kamu).

Soal ujaran minal aidin wal faizin menurut dia tak menjadi masalah selama ucapan itu tidak diniatkan sebagai praktek ibadah. Boleh saja dilakukan tapi memang tak ada dasarnya, baik di teks Alquran maupun di larik-larik hadis. Itu semacam ucapan selamat saja. Sama halnya dengan kita mengucapkan selamat atas diterima bekerja, selamat diwisuda, selamat naik jabatan, dan sebagainya. Toh ucapan itu bagus karena mengandung pujian, harapan, dan doa buat si penerima. Yang keliru jika ucapan itu dijadikan item dari ritual ibadah, khususnya dipercaya sebagai sunah saat berlebaran. Jika diartikan sederhana, ucapan minal aidin wal faizin itu bermakna selamat hari raya dan semoga mendapat keberuntungan. Bagus, bukan? Tapi, jika ingin mendapat pahala dan memperbanyak sunah, hendaknya ucapan taqabbalallahu minna waminkum. Wallahualam bissawab. *** [adian saputra]

[Telkomsel- Ramadhanku]

gambar pinjam dari sini

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Stanley, Keindahan Sisi Selatan Hongkong …

Moris Hk | | 29 August 2014 | 14:46

Kisah Hidup Pramugari yang Selamat dari …

Harja Saputra | | 29 August 2014 | 12:24

Jose Mujica, Dihormati Meskipun Tidak Punya …

Putu Djuanta | | 29 August 2014 | 14:30

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: Kenapa …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 4 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 7 jam lalu

Jokowi Mengkhianati Rakyat Jika Tidak …

Felix | 8 jam lalu

Ganteng-Ganteng Hakim MK …

Balya Nur | 9 jam lalu

Cara Unik Jokowi Cabut Subsidi BBM, …

Rizal Amri | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Basuki Tjahaja Purnama …

Mila Vanila | 8 jam lalu

Hilang, Gedung Bersejarah di Makassar …

Nur Terbit | 8 jam lalu

Indonesia -Australia Tandatangani …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 8 jam lalu

Mengupas Lawan Elja di 16 Besar …

Agustinus Yunastiaw... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: